Logo BeritaSatu

Waskita Targetkan Cetak Rp 16 T pada 2021

Kamis, 4 November 2021 | 22:36 WIB
Oleh : Muawwan Daelami / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – PT Waskita Karya Tbk (WSKT) menargetkan mampu mencetak pendapatan Rp 16 triliun atau setara separuh dari seluruh proyek infrastruktur yang direncanakan dibangun perseroan pada tahun ini. Hingga kuartal III-2021, proyek infrastruktur yang berhasil dibangun perseroan telah mencapai 70%.

“Target kami, pada 2021 ini kami akan memproduksi sekitar Rp 16 triliun atau separuh dari proyek infrastruktur yang dibangun. Soalnya, ada proyek multiyears contract (MYC) yang dilanjutkan pada tahun depan,” jelas Direktur Utama Destiawan Soewardjono di acara Zooming with Primus yang disiarkan Beritasatu TV pada Kamis (4/11/2021).

Karena itu, dari 70% capaian tersebut, 30% lainnya akan perseroan kejar pada kuartal IV-2021 yang masih menyisakan dua bulan lagi untuk bisa diakselerasi.

Khusus untuk jalan tol, tambah Destiawan, pihaknya menargetkan untuk membangun sebanyak 8 ruas yang 7 ruas di antaranya didukung melalui penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 7,9 triliun yang diperkirakan cair pada Desember 2021 ini.

Adapun sisanya, Waskita akan mengerjakan proyek-proyek pemerintah seperti bendungan, jalan dan jembatan. Kemudian ada pula proyek Jakarta Sewerage System (JSS) atau sistem pengolahan air limbah domestik DKI Jakarta, dan proyek pembangunan gedung.

“Jadi, hampir beberapa jenis pekerjaan yang sudah kami miliki kontrak,” ungkap Destiawan.

Sementara itu, Ekonom Universitas Indonesia Toto Pranoto menilai, BUMN-BUMN Karya dalam hal ini Waskita Karya di satu sisi mendapat banyak penugasan dari pemerintah dalam konteks infrastruktur.

Namun, di sisi lain sejak pandemi terjadi yang dampaknya masih dirasakan hingga sekarang ini telah menjadi dua faktor yang memukul berat kinerja sebagian besar BUMN Karya termasuk Waskita.

Laporan keuangan pada 2020 lalu, hampir seluruh BUMN Karya mengalami masalah besar di bottom line yang terkoreksi cukup tajam. Dari sisi pendapatan, misalnya. Pendapatan BUMN Karya merosot tajam yang mungkin hanya tersisa 10% atau 20%.

Sementara beban-beban yang harus mereka bayar seperti debt equity ratio (DER), cicilan bunga, dan pokok jatuh tempo pasti menjadi beban berat sehingga ini menjadi pembelajaran ke depan.

Structure financing juga diharapkan bisa diperbaiki sehingga jika BUMN Karya menghadapi situasi emergency, mereka masih memiliki ruang-ruang terbuka untuk melakukan upaya-upaya efisiensi dan lain-lain.

“Saya kira, dua hal itu yang menjadi titik perhatian ke depan agar BUMN Karya bisa memposisikan strateginya sehingga bisa menyeimbangkan tugas-tugas sebagai public service obligation. Tapi di sisi lain, mereka juga mampu sebagai entitas perusahaan yang profit oriented menjalankannya dengan benar. Saya kira, dua keseimbangan itu yang patut dijaga ke depan,” tandas Toto.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dijanjikan 600.000 Ton Beras, Bulog: Hanya Ada 166.000 Ton

Dirut Bulog, Budi Waseso (Buwas) mengungkapkan, dari data yang disampaikan Kementan sebanyak 600.000 ton, Bulog hanya bisa menyerap sebanyak 166.000 ton.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Awas Tertipu Perangkat Bodong, Begini Cara Cek IMEI HP

Masyarakat diminta untuk memastikan nomor IMEI HP yang tercantum dalam kemasan dengan jumlah SIM yang digunakan agar tidak tertipu ponsel atau HP bodong.

EKONOMI | 7 Desember 2022

BPJS Kesehatan Dukung Kemenkes Naikkan Tarif Layanan RS

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendukung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk kenaikan tarif layanan kesehatan rumah sakit (RS).

EKONOMI | 7 Desember 2022

APSI: Jasa Unlock IMEI Rugikan Industri dan Negara

Asosiasi Pengusaha Ponsel Seluruh Indonesia (APSI) menilai jasa unlock IMEI untuk ponsel ilegal di marketplace telah merugikan industri dan negara.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Beda dengan Kripto, Digital Rupiah Akan Jadi Alat Pembayaran Sah

Berbeda dengan kripto, digital rupiah akan diterapkan menjadi alat pembayaran yang sah.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Rayu Investor AS, Airlangga Pamer Kinerja Ciamik Indonesia

Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia terbukti sebagai negara yang bertahan dari krisis dengan tetap menjamin ketahanan ekonomi dan politik.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Prospek TOD 2023 Cerah, Adhi Commuter Bidik Kinerja Positif

Gema Goeyardi pendiri sekaligus CEO Astronacci International menjadi anggota Forbes Finance Council. 

EKONOMI | 7 Desember 2022

BKPM Sudah Terbitkan 2,9 Juta Nomor Induk Berusaha

BKPM menyampaikan bahwa total Nomor Induk Berusaha (NIB) yang telah diterbitkan mencapai 2,9 juta NIB per 5 Desember 2022.

EKONOMI | 7 Desember 2022

BI: Cadangan Devisa November Naik Jadi US$ 134 Miliar

BI melaporkan posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia pada November 2022 naik jadi US$ 134 miliar dari Oktober 2022 senilai US$ 130,2 miliar.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Ini Bedanya Mata Uang Rupiah Digital dengan Uang Tunai

Bank Indonesia (BI) dalam waktu dekat akan mengimplementasikan Central Bank Digital Currency (CBDC) atau rupiah digital.

EKONOMI | 7 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# Ferdy Sambo


# Gempa Cianjur


# Pernikahan Kaesang


# KKB Tembak Mati


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Majalah Time Nobatkan Zelensky Person of the Year 2022

Majalah Time Nobatkan Zelensky Person of the Year 2022

NEWS | 17 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE