Logo BeritaSatu

Investor Pasar Modal Naik Signifikan, OJK Perkuat Program Literasi Keuangan

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:53 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyampaikan, adanya peningkatan jumlah investor pasar modal yang signifikan perlu didukung informasi yang lengkap dan instrumen yang cukup. Hal ini penting agar tidak terjadi volatilitas di luar normal yang kondisinya bisa mengarah pada adanya tendensi spekulatif.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) yang dilakukan OJK pada 2019, indeks literasi keuangan masih berada di angka 38,03% dan indeks inklusi keuangan 76,19%. Karenanya, berbagai program edukasi terus dilakukan OJK untuk meningkatkan literasi keuangan Indonesia.

"Upaya keras harus kita lakukan agar gap antara akses dan literasi ini narrow. Risikonya apabila ini tidak dilakukan dengan cepat, akan banyak investor yang tidak paham berbagai instrumen investasi yang ditawarkan masif di platform digital, tidak bisa dimitigasi risikonya dan tidak memahami apakah itu sesuai dengan profilnya atau tidak, sehingga literasi keuangan menjadi sangat penting,” kata Wimboh dalam webinar yang digelar Keluarga Alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (Kafegama), Senin (25/10/2021).

Wimboh menambahkan, masih banyak investor yang hanya memasuki pasar dengan mindset ikut-ikutan atau hanya karena efek Fear of Missing Out (FOMO). Mereka kurang memahami volatilitas pasar, sehingga rawan membuat keputusan yang salah.

“Generasi milenial perlu membekali diri dengan literasi keuangan untuk menghindari perilaku FOMO atau ikut-ikutan dalam berinvestasi,” kata Wimboh.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah investor pasar modal Indonesia per 14 Oktober 2021 sudah mencapai 6.597.100 investor. Dari jumlah tersebut, investor saham mencapai 3.008.318 investor.

Sementara itu, kontribusi investor ritel atau individu dalam pasar modal Indonesia dari tahun ke tahun juga terus menunjukkan peningkatan. Dalam investor ownership composition, selama periode Januari-September 2021 komposisinya adalah 46,2% institusi foreign, 39,6% institusi domestik, dan 14% investor ritel.

Jika dilihat dari investor trading competition, selama periode Januari-September 2021, komposisinya investor ritel 63,5% dari rata-rata nilai transaksi harian (RNTH), investor institusi foreign 21,8%, dan institusi domestik 14,7%.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

BPJS Kesehatan Dukung Kemenkes Naikkan Tarif Layanan RS

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendukung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk kenaikan tarif layanan kesehatan rumah sakit (RS).

EKONOMI | 7 Desember 2022

APSI: Jasa Unlock IMEI Rugikan Industri dan Negara

Asosiasi Pengusaha Ponsel Seluruh Indonesia (APSI) menilai jasa unlock IMEI untuk ponsel ilegal di marketplace telah merugikan industri dan negara.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Beda dengan Kripto, Digital Rupiah Akan Jadi Alat Pembayaran Sah

Berbeda dengan kripto, digital rupiah akan diterapkan menjadi alat pembayaran yang sah.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Rayu Investor AS, Airlangga Pamer Kinerja Ciamik Indonesia

Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia terbukti sebagai negara yang bertahan dari krisis dengan tetap menjamin ketahanan ekonomi dan politik.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Prospek TOD 2023 Cerah, Adhi Commuter Bidik Kinerja Positif

Gema Goeyardi pendiri sekaligus CEO Astronacci International menjadi anggota Forbes Finance Council. 

EKONOMI | 7 Desember 2022

BKPM Sudah Terbitkan 2,9 Juta Nomor Induk Berusaha

BKPM menyampaikan bahwa total Nomor Induk Berusaha (NIB) yang telah diterbitkan mencapai 2,9 juta NIB per 5 Desember 2022.

EKONOMI | 7 Desember 2022

BI: Cadangan Devisa November Naik Jadi US$ 134 Miliar

BI melaporkan posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia pada November 2022 naik jadi US$ 134 miliar dari Oktober 2022 senilai US$ 130,2 miliar.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Ini Bedanya Mata Uang Rupiah Digital dengan Uang Tunai

Bank Indonesia (BI) dalam waktu dekat akan mengimplementasikan Central Bank Digital Currency (CBDC) atau rupiah digital.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Mayoritas Sektor Saham Merah, IHSG Ambles 67 Poin Sesi I

Selama sesi I, nilai perdagangan IHSG mencapai sekitar Rp 9,66 triliun dan frekuensi perdagangan mencapai 759.814 kali transaksi.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Aset Kripto Ceria Pekan lalu, ke Depan Investor Waspadai Ini

Secara keseluruhan pasar aset kripto relatif tenang dan berbagai bursa kripto di seluruh dunia termasuk Indonesia menunjukkan transparansi.

EKONOMI | 7 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# Ferdy Sambo


# Gempa Cianjur


# Pernikahan Kaesang


# KKB Tembak Mati


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bantah Tembak Brigadir J, Ferdy Sambo Dicecar Hakim

Bantah Tembak Brigadir J, Ferdy Sambo Dicecar Hakim

NEWS | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE