Logo BeritaSatu

Jalankan Delapan Strategi, Waskita Optimistis Kembali Sehat Sebelum 2025

Kamis, 4 November 2021 | 17:38 WIB
Oleh : Herman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Untuk memperbaiki kinerja keuangan perseroan, PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah menjalankan delapan strategi. Waskita optimistis kinerja kembali untung sebelum 2025.

“Sampai kuartal III, dengan delapan strategi ini, alhamdulillah kondisi keuangan Waskita sudah menunjukkan tren positif. Jadi sudah mulai membalik kondisi tahun yang lalu. Mudah-mudahan ini bisa kami pertahankan sampai akhir 2021, sehingga performa Waskita bisa kembali normal, meskipun dalam program restrukturisasi ini kami memerlukan waktu sampai 2025. Tetapi kami optimistis sebelum 2025 Waskita sudah kembali sehat dan mulai berbisnis normal dan menjadi company terbaik,” kata Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono dalam program Zooming with Primus bertajuk “Strategi BUMN Karya Dorong Kinerja” yang disiarkan langsung Beritasatu TV, Kamis (4/11/2021).

Dia mengungkapkan, strategi tersebut antara lain divestasi, penjaminan pemerintah untuk modal kerja dan refinancing obligasi, serta melakukan restrukturisasi dengan para kreditur.

“Ini semua sudah terlaksana, divestasi kami juga sudah mempunyai progres, sampai triwulan III sudah empat ruas tol. Kemudian kami melakukan transformasi baik itu transformasi bisnis kemudian internal, bagaimana manajemen melakukan perubahan dan kontrol manajemen menjadi lebih baik, kemudian penanganan ruas-ruas tol yang diperlukan penanganan khusus,” kata Destiawan Soewardjono.

Destiawan mengungkapkan, pekan lalu Waskita Karya juga telah melakukan penandatanganan terkait penjaminan modal kerja sebesar Rp 8 triliun. Himpunan Bank Negara (Himbara) dan beberapa kreditur swasta akan mendapatkan jaminan dari pemerintah pada saat memberikan pinjaman kepada Waskita. Kemudian untuk obligasi yang jatuh tempo juga akan terselesaikan.

Waskita juga tengah menunggu Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk penyelesaian tujuh ruas tol. Nilainya mencapai Rp 7,9 triliun. Selain itu, dukungan permodalan juga akan datang dari rencana menggelar penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue pada tahun ini sebesar Rp 4 triliun.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Usai Grup Salim Masuk, BUMI Private Placement Lagi Rp 2,1 T

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali akan melaksanakan private placement setelah private placement Rp 24 triliun saat Grup Salim ikut masuk.

EKONOMI | 28 November 2022

Gubernur Sulut Tetapkan UMP Naik 5,4% Jadi Rp 3.485.000

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey menetapkan besaran UMP Sulawesi Utara sebesar Rp 3.485.000 atau naik sebesar 5,24%

EKONOMI | 28 November 2022

Searah Mata Uang Asia, Rupiah Terpangkas di Awal Perdagangan

Pergerakan mata uang Garuda ata rupiah di tengah mata uang Benua Kuning yang berada di zona merah.

EKONOMI | 28 November 2022

Awal Pekan Investor Bersemangat, IHSG Masih di Zona Hijau

Di menit-menit awal, nilai perdagangan IHSG sebesar Rp 210,02 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 25.442 kali transaksi.

EKONOMI | 28 November 2022

Global Resesi, OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024

OJK memutuskan memperpanjang kebijakan restrukturisasi kredit maupun pembiayaan khusus hingga 2024.

EKONOMI | 28 November 2022

Inflasi dan Fed Mulai Dovish Katalis Positif IHSG Pekan Ini

the Fed yang diperkirakan mulai dovish ke depannya, diyakini menjadi katalis positif bagi IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI).

EKONOMI | 28 November 2022

Harga SUN Menguat Terbatas karena Fed Rate Melandai

Harga SUN akan menguat karena melemahnya sentimen Fed rate hike dan sentimen positif net buy asing pada pekan lalu yang mencapai Rp 11 triliun.

EKONOMI | 28 November 2022

Hingga Oktober, Penerbitan Obligasi Naik 28% Jadi Rp 144,9 T

Meningkatnya penerbitan obligasi korporasi sejalan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan impresif.

EKONOMI | 28 November 2022

Meski Oktober APBN Defisit, Konsolidasi Fiskal On Track

Defisit APBN Oktober 2022 sebesar 0,91% terhadap PDB atau setara Rp 169,5 triliun masih sehat dan kredibel.

EKONOMI | 28 November 2022

AAJI Proyeksikan Asuransi Jiwa Tumbuh Lebih Hati-hati

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memperkirakan perusahaan asuransi jiwa bakal mencatatkan pertumbuhan bisnis di tahun 2023.

EKONOMI | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tiba di Ruang Sidang, Bharada E Disambut Para Pendukung

Tiba di Ruang Sidang, Bharada E Disambut Para Pendukung

NEWS | 10 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE