Logo BeritaSatu

Penjualan Triwulan III 2021 Meningkat, Kalbe Farma Naikkan Target Penjualan

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:51 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menaikkan target pertumbuhan penjualan dan laba bersih pada akhir tahun 2021 menjadi sebesar 11% hingga 13%, dari proyeksi sebelumnya di kisaran 7%-9%. Proyeksi ini, sejalan dengan kondisi ekonomi Indonesia yang mulai menunjukan pemulihan.

Revisi pendapatan dan laba naik Kalbe Farma sejalan dengan raihan positif pada akhir kuartal-III 2021. Pada periode itu, perseroan berhasil membukukan peningkatan penjualan bersih hingga 11,7% atau setara dengan Rp 19,09 triliun dari Rp 17,09 triliun tahun sebelumnya.

Berdasarkan keterangan tertulis, manajemen perseroan menyebutkan, optimisme untuk tumbuh mendorong perseroan terus konsisten melakukan aktivitas riset dan pengembangan. Melalui sinergi Akademisi, Business, Government dan Community (ABGC), perseroan terus berkolaborasi menghasilkan produk dan layanan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat/hilirisasi produk dan mampu memberikan kontribusi pada performa bisnis.

“Di lain pihak, perseroan membuka kerjasama dengan berbagai pihak, baik dalam bentuk joint venture, akusisi atau bentuk kerja sama bisnis lainnya,” jelas manajemen, Senin (25/10/2021).

Kolaborasi ini akan dilakukan melalui anak usaha yakni PT Kalbe Genexine Biologics dengan pihak ketiga untuk produk penemuan baru (novel products) di beberapa negara di Asia Tenggara, Australia dan Timur Tengah.

Kemudian, untuk mendekatkan diri dengan basis pelanggan yang lebih luas, Kalbe Farma menyediakan platform B2C – klikdokter (telemedicine) dan B2B – EMOS & Mostrans melalui divisi distribusi & logistik.

Perseroan juga menggabungkan strategi pengelolaan portofolio produk, mengelola efektivitas kegiatan penjualan dan pemasaran, melakukan transformasi pemanfaatan teknologi digital, serta memonitor biaya-biaya operasional lainnya untuk mempertahankan tingkat laba bersih.

Agar rencana kerja berjalan dengan lancar, KLBF mempertahankan anggaran belanja modal sebesar Rp 1 triliun yang akan digunakan untuk perluasan kapasitas produksi dan distribusi. Kabar baik untuk para investor, perseroan memutuskan untuk mempertahankan pada rasio pembagian dividen 45%-55%, dengan memperhatikan ketersediaan dana dan kebutuhan pendanaan internal.

Menurut manajemen, peningkatan penjualan adalah hasil inovasi yang terus dilakukan oleh Kalbe Farma dengan menyediakan produk dan layanan yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung pertumbuhan penjualan. Semisal, mempermudah akses pada produk-produk kesehatan seperti herbal, suplemen, vitamin dan obat-obatan, produk nutrisi yang lebih terjangkau dan layanan tes serta diagnostik yang berhubungan dengan pandemi Covid-19.

Produk kesehatan menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan penjualan. Secara rinci, produk kesehatan meraih peningkatan penjualan sebesar 7,6% menjadi Rp 2,91 triliun dengan kontribusi sebesar 15,3% terhadap total penjualan bersih.

Kemudian, penjualan bersih divisi nutrisi tercatat sebesar Rp 5,17 triliun di sembilan bulan pertama tahun 2021, mengalami pertumbuhan penjualan sebesar 1,1% dari pencapaian di tahun sebelumnya dan menyumbang 27,1% dari total penjualan bersih Kalbe di sembilan bulan pertama tahun 2021.

Lebih lanjut, divisi distribusi & logistik bertumbuh 23,9% dari Rp 5,49 triliun menjadi Rp 6,81 triliun, serta menyumbang 35,7% terhadap total penjualan bersih. Terakhir, divisi obat resep membukukan peningkatan penjualan sebesar 11,2% dari Rp 3,77 triliun menjadi Rp 4,19 triliun, serta menyumbang 21,9% dari total penjualan bersih.

Pertumbuhan yang terjadi pada semua lini bisnis perseroan, berhasil mendongkrak raihan laba bersih menjadi Rp 2,28 triliun atau naik 12,8% dibandingkan Rp 2,02 triliun di periode yang sama di tahun sebelumnya.

“Peningkatan efisiensi pada kegiatan operasional juga jadi sebab laba bersih tumbuh lebih tinggi ketimbang penjualan bersih,” pungkas manajemen.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

IHSG Dinilai Kuat Hadapi Sinyal Kenaikan FFR dan Demo Tiongkok

IHSG dinilai sejumlah analis, akan kuat menghadapi isu rencana kenaikan Fed Fund Rate (FFR) serta adanya demonstrasi di Tiongkok.

EKONOMI | 30 November 2022

Serikat Pekerja Asuransi Jiwasraya Tolak Di-PHK

Kementerian BUMN disebut berencana untuk menutup bisnis PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada semester I-2022.

EKONOMI | 30 November 2022

Pendidikan Luar Negeri Bisa Bantu Dongkrak Ekonomi RI

British Council mengatakan bahwa Indonesia bisa mencetak SDM unggul lewat pendidikan luar negeri. Ini bisa berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

EKONOMI | 30 November 2022

Apindo: Kenaikan UMP Berdampak Buruk bagi Kelangsungan Usaha

Ditambah dengan kenaikan UMP yang cukup tinggi, Apindo melihat dampak buruk bagi kelangsungan kerja khususnya bagi industri padat karya.

EKONOMI | 30 November 2022

Hingga 24 November, DJP Terima 16,82 Juta SPT Pajak

Direktorat Jenderal (Ditjen Pajak) melaporkan telah menerima sebanyak 16,82 juta Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Tahunan hingga 24 November 2022.

EKONOMI | 30 November 2022

Gempa Cianjur, Sidang Sambo, dan Piala Dunia 2022 Jadi Top News Beritasatu.com

Gempa Cianjur, sidang Ferdy Sambo, dan Piala Dunia 2022 masih menjadi berita terpopuler Beritasatu.com dalam 24 jam terakhir.

EKONOMI | 30 November 2022

DJP Optimistis Penerimaan Pajak 2022 Lampaui Rp 1.485 T

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) optimistis penerimaan pajak tahun 2022 akan melampaui  target yang ditetapkan sebesar Rp 1.485 triliun.

EKONOMI | 30 November 2022

Pertamina SMEXPO 2022 Dukung UMKM Binaan Naik Kelas

Sebanyak 500 UMKM binaan Pertamina akan berpartisipasi secara online maupun offline dalam Pertamina SMEXPO 2022.

EKONOMI | 30 November 2022

Honeywell Komitmen Dukung Pembangunan IKN Nusantara

Honeywell menyatakan kesiapan dalam mendukung Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara untuk mewujudkan ibu kota yang cerdas dan berkelanjutan.

EKONOMI | 30 November 2022

Erick Thohir Sebut Impor Beras Sebagai Langkah Keseimbangan

Erick Thohir menyatakan, impor beras sebagai langkah memastikan terjadinya keseimbangan dalam memenuhi kebutuhan beras dalam negeri.

EKONOMI | 29 November 2022


TAG POPULER

# Ferdy Sambo


# Impor Beras


# UMP DKI Jakarta


# Pemimpin Berambut Putih


# Adian Napitupulu


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
IHSG Dinilai Kuat Hadapi Sinyal Kenaikan FFR dan Demo Tiongkok

IHSG Dinilai Kuat Hadapi Sinyal Kenaikan FFR dan Demo Tiongkok

EKONOMI | 46 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE