OJK Berperan Besar Kembangkan Kebijakan Keuangan Berkelanjutan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

OJK Berperan Besar Kembangkan Kebijakan Keuangan Berkelanjutan

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:09 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menegaskan, OJK berkomitmen untuk mendukung penuh ekonomi hijau atau green economy, serta mendorong keuangan berkelanjutan atau sustainable finance di Indonesia.

Keuangan berkelanjutan di Indonesia didefinisikan sebagai dukungan menyeluruh dari industri jasa keuangan untuk pertumbuhan berkelanjutan yang dihasilkan dari keselarasan antara kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup.

Terkait hal ini, OJK telah menyusun Roadmap Keuangan Berkelanjutan yang merupakan penjabaran dari inisiatif keuangan berkelanjutan dengan tujuan mengintegrasikan climate-related financial risk dan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola, serta melakukan adaptasi perubahan iklim menuju ekonomi rendah karbon dalam setiap proses bisnis di seluruh industri jasa keuangan.

Roadmap Keuangan Berkelanjutan Tahap I (2015-2019) difokuskan pada program awareness, capacity building, dan peletakan dasar ketentuan mengenai keuangan berkelanjutan.

Selanjutnya, pada Roadmap Keuangan Berkelanjutan Tahap II (2021 - 2025) difokuskan pada pengembangan ekosistem keuangan berkelanjutan yang salah satunya akan didukung oleh tersedianya green taxonomy di Indonesia.

"Green taxonomy akan berisi semua sektor-sektor dan sub sektor yang dikategorikan green. Di situlah kita semua akan melihat insentif apa yang akan kita berikan dari kebijakan sektor keuangan, lalu disinsentif apa yang akan diterapkan yang terkait dengan berbagai kebijakan dan peraturan di sektor keuangan,” kata Wimboh Santoso dalam acara Bumee Summit 2021 sesi diskusi "Menjaring Potensi Pembiayaan Green Economy" yang digelar BeritaSatu Media Holdings, Rabu (27/10/2021).

Beberapa regulasi yang telah diterbitkan OJK untuk mendukung penerapan keuangan berkelanjutan antara lain, POJK Nomor 51 Tahun 2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik.

Kedua, POJK Nomor 60 Tahun 2017 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green Bond). Ketiga, Keputusan Dewan Komisioner Nomor 24 Tahun 2018 Tentang Insentif Pengurangan Biaya Pungutan Sebesar 25% dari Biaya Pendaftaran dan Pernyataan Pendaftaran Green Bond.

Keempat, OJK pada 2020 juga telah mengeluarkan insentif untuk mendukung kendaraan bermotor listrik berbasis baterai melalui pengecualian pemenuhan aturan rasio batas maksimum pemberian kredit (BMPK) dalam proyek produksi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, serta keringanan perhitungan aktiva tertimbang menurut risiko (ATMR), dan penilaian kualitas kredit dalam pembelian kendaraan bermotor listrik berbasis baterai oleh konsumen.

Wimboh menambahkan, terdapat empat langkah strategis OJK untuk memastikan penerapan prinsip keuangan berkelanjutan yang efektif dalam menangani isu-isu terkait dengan perubahan iklim.

Pertama, menyelesaikan taxonomy hijau sebagai pedoman dalam pengembangan produk-produk inovatif dan atau keuangan berkelanjutan, serta sustainable financial disclosure. Inisiatif ini juga sejalan dengan mengembangan regulasi mengenai pelaporan industri jasa keuangan ke OJK.

Kedua, dalam pengembangan taxonomy hijau, OJK secara aktif ikut serta dalam Financial Stability Board (FSB) discussion, khususnya terkait dengan sustainable financial disclosure untuk lembaga jasa keuangan, serta aktif dalam diskusi di Asean Taxonomy Board.

Ketiga, saat ini OJK juga sedang dalam proses finalisasi penyusunan taxonomy hijau yang proses penyusunannya melibatkan delapan kementerian dan lembaga serta mencakup 43 direktorat jenderal terkait untuk mengkonfirmasi batasan atau threshold atas kebijakan yang terkait dengan perlindungan lingkungan hidup dan sosial, serta perkembangan teknologi terkini dalam masing-masing sektor atau sub sektor.

Keempat, ke depan taxonomy hijau akan ditransformasikan ke dalam pelaporan reguler lembaga jasa keuangan ke OJK dalam koridor mengembangkan kerangka manajemen risiko untuk industri jasa keuangan dan pedoman pengawasan berbasis risiko untuk pengawas dalam rangka menerapkan risiko keuangan terkait dengan iklim.

"Kita juga mengembangkan skema pembiayaan atau pendanaan proyek yang inovatif, serta meningkatkan awareness atau capacity building untuk seluruh stakeholder tentang bagaimana yang dimaksud ekonomi hijau, bagaimana peran sektor keuangan dan bagaimana kebijakan kita ke depan, serta bagaimana insentif dan disinsentif yang akan diterapkan kepada sektor keuangan melalui berbagai kebijakan kita,” jelas Wimboh.

Untuk mempercepat proses pengembangan keuangan berkelanjutan, Wimboh mengatakan hal ini akan diimplementasikan dengan baik di seluruh sektor jasa keuangan, di mana pada 5 Oktober 2021 OJK telah menginisiasi dan secara resmi menyusun task force keuangan berkelanjutan yang beranggotakan seluruh perwakilan dari sektor jasa keuangan.

Dalam task force keuangan berkelanjutan, Wimboh berharap tantangan implementasi sustainable finance dapat didiskusikan, sehingga dapat meningkatkan portofolio pembiayaan hijau serta produk jasa keuangan berkelanjutan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Emdeki Utama Catat Penjualan Ekspor Naik 10%

Produsen kalsium karbida atau karbit, PT Emdeki Utama Tbk (MDKI) optimistis penjualan ekspor hingga akhir 2021 mencapai 5.700 ton.

EKONOMI | 29 November 2021

Garuda Layani Penerbangan ke Singapura Tanpa Karantina

Garuda menjadi maskapai penerbangan pertama di Indonesia yang melayani penerbangan jalur perjalanan vaksinasi (vaccinated travel lane/VTL) Indonesia-Singapura.

EKONOMI | 29 November 2021

Ralali.com Percepat Digitalisasi UMKM Surakarta

Ralali.com menandatangani pokok perjanjian kerja sama (signing ceremonial) dengan Pemerintah Kota Surakarta dalam rangka meningkatkan kesejahteraan UMKM.

EKONOMI | 29 November 2021

Kontribusi Ekonomi Digital Diprediksi Capai 18% di 2030

Ekonomi digital Indonesia diprediksi akan tumbuh delapan kali lipat dari US$ 44,4 miliar di 2020, menjadi US$ 319 miliar di 2030.

EKONOMI | 29 November 2021

Kemenhub: Penerapan Inaportnet Butuh Komitmen Bersama

Penerapan Inaportnet diharapkan menjadi rujukan utama dalam pelaksanaan digitalisasi pelabuhan.

EKONOMI | 29 November 2021

IHSG Zona Hijau, Saham JAYA Pimpin Top Gainers

Harga saham PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) melesat 34,18% pada perdagangan, Senin (29/11/2021).

EKONOMI | 29 November 2021

Perlu Langkah Nyata Mewujudkan Net-Zero Emission

Diperlukan langkah-langkah nyata melalui penerapan teknologi tinggi untuk mencapai ketahanan energi dan net-zero emissions.

EKONOMI | 29 November 2021

Prospek Tiga Sektor Saham Ini Dinilai Potensial Tahun Depan

Deretan saham di sektor keuangan, pertambangan dan teknologi digital dinilai mempunyai prospek cerah di tahun depan.

EKONOMI | 29 November 2021

Airlangga: LPI hingga KEK Tetap Berjalan Pascaputusan MK

Airlangga menegaskan, pemerintah terus melakukan operasionalisasi UU Cipta Kerja pada seluruh sektor, baik di pusat maupun di daerah.

EKONOMI | 29 November 2021

Melantai di Bursa, Harga IPO Wira Global Rp 140 Per Saham

PT Wira Global Solusi Tbk (WSGH), venture builder atau perusahaan yang menelurkan perusahaan rintisan (startup) akan melantai di BEI.

EKONOMI | 29 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
4 Pemain Siap Berebut Gelar Master Speed Chess MPL

4 Pemain Siap Berebut Gelar Master Speed Chess MPL

DIGITAL | 29 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings