Logo BeritaSatu

Ini Strategi Kemenperin Akselerasi Making Indonesia 4.0

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:02 WIB
Oleh : Herman / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (Dirjen KPAII) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Eko SA Cahyanto mengungkapkan, Kemenperin melalui Making Indonesia 4.0 telah menetapkan lima sektor prioritas penerapan Industri 4.0.

Kelima sektor tersebut meliputi industri makanan dan minuman, industri tekstil dan pakaian jadi, industri elektronik, industri otomotif, dan industri kimia. Kemudian, pada masa pandemi ini, Kemenperin menambah dua sektor, yaitu industri farmasi dan industri alat kesehatan.

“Untuk mengakselerasi penerapan peta jalan Making Indonesia 4.0, Pemerintah Indonesia telah menetapkan 10 strategi prioritas Making Indonesia 4.0 yang meliputi perbaikan aliran material, desain ulang kawasan industri, standar akomodasi keberlanjutan, dan pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah. Selanjutnya, mendukung peningkatan infrastruktur digital nasional, investasi asing, serta kualitas sumber daya manusia. Selain itu, pembentukan ekosistem inovasi, penerapan insentif investasi teknologi, serta harmonisasi aturan dan kebijakan,” kata Eko dalam presentasinya di Business Forum yang diselenggarakan Kementerian Perindustrian pada Expo 2020 Dubai, Minggu (24/10/2021).

Selain itu, untuk membantu transformasi Indonesia menuju industri 4.0, Kementerian Perindustrian juga memiliki Pusat Industri Digital Indonesia (PIDI) 4.0 yang merupakan bagian dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri Kementerian Perindustrian.

Dijelaskan Eko, PIDI 4.0 dibangun dengan visi menjadi one stop solution dalam adopsi industri 4.0 di Indonesia dan menjadi jendela Indonesia 4.0 ke dunia. Sejalan dengan hal tersebut, Kemenperin semakin fokus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung implementasi industri 4.0. Berkolaborasi dengan Kementerian/Lembaga dan berbagai pemangku kepentingan di Indonesia, Kemenperin menyiapkan SDM yang terampil dan berkualitas, dan menguasai skill baru yang dibutuhkan di era Industri 4.0.

Kemenperin saat ini tengah mengembangkan program terkait smart-eco industrial parks, yang juga sejalan dengan upaya mewujudkan pembangunan industri yang berkelanjutan, menerapkan prinsip industri hijau, serta meningkatkan daya saing. Kawasan industri pintar memanfaatkan teknologi industri 4.0, seperti automation, artificial intelligence (AI), Internet of Things (IoT), juga digital ecosystem dalam beroperasi.

"Smart Industrial Parks merupakan model inovatif untuk mengintegrasikan supply and demand energi, air, limbah dan logistik, dan pengamanan," jelas Eko.

Selanjutnya, Kemenperin fokus mendukung para pelaku industri dan penyedia teknologi dengan reoptimalisasi regulasi dan kebijakan agar ramah investor.

“Saya berharap melalui forum bisnis dalam Expo 2020 Dubai ini, para investor dapat memanfaatkan peluang dan berkolaborasi dalam mengembangkan sektor industri melalui kapabilitas industri di Indonesai dalam menerapkan teknologi 4.0,” kata Eko.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Masalah Asuransi Kredit Berpotensi Berdampak Sistemik

Sejumlah perusahaan reasuransi dikabarkan mulai kesulitan membayar klaim imbas praktik tidak sehat dari bisnis asuransi kredit.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Digitalisasi Warung Berpeluang Tingkatkan Pendapatan 100%

Flourish Ventures merilis studi soal pentingnya toko kelontong di Indonesia (warung), sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi di masa depan.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Mahkota Alam Berdayakan Tenaga Lokal untuk Kurangi Pengangguran

Mahkota Alam Selayar berupaya membantu pembangunan ekonomi daerah dengan mempekerjakan mayoritas tenaga kerja lokal di perusahaannya.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Pacu DPK, Bank BTN Road Show Tabungan Bisnis di Surabaya

Direktur Distribution and Funding Bank BTN Jasmin mengatakan, Tabungan BTN Bisnis ditargetkan mampu meraih dana murah mencapai Rp 7 triliun.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Mindset Positif Modal Utama Startup Hadapi Masa Sulit

CEO Tancorp, Hermanto Tanoko, mengatakan, agar startup bisa bertahan dan berkembang di masa sulit, harus memiliki mindset atau pola pikir positif.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Mitra Driver Minta Potongan Komisi Dipangkas, Ini Kata Grab

Triza menegaskan, penyesuaian tarif telah dihitung sesuai aturan pemerintah, sekaligus dirancang untuk menjaga kesejahteraan mitra pengemudi Grab.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Soroti Isu Perempuan, G-20 Empower Rumuskan Draf Leaders Declaration

Ajang Presidensi G-20, melalui G-20 Empower memiliki misi mendukung perempuan, terutama pelaku UMKM.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Laba BUMN Meroket hingga 838,2%, Kinerja Erick Diapresiasi

Kinerja Erick Thohir yang sukses membawa perusahaan BUMN meraih laba bersih secara fantastis diapresiasi ekonom CORE Indonesia. 

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Menperin: Pakai Batik Bisa Memperkokoh Ekonomi Indonesia

Menurut Menperin, memakai batik selain menunjukkan kecintaan terhadap produk dalam negeri, juga dapat membantu memperkokoh perekonomian nasional.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Bahlil: Tidak Ada 1 Orang Pun Bisa Ramal Ekonomi Global

Bahlil Lahadalia mengomentari kondisi ekonomi global yang dinilai banyak pihak semakin menantang.

EKONOMI | 2 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Masalah Asuransi Kredit Berpotensi Berdampak Sistemik

Masalah Asuransi Kredit Berpotensi Berdampak Sistemik

EKONOMI | 17 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings