Senin, 7 Agustus 2023

Pencegahan HIV-AIDS di Tempat Kerja Tantangan Berat ASEAN

Penulis: Siprianus Edi Hardum | Editor: EHD
Kamis, 25 November 2021 | 09:59 WIB
Dirjen  Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan (Binwasnaker) dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kemnaker, Haiyani Rumondang saat memberikan paparan 2nd Workshop on the Development of Guideline on HIV-AIDS Counselling and Testing at Workplace di Jakarta, Rabu (24/11/2021).
Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan (Binwasnaker) dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kemnaker, Haiyani Rumondang saat memberikan paparan 2nd Workshop on the Development of Guideline on HIV-AIDS Counselling and Testing at Workplace di Jakarta, Rabu (24/11/2021). (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) bersama negara-negara anggota ASEAN mendukung kebijakan pelaksanaan pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS di tempat kerja, yang saat ini masih menjadi tantangan berat bagi pembangunan dan masalah sosial, termasuk keterkaitan dengan sektor ketenagakerjaan, sosial, dan ekonomi lainnya.

Menurut Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan (Binwasnaker) dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kemenaker, Haiyani Rumondang, untuk menjawab tantangan berat tersebut diperlukan perlindungan memadai dalam hal K3 dan berbagai upaya K3 secara komprehensif dengan mengedepankan upaya pencegahan (preventif).

"Pekerja/buruh berperan besar dalam kegiatan produksi di tempat kerja, namun juga merupakan komunitas yang juga rentan akan tertular HIV. Karenanya, workshop kedua tentang pencegahan dan menghapus HIV AIDS di tempat kerja menjadi perhatian mengingat persoalan HIV AIDS masih menjadi tantangan berat di negara-negara anggota ASEAN," kata Haiyani usai memberikan paparan 2nd Workshop on the Development of Guideline on HIV-AIDS Counselling and Testing at Workplace di Jakarta, Rabu (24/11/2021) sebagaimana dalam siaran persnya.

Advertisement

Haiyani mengatakan, sektor ketenagakerjaan memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan program pengendalian HIV-AIDS di kawasan ASEAN.

Untuk itu, melalui workshop kedua ini, diharapkan dapat melahirkan sebuah pedoman konsultasi dan pengecekan tentang HIV AIDS di tempat kerja yang dapat digunakan oleh seluruh negara anggota ASEAN.

Salah satunya melalui perluasan layanan akses konseling dan tes HIV bagi pekerja dengan pelaksanaan konseling dan testing HIV-AIDS di tempat kerja atau VCT (Voluntary Counseling and Testing at workplace), serta penyusunan buku panduan di tingkat nasional maupun regional.

"VCT ini merupakan upaya program komprehensif pencegahan dan penanggulangan HIV di tempat kerja yang sangat penting dalam mendukung kebijakan pelaksanaan pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS di tempat kerja," katanya.

Selain menerbitkan pedoman konsultasi dan pengecekan tentang HIV AIDS di tempat kerja, workshop ini juga sebagai ajang bertukar informasi dan pengalaman antarnegara anggota ASEAN.

"Termasuk perlindungan terhadap kesehatan pekerja agar dapat menjaga dan meningkatkan produktivitas khususnya di usia produktif karena banyak yang terserang HIV-AIDS di usia produktif," lanjut Haiyani.

Workshop kedua ini juga merupakan pembahasan lanjutan terhadap draf Guideline on HIV-AIDS Counselling and Testing at Workplace yang telah mendapatkan masukan dari negara anggota ASEAN pada workshop pertama pada bulan Juni 2021.

"Kami berharap dengan melaksanakan kegiatan workshop ini, para anggota ASEAN dapat saling berbagi wawasan dan pengalaman khususnya dalam penyempurnaan panduan ASEAN ini dalam rangka peningkatan kapasitas penerapan program pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS di tempat kerja, serta pelaksanaan VCT at Workplace dengan kekhususan karakteristik dari masing-masing ASEAN Member State (AMS)," ujar Haiyani.



Sumber: BeritaSatu.com

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kemenaker Berikan Pelatihan dan Magang di Destinasi Pariwisata Super Prioritas

Kemenaker Berikan Pelatihan dan Magang di Destinasi Pariwisata Super Prioritas

EKONOMI
Kemenaker Ingatkan Pengusaha Susun Struktur Upah yang Adil

Kemenaker Ingatkan Pengusaha Susun Struktur Upah yang Adil

EKONOMI
Kemenaker Minta Perusahaan Serius Cegah Kekerasan Seksual

Kemenaker Minta Perusahaan Serius Cegah Kekerasan Seksual

EKONOMI
Kemenaker Buka Peluang Kerja ke Jepang Lewat Skema P to P

Kemenaker Buka Peluang Kerja ke Jepang Lewat Skema P to P

EKONOMI
Menaker: Pencegahan Kekerasan Seksual di Tempat Kerja Perlu Komitmen Bersama

Menaker: Pencegahan Kekerasan Seksual di Tempat Kerja Perlu Komitmen Bersama

EKONOMI
RUU PPRT Diyakini Tekan Pelanggaran Pekerja Rumah Tangga

RUU PPRT Diyakini Tekan Pelanggaran Pekerja Rumah Tangga

EKONOMI

BERITA TERKINI

Soal Maju Jadi Cawapres, Khofifah Belum Dapat Lampu Hijau dari PBNU

BERSATU KAWAL PEMILU 50 menit yang lalu
1060855

PMN Dibatalkan, Waskita Kembalikan Uang Negara Rp 3 Triliun

EKONOMI 2 jam yang lalu
1060854

Pengasuh Ponpes Kauman Puji Kepemimpinan Ganjar sebagai Gubernur Jateng

NUSANTARA 2 jam yang lalu
1060840

Wisata Taman Rekreasi Pesawat, Nikmati Detik-Detik Pesawat Terbang dan Kuliner Seru

NUSANTARA 3 jam yang lalu
1060853

Hasil Newcastle United vs Villarreal: The Magpies Menang Telak 4-0

SPORT 3 jam yang lalu
1060861

Hasil Arsenal vs Man City: Dramatis, Meriam London Juara Community Shield Lewat Adu Penalti

SPORT 3 jam yang lalu
1060859

Hasil Man Utd vs Athletic Bilbao 1-1: Pellistri Selamatkan Setan Merah dari Kekalahan

SPORT 4 jam yang lalu
1060858

Pertama Kali, RSUD NTB Berhasil Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam

NUSANTARA 4 jam yang lalu
1060851

Bidan Desa di Bogor Ditemukan Tewas, Suami Tergantung

MEGAPOLITAN 4 jam yang lalu
1060852

Emak-Emak Gerebek Tampat Prostitusi di Deli Serdang

NUSANTARA 4 jam yang lalu
1060850
Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon

B-FILES


Meregang Nyawa di Pelintasan Sebidang

Opini Text

Identitas Indonesia

Identitas Indonesia

Yanto Bashri
Jokowi Apa Kehendakmu?

Jokowi Apa Kehendakmu?

Guntur Soekarno