Logo BeritaSatu

ICFBE 2021: Perusahaan Keluarga Berperan Besar Topang Ekonomi Dunia

Selasa, 2 November 2021 | 06:37 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Denpasar, Beritasatu.com - Sekitar 80% produk domestik bruto (PDB) negara-negara di dunia berasal dari perusahaan keluarga. Sementara dari seluruh perusahaan di dunia, 60%-nya masih dimiliki oleh keluarga. Mereka memainkan peran penting, karena rata-rata perusahaan keluarga mampu membukukan pendapatan US$ 1 miliar (Rp 14,5 triliun). Demikian paparan Rektor President University (PresUniv) Oktavian Haryanto mengutip riset McKinsey (2014) pada International Conference on Family Business and Entrepreneurship (ICFBE) 2021 di Bali belum lama ini.

Dalam paparannya, Jony Haryanto mengatakan di berbagai dunia, termasuk di Indonesia, saat ini bisnis rintisan (startup) tumbuh pesat yang lepas dari peran perusahaan keluarga. Sekitar 85% startup mendapatkan modal pertamanya dari bisnis keluarga. Kini, sejumlah bisnis rintisan telah berkembang menjadi unicorn, bahkan decacorn. Kehadiran startup tersebut diharapkan mampu menginspirasi banyak perusahaan, termasuk perusahaan keluarga, untuk menjadikan krisis sebagai peluang bisnis baru. “Para pebisnis startup tersebut bak peselancar yang justru menjadikan krisis sebagai “gelombang” untuk berselancar, yakni dengan memulai dan bahkan malah membesarkan bisnisnya,” kata Jony Haryanto dalam keterangan tertulisnya Selasa (2/11/2021).

Dalam kesempatan yang sama Gubernur Bali Wayan Koster, yang juga membuka konferensi, dalam paparannya mengatakan pandemi Covid-19 menuntut semua pihak mencari jalan guna memulihkan berbagai sektor, termasuk ekonomi. Untuk itu, lanjut dia, diperlukan kepemimpinan kuat dan inovatif dalam membangun ketangguhan ekonomi serta kreativitas dari seluruh komponen.

Pandemi Covid-19, ungkap Gubernur Wayan Koster, menyebabkan kontraksi yang sangat dalam bagi perekonomian Bali yang tergantung satu sektor, yaitu pariwisata. Padahal, bisnis pariwisata sangat rentan terhadap perubahan faktor eksternal, seperti gangguan keamanan, bencana alam, termasuk pandemi Covid-19. Kini Bali mulai menata ulang perekonomiannya dengan mengandalkan enam sektor, yakni pertanian (termasuk peternakan dan perkebunan), sektor kelautan/perikanan, sektor industri, sektor industri kecil menengah (IKM), UMKM dan koperasi, ekonomi kreatif dan digital, serta sektor pariwisata. “Ke depan pariwisata akan kami posisikan sebagai sumber pendapatan tambahan atau bonus bagi perekonomian Bali," katanya.

ICFBE 2021 yang memilih tema On the Path to Recovery: Leadership, Resilience and Creativity hasil kerja sama PresUniv dengan Universitas Dhyana Pura, Bali, dan Indonesia Strategic Management Society (ISMS). Tema tersebut dipilih, karena saat ini masih banyak perusahaan, termasuk perusahaan keluarga, tengah berjuang untuk pulih di tegah pandemi Covid-19. "Di sini, kepemimpinan (leadership), daya tahan (cesilience) dan kreativitas (creativity) betul-betul diuji dan memainkan peran yang sangat penting,” ungkap Jony.

Selain Gubernur Bali Wayan Koster, hadri sebagai pembicara Ki-Chan Kim (Professor of Management Catholic University of Korea,), Ruth Rentschler (Professor Art & Cultural Leadership dari University of South Australia), Hariyadi Sukamdani (Chairman Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Edhijanto W. Taufik (Founder PT Mandaya Sehat) serta Servatius Bambang P, (Pemilik PT Kutus Kutus Herbal).



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Harga Minyak Menguat karena Badai Ian Batasi Pasokan

Harga minyak naik dari level terendah 9 bulan sehari sebelumnya, didukung pembatasan pasokan di Teluk Meksiko.

EKONOMI | 28 September 2022

HashMicro Dukung Pemerintah Percepat Transformasi Digital

HashMicro perusahaan penyediaan software perencanaan sumber daya perusahaan bersama pemerintah membangun ekosistem digital Indonesia yang kuat.

EKONOMI | 28 September 2022

NPL KUR Diproyeksi Tidak Lebih 1,5% pada Akhir 2022

Kemenko Perekonomian mencatat kredit bermasalah (NPL) gross kredit usaha mikro (KUR) sampai medio September 2022 terjaga di level 1,03%.

EKONOMI | 28 September 2022

Bursa AS Berguguran, Imbal Hasil ke Level Tertinggi 1 Dekade

Bursa AS Wall Street ditutup di zona merah setelah imbal hasil obligasi atau Treasury tenor 10 tahun terus naik ke level tertinggi.

EKONOMI | 28 September 2022

Bursa Eropa Bervariasi Sikapi Pasar Obligasi Inggris

Bursa Eropa ditutup bervariasi karena kenaikan harga komoditas dan ketidakpastian pasar obligasi Inggris.

EKONOMI | 28 September 2022

Prudential Syariah Luncurkan Kanal Sharia Knowledge Centre

Prudential Syariah meluncurkan Sharia Knowledge Centre (SKC) sebagai inisiatif perseroan untuk membantu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah.

EKONOMI | 27 September 2022

OJK Tegaskan Batas Maksimal Bunga Fintech 0,4% Per Hari

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan, tingkat bunga pinjaman fintech lending sebesar 0,4% per hari digunakan untuk pinjaman konsumtif dengan tenor pendek.

EKONOMI | 27 September 2022

Bank Ganesha Gandeng Rupiah Cepat Salurkan Kredit Rp 100 Miliar

Bank Ganesha menggandeng PT Kredit Utama Fintech Indonesia dengan produk peer to peer lending pada aplikasi Rupiah Cepat.

EKONOMI | 27 September 2022

Luncurkan Versi Pro, Saham Rakyat Targetkan 1 Juta Investor di 2023

Aplikasi Saham Rakyat sudah diunduh oleh total lebih dari 100.000 pengguna di Play Store dan App Store.

EKONOMI | 27 September 2022

Kaesang Pangarep: 70% Uang Saya Diinvestasikan di Saham

Kaesang Pangarep rupaya lebih mempercayakan uang yang dimilikinya untuk diinvestasikan di saham ketimbang ditabung. 

EKONOMI | 27 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bali Targetkan 45.000 Hektare Pertanian Organik Akhir 2022

Bali Targetkan 45.000 Hektare Pertanian Organik Akhir 2022

NEWS | 12 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings