Pelaku Bisnis Diajak Percepat Penerapan Supply Chain Digital
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pelaku Bisnis Diajak Percepat Penerapan Supply Chain Digital

Selasa, 26 Oktober 2021 | 19:46 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi covid-19 memberikan efek besar dalam berbagai industri. Sebagai contoh, sebagian besar pelaku usaha di industri logistik merasakan masalah, seperti pengiriman barang menjadi telat serta biaya operasional yang membengkak.

Selain itu, pandemi juga memaksa semua orang melakukan segala aktivitas di rumah, termasuk belanja secara online. Perubahan tersebut menjadi faktor penting yang memaksa para pelaku usaha untuk mengubah proses bisnis konvensional ke digital.

Sayangnya, selama ini digitalisasi masih berjalan lambat. Namun, dengan adanya pandemi, hal ini menjadi titik percepatan untuk menerapkannya dalam proses bisnis.

Mantan Direktur Eksekutif Nielsen, Yongky Susilo berpendapat, krisis yang terjadi sekarang berbeda dengan krisis sebelumnya, dimana banyak orang hanya dapat beraktivitas di dalam rumah.

"Hal ini mengubah pola pikir dan gaya hidup yang sekaligus mendorong para pebisnis untuk mengotomasi bisnis mereka agar bergerak lebih cepat dalam menerapkan digitalisasi sebagai investasi masa depan," ujar Yongky Susilo dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Selasa (26/10/2021).

Lead Partner Technology Services Crowe Indonesia, Marko Suswanto mengatakan, baik individu maupun perkembangan teknologi harus berjalan berdampingan. Kenyataannya, perkembangan teknologi yang sekarang bertumbuh sangat kencang dan tidak diiringi dengan peningkatan kemampuan individu dalam mengoperasikannya.

"Dengan adanya teknologi yang berkembang kencang dan skill individu yang mumpuni, hal ini dapat menciptakan sebuah consumer journey yang nyaman dan transparan," kata Marko Suswanto.

Digital Native Reps Google Cloud Asryan Aghat melihat keberhasilan penerapan digitalisasi tidak hanya diukur hanya dari pergantian kebiasaan dari penggunaan kertas ke digital. Pebisnis juga perlu menerapkan otomasi untuk mengubah proses operasional bisnis mereka menjadi lebih efisien dan efektif.

"Tentunya, momen ini perlu dimanfaatkan para pebisnis guna melakukan digitalisasi sebagai bentuk investasi di masa yang akan datang. Dengan begitu, opportunity cost bisnis akan berkurang drastis, pengelolaan bisnis akan berjalan lebih efektif dan meningkatkan tingkat kompetitif perusahaan di masa yang akan datang," jelasnya.

Presiden ISCEA Indonesia Nyoman Pujawan mengatakan, pengelolaan arus kas dipengaruhi dua elemen, pendapatan dan biaya. "Jika keduanya dapat dikontrol dengan mekanisme supply chain yang baik, keuangan perusahaan akan menjadi sehat serta meningkatkan efektivitas komunikasi antar divisi dalam operasional bisnis," kata Nyoman.

Sementara, CTO Paper.id Yosia Sugialam menambahkan, komunikasi bukan sekadar dari hubungan internal perusahaan saja, tapi juga dari eksternal, hubungan antara buyer dan supplier.

Menurut Yosia, proses transaksi antara buyer dan supplier bisa berjalan lebih efektif dengan menggunakan faktur dan pembayaran digital untuk mempermudah transaksi hingga mendapatkan akses pendanaan usaha. "Hal ini diyakini bisa menjadi faktor penting guna mendongkrak perkembangan bisnis terutama di saat pandemi ini," kata Yosia.

Yosia menambahkan, dengan penerapan digitalisasi di supply chain, beragam proses operasional bisnis dapat berjalan lebih cepat dengan hasil yang lebih maksimal, salah satunya proses penagihan. Di kala pandemi, proses penagihan berjalan lebih lambat. Banyak pebisnis meminta memperpanjang tempo agar kas bisnis tetap aman.

"Untuk mengatasi hal ini, solusi supply chain financing dapat digunakan untuk memberikan pendanaan usaha, agar bisnis tetap berjalan lancar, terutama bagi UMKM," pungkas Yosia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Erick Ingin Buat Sentra Kuliner Indonesia di Luar Negeri

Erick Thohir memiliki cita-cita membuat sentra (hub) untuk memperkenalkan kuliner Indonesia di luar negeri.

EKONOMI | 29 November 2021

Bank NTT Maksimalkan Peran Agen Pembangunan Pasca Pandemi

Bank NTT sejak Juni 2021 dinyatakan berstatus sehat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

EKONOMI | 28 November 2021

Asosiasi Apresiasi Permendag Nomor 23 Tahun 2021 Dijalankan

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Oke Nurwan mengungkapkan, Permendag nomor 23 tahun 2021 sudah aman untuk dijalankan dan tidak ada revisi pada pasal 11.

EKONOMI | 28 November 2021

Pemerintah Revitalisasi Koperasi Berbasis Sektor Produksi

Pemerintah akan melakukan revitalisasi koperasi berbasis sektor produksi yang memiliki komoditas unggulan.

EKONOMI | 28 November 2021

Kinerja Industri Pengolahan Kakao Kian Manis

Kemenperin berupaya meningkatkan daya saing industri pengolahan kakao di kancah global dan menjadi sektor yang berkelanjutan.

EKONOMI | 28 November 2021

Arrayan Group Merambah Pasar Properti Komersial

Sukses bangun ribuan rumah MBR, Arrayan Group merambah pasar properti komersial dengan mengembangkan proyek rumah toko (Ruko) Grand Cikarang City 2.

EKONOMI | 28 November 2021

Terapkan Prokes Ketat, PHRI Harap Tidak Ada Larangan Liburan

- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cianjur, Jawa Barat, berharap tidak ada larangan bagi tamu yang akan menghabiskan libur panjang Nataru.

EKONOMI | 28 November 2021

Anak Usaha GEMS Bayar di Muka Pinjaman ke GenBV

Anak usaha PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), PT DSI, menandatangani perjanjian pembayaran di muka atas fasilitas pinjaman kepada GMR Energy BV (GENBV).

EKONOMI | 28 November 2021

Stafsus Menteri: BUMN Jangan Hindari Media

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan transparansi informasi dibutuhkan oleh kementerian dan BUMN.

EKONOMI | 28 November 2021

Kementerian PUPR Percepat Pengembangan Kawasan Perbatasan

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menegaskan, jalan akses perbatasan merupakan infrastruktur yang bernilai strategis.

EKONOMI | 28 November 2021


TAG POPULER

# Indonesia Terbuka


# Penghinaan Etnis


# Sembunyi di Roda Pesawat


# Razia Vaksinasi Covid-19


# Omicron



TERKINI
Amer Azzikra Meninggal, Ini Pesan Haru Sang Istri

Amer Azzikra Meninggal, Ini Pesan Haru Sang Istri

MEGAPOLITAN | kurang dari 1 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings