Logo BeritaSatu

Kereta Cepat Mudahkan Pebisnis Ibu Kota Ekspansi ke Kota Penyangga

Selasa, 26 Oktober 2021 | 12:33 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Ekspansi bisnis kalangan pelaku usaha dari kawasan ibu kota ke kota penyangga bakal lebih masif menyusul kemudahan akses transportasi kereta cepat Jakarta-Bandung. Dengan waktu perjalanan sekitar 30 menit, ketersediaan moda transportasi ini membuka peluang pengusaha di Jakarta untuk melebarkan sayap bisnisnya di kawasan penyangga lainnya.

Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran Ina Primiana mengatakan kereta cepat akan meningkatkan efisiensi bagi pelaku usaha. "Dengan adanya kereta cepat tentu akan meningkat investasi baik di Jakarta maupun Bandung," katanya Selasa (26/10/2021).

Namun kata dia, peluang ekspansi bisnis tidak hanya terbuka untuk Kota Bandung dan Jakarta saja, tetapi kawasan di sekitar stasiun pemberhentian, terutama di Karawang. Terlebih, Karawang selama ini menjadi salah satu pusat manufaktur di Tanah Air.

"Orang akan investasi di Jawa Barat karena ada fasilitas kawasan industri. Makanya yang saya bilang sebelum kereta cepat (jadi) ini Jawa Barat mesti berbenah untuk membangun sejumlah kawasan industri daerah sekitar, sehingga wilayah-wilayah yang dilewati kereta cepat ikut perkembangan," ucapnya.

Seperti diketahui, kereta cepat Jakarta-Bandung melintasi empat stasiun, yakni Stasiun Halim di Jakarta, Stasiun Karawang, Stasiun Hub di Padalarang, dan Stasiun Tegalluar, Bandung.

Ina menambahkan, jika waktu tempuh dari Jakarta ke Bandung sangat singkat dan biaya terjangkau, kalangan pelaku usaha memiliki banyak opsi untuk mengembangkan sayap bisnisnya. Dalam jangka panjang, akan mendorong pemerataan pusat bisnis dari yang selama ini terpusat di Jakarta menjadi menyebar ke daerah-daerah penyangga seperti Karawang dan Bandung. "Perlu ada kawasan ekonomi khusus semisal untuk pariwisata, sehingga ekonominya berdampak langsung bagi masyarakat. Posisi kawasan itu juga harus bisa diperhatikan agar bisa kompetitif jangan sampai justru merugikan," ucapnya.

Selain itu menurut dia, kereta cepat, Jawa Barat akan menopang perekonomian nasional. Faktanya, kawasan ini selalu menempati peringkat pertama nasional berturut-turut sejak kuartal IV 2020 hingga kuartal II 2021.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sri Mulyani Harap Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV di Atas 5%

"Kami berharap sampai akhir tahun pertumbuhan ekonomi di atas 5% tetap bisa dipertahankan," kata Sri Mulyani.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Tolak UMP DKI 2023, Apindo: Kami Butuh Kepastian Hukum

Para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) ikut menolak penetapan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta tahun 2023

EKONOMI | 2 Desember 2022

Daikin Bangun Pabrik AC Rp 3,3 Triliun di Cikarang

Pabrik AC Daikin yang berlokasi di kawasan Cikarang memiliki kapasitas produksi 1,5 juta unit setiap tahunnya.

EKONOMI | 2 Desember 2022

200 Bankir ASEAN Kumpul di Labuan Bajo Bahas Sistem Pembayaran

Interkoneksi sistem pembayaran tanpa batas di kawasan ASEAN berpotensi mendukung pengembangan ekonomi di Indonesia.

EKONOMI | 2 Desember 2022

OJK Sebut Investor Asing Antre Minati Bank di Indonesia

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae menyampaikan, sektor perbankan nasional sangat menarik bagi para investor, khususnya dari luar negeri.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Airlangga Rayu Eksportir Simpan Duit di Dalam Negeri

Menko Airlangga mendorong perbankan memberikan kebijakan suku bunga khusus terhadap eksportir yang menempatkan devisa hasil ekspor (DHE) di dalam negeri.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Bank Mandiri Catat Transaksi QRIS Tembus Rp 2,6 Triliun

Bank Mandiri mencatat volume transaksi layanan QRIS mencapai Rp 2,6 triliun hingga Oktober 2022, atau meningkat 520% dibandingkan periode tahun lalu.

EKONOMI | 2 Desember 2022

OJK Pede Penyaluran Kredit Perbankan Tetap Tumbuh di 2023

Selain penyaluran kredit, OJK meyakini kinerja industri perbankan tetap tumbuh di 2023 karena pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) menunjukkan tren peningkatan.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Pemerintah Bertekad Jaga Inflasi Hadapi Resesi, Caranya?

Pemerintah mengoptimalkan peran Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk menjaga stabilitas harga barang.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Menko Airlangga Minta Eksportir Dapat Suku Bunga Spesial

Menko Airlangga meminta perbankan untuk memberikan suku bunga spesial kepada eksportir yang menempatkan devisa hasil ekspor (DHE) di dalam negeri.

EKONOMI | 2 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Yudo Margono Bakal Perhatikan Kesejahteraan Prajurit

Yudo Margono Bakal Perhatikan Kesejahteraan Prajurit

NEWS | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE