Logo BeritaSatu

Hai Newbie! Indo Premier Rilis Aplikasi Saham IPOT EZ

Rabu, 17 November 2021 | 15:38 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – PT Indo Premier Sekuritas meluncurkan aplikasi transaksi jual beli saham bernama IPOT EZ yang memiliki fitur simpel, mudah dipahami, dan dioperasikan untuk investor pemula (newbie). Dengan aplikasi ini, diharapkan jumlah pengguna IPOT tahun 2022 bisa tumbuh dua kali lipat menjadi 1,4 juta pengguna.

“IPOT sudah lebih 700.000 pengguna, dengan IPOT EZ kita ingin melayani market yang sekarang ini cukup aktif dengan semangat tinggi-tingginya. Mereka sudah biasa dengan digital sehingga fitur yang ada harus kami perbaharui supaya makin mendekatkan dengan segmen pasar itu. Kalau untuk 12 bulan ke depan jumlah nasabah diharapkan tumbuh dua kali lipat,” kata Direktur Utama Indo Premier Sekuritas Moleonoto The dalam peluncuran IPOT EZ secara daring di Jakarta, Rabu (17/11/2021).

Ia mengatakan IPOT EZ memiliki tampilan lebih fresh dan eye-catching. Aplikasi ini tepat untuk membantu investor mendapatkan cuan di pasar saham, karena mudah dinavigasi, ramah pengguna (user friendly) dan memiliki fitur khusus yang membantu investor mengambil untung dari pasar saham.

IPOT EZ hadir dengan tiga keunggulannya. Pertama, semudah belanja online, bahkan di luar jam bursa selama 24 jam penuh. Investor bisa melakukan analisis dan mulai memasang order jual atau beli pada jam bursa. Kedua, bebas atur menu. Tampilan visual IPOT EZ yang fresh dengan User Interface (UI) yang mudah dipahami dengan bentuk, warna, dan tulisan yang menarik menjadi jembatan emas bagi pemula untuk memulai investasi saham. Ketiga, komplit. Kehadiran IPOT EZ melengkapi kehadiran IPOT dengan fitur-fiturnya yang komprehensif dan bisa menjadi langkah awal bagi investor pemula untuk belajar investasi saham dengan cara mudah.

Tak hanya untuk transaksi saham, Moleonoto The menambahkan, dalam IPOT EZ ini investor bisa melakukan transaksi saham dan exchange trade fund (ETF). "Kami optimistis IPOT EZ ini akan memikat calon investor dan memanjakan newbie," ungkapnya.

Sementara Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi mengatakan, di era digitalisasi saat ini segala sesuatu bisa dilakukan dalam genggaman handphone dan mobile gadget lainnya, termasuk belajar investasi di pasar modal. Data BEI menunjukkan selama pandemi kebutuhan akan teknologi amat tinggi. "Kemajuan dan kemudahan untuk transaksi online ini membawa hasil yang baik dalam pasar modal,“ ungkapnya.

Adapun hingga akhir Oktober 2021, investor pasar modal mencapai 6,7 juta investor, atau tumbuh 7,5 kali lipat sejak tahun 2016. Di antara investor pasar modal itu, terdapat investor saham naik pesat sebanyak 1,4 juta investor menjadi 3 juta investor atau tumbuh 5,7 kali lipat sejak 2016. Inarno mengatakan, peningkatan ini turut diikuti dengan jumlah investor yang aktif bertransaksi. Pada periode yang sama terdapat peningkatan 111.000 menjadi 200.000 investor aktif setiap hari. Di mana, investor ritel merajai transaksi bursa di 2021 dengan porsi transaksi mencapai 57%.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Meski Tertekan, Industri Penerbangan Tak Boleh Abaikan Pelayanan

Persoalan yang mengimpit industri penerbangan membuat sejumlah maskapai lalai pada aspek pelayanan. Sebut saja kasus Aris Lasso yang ditinggal Batik Air. 

EKONOMI | 30 November 2022

Rupiah Melemah Mendekati Kisaran Rp 15.800

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Rabu (30/11/2022) terpantau melemah ke kisaran Rp 15.745.

EKONOMI | 30 November 2022

Reformasi Perpajakan Sumbang Penerimaan Negara, Berapa?

Kemenkeu sebut implementasi reformasi perpajakan menambah penerimaan pajak hingga Oktober 2022.

EKONOMI | 30 November 2022

IHSG Dibuka Menguat di Tengah Koreksi Bursa Asia

IHSG dibuka melemah 15,67 poin (0,22%) di posisi 6.996,39 pada perdagangan sesi I, Rabu (30/11/2022).

EKONOMI | 30 November 2022

Tingkatkan Penerimaan Pajak 2023, DJP Fokus ke Orang Kaya dan Ekonomi Digital

Tingkatkan penerimaan pajak, DJP prioritas pengawasan atas WP high wealth individual berserta WP grup dan ekonomi digital.

EKONOMI | 30 November 2022

Wall Street Melemah 3 Hari Berturut-turut, Pasar Tunggu Pidato Powell

S&P 500 dan Nasdaq Composite ditutup lebih rendah untuk sesi ketiga berturut-turut Wall Street pada hari Selasa (29/11/2022).

EKONOMI | 30 November 2022

IHSG Dinilai Kuat Hadapi Sinyal Kenaikan FFR dan Demo Tiongkok

IHSG dinilai sejumlah analis, akan kuat menghadapi isu rencana kenaikan Fed Fund Rate (FFR) serta adanya demonstrasi di Tiongkok.

EKONOMI | 30 November 2022

Serikat Pekerja Asuransi Jiwasraya Tolak Di-PHK

Kementerian BUMN disebut berencana untuk menutup bisnis PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada semester I-2022.

EKONOMI | 30 November 2022

Pendidikan Luar Negeri Bisa Bantu Dongkrak Ekonomi RI

British Council mengatakan bahwa Indonesia bisa mencetak SDM unggul lewat pendidikan luar negeri. Ini bisa berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

EKONOMI | 30 November 2022

Apindo: Kenaikan UMP Berdampak Buruk bagi Kelangsungan Usaha

Ditambah dengan kenaikan UMP yang cukup tinggi, Apindo melihat dampak buruk bagi kelangsungan kerja khususnya bagi industri padat karya.

EKONOMI | 30 November 2022


TAG POPULER

# Ferdy Sambo


# Impor Beras


# UMP DKI Jakarta


# Pemimpin Berambut Putih


# Adian Napitupulu


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bahlil Janji Target Investasi Rp 1.200 T Tercapai Desember

Bahlil Janji Target Investasi Rp 1.200 T Tercapai Desember

EKONOMI | 15 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE