Logo BeritaSatu

Mereka yang 'Terdepak' dari Daftar 40 Orang Kaya RI

Kamis, 29 November 2012 | 14:08 WIB
Oleh : B1

Pengusaha yang terlempar adalah Sandiaga Uno dan Trihatma.

Majalah Forbes edisi akhir tahun 2012 kembali merilis daftar 40 orang terkaya di Indonesia. Selain enam nama baru yang menghiasai daftar elit orang terkaya, sejumlah pebisnis kawakan harus rela terlempar dalam daftar.

Penasihat Redaksi Forbes Indonesia, Justin Doebele mengatakan, mereka yang masuk daftar 40 orang terkaya Indonesia mayoritas bukan berasal dari perusahaan berbasis komoditas seperti batubara atau perkebunan,

"Mereka yang masuk fokus bisnis di barang konsumer dan jasa akan bersinar tahun ini,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/11).

Kekayaan 40 orang 'super tajir' itu mencapai US$88,6 miliar, atau naik 4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Batas bawah nilai kekayaan tahun ini berada di level US$730 juta, atau meningkat US$100 juta dibandingkan tahun lalu.

Batas bawah nilai kekayaan tahun ini berada pada level US$730 juta, atau meningkat US$100 juta dibandingkan tahun lalu.

Sejumlah pengusaha yang terlempar dari daftar akhir tahun 2012 dibanding akhir tahun 2011 adalah Sandiaga Uno, bos Adaro dan Recapital dengan kekayaan US$660 juta di akhir 2011 (peringkat 37), Triatma Haliman dengan kekayaan US$640 juta pemilik Agung Podomoro Grup (peringkat 39).

Berikutnya yang teroental dalam daftar adalah pemilik perusahaan batubara PT Bayan Resources Engki Wibowo & Jenny Quantero yang pada akhir 2011 menempati peringkat 31 dengan kekayaan US$810 juta. Selanjutnya Aburizal Bakrie dengan kekayaan US$890 juta di 2011 (peringkat 30) harus rela terlempar dari predikato rang kaya Indonesia.

Samin Tan, Chairman, Bumi Plc, perusahaan batubara yang tercatat di bursa London, sekaligus induk usaha BUMI juga harus keluar dari sebelumnya peringkat 28 dengan kekayaan US$940 juta.

Sementara pendatang baru yang berhasil menembus jajaran elit jajaran orang terkaya Indonesia adalah Kuncoro Wibowo, pemilik tunggal lisensi PT Ace Hardware Tbk (ACES) perusahaan asal Amerika Serikat (AS) yang menjual perkakas dan furnitur rumah tangga di Indonesia.

Mengikuti jejak Kuncoro, adalah Lim Hariyanto Wijaya Sarwono. Lim satu dari lima konglomerat pendatang baru di Indonesia. Masuknya Lim dalam jajaran elit ini setelah perusahaan perkebunannya, Bumi Agri tercatat di bursa Singapura.

Pendatang baru berikutnya adalah Alexander Tedja, pemilik terbesar pusat perbelanjaan di Jawa Timur. Berikutnya adalah Sudhamek, pemimpin perusahaan keluarga Garudafood dengan brand ternama Kacang Garuda dan coklat 'Gery'.

Tak ketinggalan Eddy Kusnadi Sariaatmadja, pemilik perusahaan distribusi komputer 'Compaq' di Indonesia. Eddy juga memiliki perusahaan solusi teknologi, dan pengendali PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), pemilik jaringan media dan stasiun televisi SCTV dan Indosiar.

Selain Kuncoro, orang kaya Indonesia yang hartanya meningkat adalah Mochtar Riady yang di akir 201 hartanya hanya US$650 juta di peringkat 38, kini di 2012 melonjak signifikan menembus oeringkat 11 dengan kekayaan US$2,2 miliar.

Mochtar Riady (83) yang juga pendiri Lippo Group ini menularkan kerajaan bisnisnya kepada anak tertuanya James Riady di Indonesia, dan anak bungsunya Stephen Riady di Singapura.

Daftar 40 orang terkaya Indonesia di 2012 versi Forbes

1. R. Budi & Michael Hartono
2. Eka Tjipta Widjaja & family
3. Susilo Wonowidjojo & family
4. Anthoni Salim & family
5. Chairul Tanjung
6. Sri Prakash Lohia
7. Sukanto Tanoto
8. Peter Sondakh
9. Boenjamin Setiawan & family
10. Putera Sampoerna & family
11. Mochtar Riady & family
12. Low Tuck Kwong
13. Tahir
14. Ciliandra Fangiono & family
15. Martua Sitorus
16. Achmad Hamami & family
17. Theodore Rachmat
18. Kartini Muljadi & family
19. Murdaya Poo
20. Djoko Susanto
21. Eddy Katuari & family
22. Edwin Soeryadjaya
23. Sjamsul Nursalim
24. Ciputra & family
25. Soegiarto Adikoesoemo
26. Kiki Barki
27. Kuncoro Wibowo & family
28. Garibaldi Thohir
29. Hary Tanoesoedibjo
30. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono
31. Benny Subianto
32. Harjo Sutanto
33. Kusnan & Rusdi Kirana
34. Aksa Mahmud
35. Prajogo Pangestu
36. Alexander Tedja
37. Husain Djojonegoro & family
38. Sudhamek
39. Hashim Djojohadikusumo
40. Eddy Kusnadi Sariaatmadja

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Cegah Kasus Indosurya Terulang, Pemerintah Perketat Pengawasan Koperasi

Dalam draf RUU Perkoperasian, pengawasan terhadap koperasi akan diperketat untuk mencegah terulangnya kasus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya.

EKONOMI | 28 Januari 2023

Threego Indonesia Akselerasi Pertumbuhan Industri Kreatif

Kolaborasi terintegrasi menjadi strategi utama Threego Indonesia untuk memaksimalkan akselerasi pertumbuhan industri kreatif di tanah air.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Sri Mulyani: Tahun Politik Jangan Sampai Mengganggu Minat Investasi

Sri Mulyani menegaskan, pemerintah terus memberikan insentif perpajakan dalam bentuk tax allowance dan tax holiday dalam mendorong investasi.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Sri Mulyani Apresiasi Ketangguhan Sektor Manufaktur

Sri Mulyani mengatakan, manufaktur menjadi salah satu sektor yang tetap tumbuh di tengah kondisi pandemi covid-19.

EKONOMI | 27 Januari 2023

PTPP Tempuh Jalur Hukum Atas Gugatan Kembali CV Surya Mas

Bakhtiyar mengatakan, PTPP akan menempuh jalur hukum sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku untuk memulihkan hak-haknya sebagai badan usaha.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Garap Proyek Baru, INPP Siapkan Belanja Modal Rp 800 Miliar

PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 800 miliar pada tahun ini.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Cermati Targetkan Jumlah Pengguna Tumbuh Double Digit

Cermati sebagai fintech aggregator menyediakan berbagai macam informasi untuk membantu masyarakat menemukan produk keuangan.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Bukapangan Cegah Krisis Pangan Lewat ZIS dan Wakaf

Mirah Hartika mengatakan, Bukapangan sangat serius menjadikan pangan sebagai gerbang pembuka pintu pemberdayaan masyarakat.

EKONOMI | 27 Januari 2023

Standard & PoorKerek Peringkat Bumi Resources Jadi B Minus

Lembaga pemeringkat global Standard & Poor (S&P) menaikkan peringkat long-term issuer credit PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dari sebelumnya CCC menjadi B Minus.

EKONOMI | 27 Januari 2023

BRI Targetkan Kredit Mikro dan Ultra Mikro Tumbuh 8 Persen

BRI mencatat, masih ada 20,7% dari total kecamatan atau sebanyak 1.502 kecamatan memerlukan intervensi program literasi keuangan yang kuat.

EKONOMI | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Band Wali Rilis Lagu Berbahasa Sunda Kumaha Aing

Band Wali Rilis Lagu Berbahasa Sunda Kumaha Aing

LIFESTYLE | 15 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE