Logo BeritaSatu

Selain Jadi Mata Pencaharian, Aset Kripto Bisa untuk Beramal

Kamis, 28 Oktober 2021 | 21:04 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Animo masyarakat terhadap investasi aset kripto semakin meningkat terutama digandrungi kaum milenial. Hal ini ditunjukkan naiknya transaksi di sejumlah crypto exchange terdaftar resmi di Indonesia. Salah satunya di Indodax. Selain sebagai instrumen investasi, aset kripto bisa digunakan untuk berdonasi.

Hadirnya aset kripto di Indonesia, nyatanya bisa memberikan manfaat terhadap perekonomian orang-orang yang terjun berinvestasi di investasi itu. Banyak orang yang merasa terbantu dengan transaksi perdagangan aset kripto di Indonesia. Salah satunya adalah Fajar Kurniawan, mantan sekuriti pusat perbelanjaan di Kota Yogyakarta.

“Saya mulai mengenal trading bitcoin itu sejak saya di PHK karena pandemi corona. Setelah itu saya baca-baca di internet dan menemukan salah satu website yang menjelaskan investasi aset digital yaitu Indodax. Setelah itu saya mulai tertarik dan langsung mempelajarinya. Sejak saat itu saya mulai terjun ke dunia trading,” katanya, dalam keterangan tertulis, Kamis (28/10/2021).

Kisah berbeda datang dari Nimas Ayu Tiyas, mahasiswi kebidanan asal kota Pasuruan, Jawa Timur yang sukses memenuhi kebutuhan kuliah dari hasil trading kripto.

Hal senada juga dirasakan Rifandi, pengemudi ojek online dari Medan. Dia mengatakan bahwa trading aset kripto bisa menutupi kekurangan pendapatan karena pandemi. “Alasan trading ingin mengubah kehidupan jadi lebih baik saja. Saya kan ojol. Ada uang tip dari customer dan saya kumpulin itu terus deposit. Ya lumayanlah tiap bulan tambah terus,” ungkapnya.

Selain digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup, aset kripto juga bisa dimanfaatkan untuk berdonasi. Seperti di Inggris pada tahun 2018, masjid di London, mengumumkan menerima zakat dalam bentuk kripto. Keputusan ini menjadikannya sebagai masjid pertama yang menerima sumbangan dalam bentuk kripto.

Penerimaan donasi dalam bentuk kripto juga dilakukan salah satu platform crowdfunding asal Indonesia, Ayobantu. CEO Ayobantu Agnes Yuliavitriani mengatakan bahwa Ayobantu sebagai startup penggalangan dana, menerima bitcoin sebagai bentuk donasi. Dengan hadirnya kripto, ini akan lebih mempermudah bagi masyarakat yang ingin berdonasi dan berbagi kebaikan. Pihak Ayobantu tinggal melakukan konversi dari aset kripto ke rupiah. Donasi dengan kripto ini akan memudahkan serta mempercepat transaksi serta dan adanya transparansi sesuai dengan karakteristik teknologi blockchain itu sendiri.

“Jumlah pengguna kripto di Indonesia relatif terus meningkat. Hingga per Juli 2021 lalu, Kemendag menyebutkan jumlah pelanggan kripto 7,4 juta orang, atau tumbuh dua kali lipat dalam setahun dengan nilai transaksi meningkat secara signifikan. Melihat hal tersebut, kami merasa bahwa masyarakat sudah melihat kripto sebagai aset potensial, dan dapat dimanfaatkan untuk berbagi kebaikan melalui donasi,” ujar Agnes.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Terapkan Teknologi AI, Sicepat Ekspres Diapresiasi

Penerapan teknologi IVR dan AI pada sistem contact center membawa perusahaan ekspedisi SiCepat Ekspres meraih The Best Technology Innovation.

EKONOMI | 27 September 2022

S&P 500 Catat Level Terendah di 2022, Bursa AS Terkapar

S&P 500 mencatat penutupan terendah baru untuk 2022 dan Dow Jones Industrial Average tergelincir ke pasar bearish (pelemahan).

EKONOMI | 27 September 2022

Khofifah Tegaskan Pentingnya Satu Data Pembangunan

Menurut Khofifah, dengan adanya satu data, maka pengambilan kebijakan pembangunan di Jawa Timur lebih tepat sasaran.

EKONOMI | 27 September 2022

Bursa Eropa Turun, Sterling ke Level Terendah Bersejarah

Pan-European Stoxx 600 di bursa Eropa turun 0,4%, setelah sebelumnya jatuh lebih dari 0,8%.

EKONOMI | 27 September 2022

Hingga Agustus, Belanja Kompensasi dan Subsidi Rp 244,6 T

Kemenkeu mengungkapkan realisasi belanja kompensasi dan subsidi hingga akhir Agustus 2022 mencapai Rp 244,6 triliun.

EKONOMI | 27 September 2022

Harga Right Issue Garuda Indonesia Rp 50-Rp 150 Per Saham

Garuda Indonesia siap melepas sebanyak 225 miliar saham baru atau setara 871,44% dengan harga pelaksanaan antara Rp 50-Rp 150 per saham.

EKONOMI | 27 September 2022

Pemerintah Diminta Masifkan Uji Coba Kompor Listrik Induksi

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah meminta pemerintah memasifkan uji coba kompor listrik.

EKONOMI | 26 September 2022

Karabha Digdaya Komitmen Fasilitasi Kemajuan Pelaku UMKM

PT Karabha Digdaya bersama-sama stakeholders meresmikan gerai UMKM di wilayah Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

EKONOMI | 26 September 2022

Green Pramuka City Optimistis Pemerintah Mampu Atasi Pandemi

Green Pramuka City turut merasakan pandemi Covid-19 telah membentuk suatu ketidakpastian dan mendorong turunnya indeks demand properti.

EKONOMI | 26 September 2022

Multifinance Bidik Peluang Pembiayaan Kendaraan Listrik

Inpres 7/2022 terkait Percepatan Penggunaan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai, menjadi angin segar untuk industri multifinance.

EKONOMI | 26 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Survei Jelang Pemilu AS, Ukraina Tidak Penting bagi Pemilih

Survei Jelang Pemilu AS, Ukraina Tidak Penting bagi Pemilih

NEWS | 23 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings