Sri Mulyani Waspadai 4 Isu Global yang Berpotensi Ganggu Perekonomian
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sri Mulyani Waspadai 4 Isu Global yang Berpotensi Ganggu Perekonomian

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:43 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan, Indonesia harus mewaspadai adanya berbagai dinamika isu global yang berpotensi menciptakan dampak rambatan atau spill over terhadap perekonomian nasional.

Menurut Sri Mulyani, dinamika global yang terjadi di Amerika Serikat (AS), Tiongkok, dan Eropa, menjadi sesuatu yang perlu diwaspadai dalam mengelola perekonomian di dalam negeri.

"Isu-isu yang ada di negara-negara yang memiliki spill over harus menjadi perhatian kita, sebab mereka mampu timbulkan rambatan ke pertumbuhan ekonomi global termasuk di Indonesia,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTA, di Jakarta, Senin (25/10/2021).

Secara rinci, isu global di AS meliputi tapering dan kenaikan suku bunga Bank sentral AS atau The Federal Reserve (The Fed) serta debt limit di Amerika Serikat (AS) yang rencananya ditunda sampai Desember, namun bukan berarti telah terjadi kesepakatan politik.

Kemudian, isu di Eropa terkait kenaikan inflasi dan harga energi, serta bank Sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) dan Bank Sentral Inggrsi atau Bank of England (BoE) serta adanya dampak Brexit pada labor shortage sekaligus adanya ganguan pasokan atau supply.

Selanjutnya, risiko di Tiongkok terkait gagal bayar Evergrande yang meski sudah mampu membayar cicilan utang namun belum selesai sekaligus potensi perlambatan ekonomi Tiongkok.

"Potensi perlambatan ekonomi di Tiongkok berikan dampak di berbagai perekonomian dunia mulai harga komoditas sampai pertumbuhan ekonomi dunia keseluruhan," jelasnya.

Selain itu, terdapat juga risiko dari fluktuasi harga komoditas akibat krisis energi Tiongkok. Adanya kelangkaan input dan kenaikan upah sekaligus biaya shipping serta naiknya producer price dan risiko stagflasi.

"Kita harus waspadai meningkatnya producer price, yang sekarang sudah dialami oleh berbagai produsen sektor manufaktur berpotensi pass through ke inflasi dalam negeri. Meskipun hingga saat ini inflasi masih sangat baik," papar Sri Mulyani.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PLN Percepat Terbentuknya Ekosistem Kendaraan Listrik

PLN bekerja sama dengan Agen Pemegang Merek (APM) otomotif untuk memberi kemudahan bagi pengguna baru kendaraan listrik.

EKONOMI | 1 Desember 2021

Hadapi Libur Nataru, 11 Ruas Tol Baru Siap Digunakan

Kementerian PUPR memastikan kesiapan ruas jalan tol dan jalan nasional menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

EKONOMI | 1 Desember 2021

UMK 2022 Naik 1,75%, Kadin Jatim: Memberatkan 

Pengusaha yang tergabung dalam Kadin Jatim merasa keberatan dengan penetapan kenaikan UMK 2022 rata-rata sebesar Rp 75.000 atau 1,75%.

EKONOMI | 1 Desember 2021

Kemenperin Anugerahi 16 Perusahaan Pencetus Teknologi

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan anugerah penghargaan Rintisan Teknologi Industri (Rintek) 2021 kepada 16 perusahaan

EKONOMI | 1 Desember 2021

Nataru, Pemerintah Pertimbangkan Syarat Stiker Perjalanan

Stiker itu sebagai bentuk pengawasan pemerintah dalam memastikan warga yang melakukan perjalanan sudah memenuhi persyaratan.

EKONOMI | 1 Desember 2021

Privy Hadirkan Layanan Identitas Digital PrivyPass

PrivyPass menghadirkan proses registrasi yang nyaman, cepat, dan aman, serta terintegrasi dengan basis data kependudukan.

EKONOMI | 1 Desember 2021

Penuhi Janji, LRT City Ciracas Tutup Atap Tower Azure

Seremoni tutup atap atau topping off menjadi milestone penting untuk tahapan pengembangan proyek LRT City Ciracas.

EKONOMI | 1 Desember 2021

IHSG Turun, Volume Perdagangan MLPL Paling Besar

Saham yang paling aktif ditransaksikan berdasarkan volume di antaranya saham PT Multipolar Tbk (MLPL).

EKONOMI | 1 Desember 2021

IHSG di Zona Merah, Asing Koleksi TLKM dan Jual BUKA

TLKM  jadi saham favorit asing pasca-dikoleksi sebanyak Rp 114,7 miliar.

EKONOMI | 1 Desember 2021

Potensi Pembiayaan Properti Syariah Menjanjikan

Kebutuhan hunian dengan konsep pembiayaan syariah memiliki peluang yang cukup besar untuk dikembangkan di tanah air.

EKONOMI | 1 Desember 2021


TAG POPULER

# Reshuffle Kabinet


# Reuni 212


# Kota Termahal di Dunia


# Ganjil Genap di Tol


# Militer Inggris



TERKINI
DPRD Tetapkan APBD Kabupaten Bekasi Rp 6,3 Triliun

DPRD Tetapkan APBD Kabupaten Bekasi Rp 6,3 Triliun

MEGAPOLITAN | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings