Arahan Jokowi ke Pertamina dan PLN Dinilai Sudah Tepat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Arahan Jokowi ke Pertamina dan PLN Dinilai Sudah Tepat

Selasa, 23 November 2021 | 09:33 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja memberikan pengarahan kepada jajaran manajemen Pertamina dan PLN. Cukup banyak yang disampaikan Jokowi dalam pengarahan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Executive Energy Watch Mamit Setiawan menyampaikan apresisasi atas keterbukaan yang disampaikan oleh Presiden tersebut.

"Arahan yang disampaikan Presiden begitu gamblang dan terbuka kepada masyarakat, menandakan adanya keterbukaan yang dibangun oleh pemerintah saat ini. Saya sangat mengapresiasi langkah tersebut. Masyarakat bisa melakukan kontroling terhadap apa yang disampaikan oleh Presiden kepada Pertamina dan PLN,” ujar Mamit Setiawan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/11/2021).

Terkait dengan poin-poin arahan yang disampaikan oleh Jokowi, menurut Mamit apa yang disampaikan sudah tepat dan menjadi catatan bagi PLN dan Pertamina untuk menindaklanjuti apa yang disampaikan tersebut. Mengingat catatan-catatan tersebut sangat penting terhadap keberlanjutan investasi yang dilakukan.

Perihal sulitnya berinvestasi di BUMN, Mamit menyampaikan bahwa kemudahan berinvestasi bukan hanya berada di BUMN tapi juga terkait dengan Kementerian Investasi/BKPM dalam memperlancar dan mempermudah masuknya investasi.

"PLN dan Pertamina saya kira sudah sangat terbuka untuk mencari partner/investor bagi proyek yang sedang berjalan, sehingga tidak akan memperlambat jika semua syarat sudah terpenuhi. Mencari partner itu bukan hal yang mudah. Butuh penilaian sesuai dengan standar good corporate governance (GCG). Investor harus memastikan, mereka mempunyai dana dan juga kapasitas dalam bermitra," jelas Mamit.

Terkait dengan rencana pembangunan kilang di Tuban yang disampaikan progresnya masih lambat, Mamit menilai karena pembangunan ini membutuhkan lahan yang cukup besar maka masih terkendala dengan pembebasan lahan. Menurut dia, program pembangunan infrastruktur yang ada di Indonesia pasti ada kendala terhadap pembebasan lahan ini sehingga akan menghambat progres pembangunan.

"Pembebasan lahan ini mesti dilakukan secara bertahap dan perlahan karena luasan area yang dibebaskan besar sekali. Belum lagi Pertamina harus memikirkan juga relokasi terhadap warga yang terdampak. Pastinya membutuhkan waktu untuk menyelesaikan perihal lahan tersebut. Isu soal lingkungan juga bisa menganggu pelaksanaan pekerjaan pembebasan, padahal sejatinya Pertamina sudah mendapatkan izin Amdal dari KLHK untuk pekerjaan tersebut," paparnya.

Menurut Mamit, berjalan secara pararel dengan pembebasan lahan saat ini Pertamina juga sedang melakukan proses pembuat desain engineering (FEED) untuk kilang Tuban sehingga pada saat pembebasan lahan selesai dilakukan bisa dilakukan dengan proses pembangunan konstruksi kilang.

"Jadi, Pertamina sudah berada di jalur yang tepat karena memang sudah dikejar deadline untuk bisa selesai di 2027 untuk kilang Tuban ini. Apalagi, Pertamina sudah membentuk JV bersama partner yaitu Rosneft dengan adanya Pertamina Rosneft. Semua akan bekerja secara optimal dan terarah," imbuhnya

Mamit juga berpendapat perihal permasalahan yang terjadi di TPPI. Menurut Mamit, saat ini Pertamina sedang melakukan tender untuk pembangunan petrokimia Olefin yang mana meliputi basic enginering design, front end engineering design.

Saat ini sudah ada dua peserta yang menang dalam tender awal yaitu joint operation Hyundai Engineering Co Ltd-PT Rekayasa Industri-PT Enviromate Technology International-Saipem SpA dan konsorsium Technip Italy SpA-PT Tripatra Engineers and Constructors-PT Technip Indonesia-Samsung Engineering Co Ltd.

Mereka akan bersaing dalam penyusunan FEED dan penyusunan terkait dengan EPC proyek olefin TPPI ini. Dimana yang paling murah akan dipilih untuk meneruskan pembangunan pabrik olefin ini.

"Saya yakin proses pengadaan ini sudah berjalan transparan dan sesuai dengan GCG perusahaan. Apalagi Pertamina melibatkan kepolisan dan kejaksaan dalam mengawal proses tender ini," kata Mamit.

Apalagi, dengan target selesainya pembangunan pabrik olefin ditahun 2025 yang akan datang, maka semua mata akan memandang ke pekerjaan ini agar bisa berjalan sesuai dengan waktu yang ditetapkan.

Melalui serapan investasi yang sangat besar untuk pembangunan ini dimana nanti akan dihasilkan produk-produk polyprohylene dan polyethylene untuk meningkatkan nilai tambah bagi produk yang dihasilkan oleh TPPI sehingga mencapai nilai keekonomiannya. Jadi, seharusnya proyek pembangunan ini bisa berjalan dan selesai tepat waktu.

"Mudah-mudahan tidak ada permasalahan lagi ke depannya seperti orang-orang yang mencari keuntungan pribadi yang menyebabkan tertundanya pembangunan pabrik olefin ini. Kalaupun ada, maka aparat penegak hukum yang akan menyelesaikan persoalan tersebut," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pasar Properti Membaik, Harga Rumah Seken Naik 3,7%

Pergerakan harga rumah seken (bekas) nasional yang diobservasi dari berbagai tren pasar di berbagai kota besar di Indonesia.

EKONOMI | 23 Januari 2022


Menteri ESDM Terbitkan Peraturan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap

Menteri ESDM Arifin Tasrif menerbitkan aturan tentang Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap.

EKONOMI | 23 Januari 2022

Presidensi G-20 Jadi BoosterPertumbuhan Ekonomi

Presidensi G-20 yang diselenggarakan di berbagai kota Indonesia mulai 26 Januari hingga November 2022 bisa menjadi booster atau memperkuat pertumbuhan ekonomi.

EKONOMI | 23 Januari 2022


Kemenhub Minta Pengusaha Truk Utamakan Aspek keselamatan

Kemenhub mengimbau seluruh pelaku usaha khususnya angkutan barang atau pengusaha truk untuk mengutamakan aspek keselamatan.

EKONOMI | 23 Januari 2022

Properti Mulai Bangkit, Synthesis Development Luncurkan Mattlig

PT Synthesis Karya Pratama (Synthesis Development) menghadirkan Mattlig, tipe rumah tapak terbaru di kawasan residensial Synthesis Huis.

EKONOMI | 22 Januari 2022

Menteri Basuki: Pembangunan IKN Bergantung Kesiapan APBN

Menurut Basuki, pembangunan tahap awal Ibu Kota Negara (IKN) semuanya dengan menggunakan APBN.

EKONOMI | 22 Januari 2022

Gapensi Optimistis Industri Jasa Konstruksi Kembali Bergairah

Mukernas Gapensi 2022 diharapkan menjadi momentum bagi pelaku usaha industri jasa konstruksi nasional untuk bangkit.

EKONOMI | 22 Januari 2022


TAG POPULER

# Gempa Sulut


# Air Tanah


# Pasien Omicron Meninggal


# OTT KPK


# Kripto



TERKINI
Lifepack Luncurkan Layanan Prioritas untuk Penderita Penyakit Kronis

Lifepack Luncurkan Layanan Prioritas untuk Penderita Penyakit Kronis

KESEHATAN | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings