Luhut Yakin Ekonomi Indonesia Akan Tumbuh 5% Kuartal IV
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Luhut Yakin Ekonomi Indonesia Akan Tumbuh 5% Kuartal IV

Rabu, 24 November 2021 | 11:31 WIB
Oleh : Eva Fitriani / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menkomarinvest) Luhut Binsar Pandjaitan optimistis ekonomi Indonesia akan mampu tumbuh 5% pada Kuartal IV-2021. Hal ini sejalan dengan pandemi Covid-19 yang terkendali dan kembali pulihnya aktivitas ekonomi di dalam negeri.

“Pemulihan ekonomi yang cepat di berbagai sektor, akan tertangkap sepenuhnya pada Kuartal IV-2021. Saya yakin ,ekonomi Indonesia akan mampu tumbuh di atas 5% pada kuartal IV nanti. Sehingga kita berharap pada tahun ini, ekonomi kita bisa tumbuh kira-kira empat koma sekian persen,” kata Luhut saat memberikan Keynote Speech pada acara Beritasatu Economic Outlook 2022 hari ketiga sesi I dengan tema Akselerasi Pembangunan Infrastruktur 2022, Rabu (24/11/2021).

Luhut menjelaskan, dalam dua tahun terakhir, kinerja perekonomian berbagai negara di dunia termasuk Indonesia bergantung dari kondisi penanganan pandemi Covid-19. Negara yang mampu mengendalikan kasus Covid-19 akan mampu tumbuh lebih cepat dibanding negara yang kasus Covid-19nya tidak terkendali.

Menurut dia, kenaikan kasus Covid-19 akibat varian delta yang terjadi sejak pertengahan Juni 2021 berdampak besar pada perekonomian Indonesia. “Namun kita bersyukur kita berhasil secara cepat berhasil menurunkan kasus Covid-19 dan mengendalikannya dengan tingkat yang rendah. Ini menyebabkan pemulihan perekonomian berjalan dengan cepat. Kita saat ini berada pada posisi PPKM level 1. Tetapi kita tidak boleh jumawa dan lengah terhadap kondisi ini. Karena apa saja bisa terjadi kalau kita tidak disiplin,” ujar dia.

Menurut Luhut, jika dibandingkan pada puncak kasus Covid-19 pada Juli lalu, di mana kasus harian bisa mencapai lebih dari 56.000 kasus per hari dan kasus aktif lebih dari 570.000, saat ini kasus harian dan kasus positif sudah turun hingga 99%. Angka reproduksi RT di bawah 1 menunjukkan terkendalinya pandemi Covid-19 ini.

Terkendalinya kasus Covid-19 dan pembukaan ekonomi yang dilakukan secara bertahap, kata dia, mampu menahan perlambatan ekonomi pada Kuartal III-2021, meski melambat dibanding kuartal II-2021 sebesar 7,1%. Tetapi realisasi kuartal III-2021 sebesar 3,5% lebih tinggi dari perkiraan awal kami sebelum PPKM diterapkan.

“Ini juga jadi penting buat kita semua, karena saat ini indeks keyakinan konsumsi Oktober 2021 berada pada posisi tertinggi di masa pandemi, yakni mencapai 113,4 dengan skala nilai optimistis lebih dari 100%. Ini angka yang tadinya tidak kami duga, ternyata bangsa ini mampu menyelesaikan masalah keterpurukan melawan pandemi Covid-19 tadi,” jelas dia.

Luhut mengungkapkan, keyakinan konsumen yang meningkat mendorong masyarakat kembali melakukan aktivitas ekonomi. Data mobilitas yang dipantau oleh Google dan NASA menunjukkan mobilitas masyarakat telah berada di atas kondisi pra pandemi yang didorong oleh aktivitas retail dan rekreasi.

Indeks belanja dari Bank Mandiri juga menunjukkan belanja masyarakat yang pulih ke tingkat sebelum pandemi, sejak September lalu.

Pemulihan yang cepat juga terjadi pada aktivitas industri manufaktur. Berdasarkan PMI, manufaktur Indonesia terlihat sektor industri ekspansi tertinggi pada bulan Oktober kemarin, dan merupakan salah satu yang terbaik di Asean.

“Dan kita perlu catat, sekarang kita sudah 125 hari kasus Covid-19 kita betul-betul terkendali. Tapi ini belum selesai, karena ada yang lebih baik dari kita yakni India, mereka sudah 169 hari. Kita semua harus disiplin untuk bisa terus mempertahankan kondisi seperti sekarang ini ke depan. Dan lebih khusus lagi saat kita menghadapi Natal dan Tahun Baru nanti, presiden sudah sampai pada hampir final keputusan kita akan memberlakukan PPKM level 3. Hanya tanggalnya berapa lama, itu baru akan diputuskan dalam beberapa hari ke depan,” terang dia.

Menurut Luhut, ekspansi ekonomi akan terus berlanjut dengan syarat kita mampu mengendalikan pandemi Covid-19 pada tingkat yang rendah, sehingga kita tidak perlu lagi menerapkan pembatasan sosial yang ketat, yang berdampak besar terhadap perekonomian.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Omicron Jadi Transisi Menuju Endemi, PHRI Optimistis Pariwisata Segera Pulih

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani meyakini kondisi pariwisata, khususnya hotel dan restoran di 2022 akan segera pulih.

EKONOMI | 19 Januari 2022

Anggarkan Rp 374 Miliar, Nippon Indosari Corpindo Buyback Saham Periode 4

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) berencana buyback saham periode 4 sebanyak 220 juta saham atau setara dengan Rp 374 miliar.

EKONOMI | 19 Januari 2022

Bursa Asia Rontok, Sony Anjlok Setelah Aksi Korporasi Microsoft

Bursa Asia-Pasifik melemah pada penutupan Rabu (19/1/2022) menyusul aksi jual semalam di Wall Street.

EKONOMI | 19 Januari 2022

Bursa Eropa Melemah, Inflasi Inggris Tertinggi Sejak 1992

Bursa Eropa dibuka lebih rendah pada hari Rabu (19/1/2022). Inflasi Inggris tertinggi dalam 30 tahun.

EKONOMI | 19 Januari 2022

OVO Tunjuk Eddie Martono sebagai COO

OVO menunjuk Eddie Martono sebagai Chief Operating Officer (COO) menggantikan Jaygan Fu Ponnudurai yang kini menjabat sebagai CEO.

EKONOMI | 19 Januari 2022

Ada Gernas BBI, UMKM Online Bertambah 9,2 Juta Unit

Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) memberi tambahan 9,2 juta UMKM yang onboarding.

EKONOMI | 19 Januari 2022

Melemah Lagi, IHSG Turun ke Bawah Kisaran 6.600

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,33% ke 6.591,98 pada akhir perdagangan hari ini, Rabu (19/1/2022).

EKONOMI | 19 Januari 2022

Rp 989 Triliun, Microsoft Akuisisi Activision Blizzard

-Raksasa teknologi Microsoft Corp, Selasa (18/1/2022), mengumumkan rencana untuk mengakuisisi Activision Blizzard Inc.

EKONOMI | 19 Januari 2022

Surplus Rp 39,45 Triliun, Aset Bersih DJS Kesehatan Masuk Kategori Sehat

Setelah berjalan selama 8 tahun, kondisi keuangan Dana Jaminan Sosial (DJS) Kesehatan kini tak lagi mengalami defisit dan mulai terus berangsur sehat.

EKONOMI | 19 Januari 2022

Gantikan Premium, Harga Pertalite Masih Dikaji Kementerian ESDM

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih mengkalkulasi besaran harga eceran bahan bakar minyak (BBM) Pertalite.

EKONOMI | 19 Januari 2022


TAG POPULER

# IKN


# Nia Ramadhani


# Omicron


# Rahmat Effendi


# Sanksi Antidoping



TERKINI
Liga 1: Persija Pecat Pelatih Angelo Alessio

Liga 1: Persija Pecat Pelatih Angelo Alessio

BOLA | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings