Investasi dan Pendanaan Jadi Tantangan Utama Industri Migas Nasional
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Investasi dan Pendanaan Jadi Tantangan Utama Industri Migas Nasional

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 15:10 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Praktisi energi yang juga mantan Dirut Pertamina Ari Soemarno mengakui keberlangsungan industri minyak dan gas (migas) nasional di masa depan masih mendapat tantangan investasi dan pendanaan.

Dia menekankan bahwa pemerintah perlu fokus untuk masalah pendanaan mengingat Indonesia masih dinilai sebagai negara yang tidak menarik bagi investor luar negeri terkait tujuan investasi sektor migas.

"Tantangannya cuma investasi dan pendanaan. Ini yang menjadi tantangan utama kita. Di sektor migas, itu negara kita sudah sejak beberapa tahun dinilai sebagai negara yang termasuk yang paling tidak menarik untuk melakukan investasi migas, dan berbagai institusi-institusi internasional sudah menyatakan itu," kata Ari dalam webinar bertema Energi Bersih untuk Indonesia yang digelar mulai 21-23 Oktober ini, Sabtu (23/10/2021).

Hingga September 2021, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melaporkan realisasi investasi hulu migas mencapai USD7,9 miliar, masih 64 % dari target Work Program and Budget (WP&B) 2021 senilai USD12,38 miliar.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan investasi migas pada 2021 mencapai USD17,59 miliar, mencakup kontribusi dari hulu sebesar USD12,38 miliar dan hilir USD5,2 miliar. Rencana tersebut meningkat 45% dibandingkan tahun 2020. Pemerintah Indonesia juga terus berupaya menggalakkan iklim investasi migas dengan meluncurkan aneka insentif untuk menarik minat pendanaan. Optimisme ini, dipandang Ari sebagai hal yang perlu segera diimplementasikan.

"Cukup kita dengan perencanaan-perencanaan, semuanya sudah bagus, kita harus fokus terhadap implementasi. Kita tidak bisa mendapatkan uang dari sumber dalam negeri saja, tak mungkin mampu, kita butuh investasi dari luar," katanya.

Ari memahami bahwa ketat dan lesunya investasi masih menjadi hambatan besar. Namun, dirinya memandang masih ada peluang bagi sumber daya energi tersebut hingga 2050.

"Investasi di sektor migas itu sangat ketat, dan masih diperlukan, bahkan sampai tahun 2050 pun secara absolut masih signifikan, meskipun sudah menurun dibandingkan hari ini. Inilah tantangan dan hambatan yang perlu kita atasi," katanya.

Direktur Eksekutif Asosiasi Perusahaan Migas Nasional Moshe Rizal Husin menyatakan perlu adanya alternatif energi yang harus diterapkan pemerintah. Salah satunya peralihan dari kompor gas LPG ke kompor listrik untuk kebutuhan rumah tangga.

"Upaya ini dilakukan untuk menekan angka impor yang terus meningkat sejak tahun 2017 hingga 2019. Itu adalah rencana cukup bagus, mungkin perlu adanya dorongan dari pemerintah misalnya dorongan insentif, subsidi dan sebagainya agar biaya yang mereka keluarkan untuk kompor listrik dibandingkan dengan harga yang mereka beli LPG bisa lebih rendah atau sama,” ungkap Rizal.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

10 BTS Telkomsel Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Telkomsel memastikan layanan telekomunikasi dan layanan data di sekitar wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru masih tetap berjalan lancar.

EKONOMI | 4 Desember 2021

Diminati Investor, IPO Tays Bakers Oversubscribed 26X 

Saham PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (TAYS)  kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 26 kali.

EKONOMI | 4 Desember 2021

Menteri Basuki Minta BUJT Tingkatkan Kualitas Layanan Tol

Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali, didorong untuk meningkatkan kualitas layanan jalan tol secara berkelanjutan.

EKONOMI | 4 Desember 2021

Menteri PUPR Pacu Pembangunan Infrastruktur di Papua

Kementerian PUPR mengambil langkah-langkah terobosan pembangunan infrastruktur di Papua dan Papua Barat dengan lebih terpadu, tepat, dan fokus.

EKONOMI | 4 Desember 2021

Dubes Djauhari: Ekspor Indonesia ke Tiongkok Tumbuh 59,7%

Hingga September 2021, kinerja ekspor Indonesia ke Tiongkok mengalami peningkatan 59,7%.

EKONOMI | 4 Desember 2021

Cegah Omicron Meluas, Kemenhub Perketat Pintu Masuk Udara

Pengetatan pintu masuk ini berlaku bagi WNI dan WNA, serta personel atau kru pesawat udara asing (pilot, pramugari/pramugara, teknisi, dan engineering).

EKONOMI | 4 Desember 2021

Visa dan Pertamina Dukung Pembayaran Contactless

Di banyak negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, adopsi pembayaran contactless masih terbilang baru.

EKONOMI | 4 Desember 2021


Pengusaha Logistik Tolak Kenaikan Tarif Pas Pelabuhan Priok

DPW Alfi mendesak sebelum ditetapkan penyesuaian tarif pas Pelabuhan mesti disosialisasikan terlebih dahulu kepada pengguna jasa Pelabuhan Tanjung Priok.

EKONOMI | 4 Desember 2021

Lippo Karawaci Jual Unit DIRE ke Investor Jepang Rp 708 M

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) melalui anak usaha Bridgewater International Ltd (BWI) menjual 874,91 juta unit kepemilikan DIRE.

EKONOMI | 4 Desember 2021


TAG POPULER

# Lili Pintauli Siregar


# Insentif PPN


# Kekayaan Nurul Ghufron


# Greysia/Apriyani


# Jokowi



TERKINI
Solusi Perawatan Mata Terjangkau untuk Segala Usia di Bogor

Solusi Perawatan Mata Terjangkau untuk Segala Usia di Bogor

KESEHATAN | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings