Logo BeritaSatu

Permudah Transaksi, BI Luncurkan SIAP QRIS

Kamis, 25 November 2021 | 17:40 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / EHD

Jakarta, Beritasatu.com – Untuk mempermudah transaksi pembayaran di pasar tradisional sekaligus meningkatkan digitalisasi keuangan di masa pandemi Covid-19, Bank Indonesia (BI) meluncurkan aplikasi pembayaran non tunai Sehat, Inovasi dan Aman Pakai (SIAP) QRIS. Peluncuran tersebut dilakukan berbarengan dengan peluncuran Jakone Abang oleh Bank DKI dan PD Pasar Jaya di Pasar Santa, Jakarta Selatan, Kamis (25/11/2021).

Kepala Kantor Perwakilan BI DKI Jakarta Onny Widjanarko mengatakan SIAP QRIS merupakan program pemerintah pusat, antara Kementerian Perdagangan dengan BI. Kedua lembaga pemerintah ini ingin terus memperluas dan memfasilitasi penggunaan QRIS di seluruh pasar-pasar di Indonesia.

Advertisement

Karena itu, ia senang Bank DKI dan Pemprov DKI Jakarta mendukung peluncuran SIAP QRIS di pasar-pasar tradisional. Karena dapat memfasilitasi para pelaku UMKM, khususnya di pasar tradisional dengan menerapkan digitalisasi keuangan atau pembayaran dalam setiap transaksinya.

“Ini dilakukan dalam rangka memfasilitasi UMKM, khususnya yang ada di pasar tradisional. Jadi SIAP QRIS spiritnya disitu. Karena di era pandemi ini kita harus jaga protokol kesehatan. Jadi kalau bisa, transaksinya tidak kontak, tapi berjarak,” kata Onny Widjanarko seusai peluncuran SIAP QRIS.

Sasaran dari program SIAP QRIS ini adalah pasar tradisional, lanjut Onny. Karena, didalam pasar masih ada transaksi yang menggunakan tunai atau cash. Dengan beralihnya transaksi dengan nontunai atau cashless melalui SIAP QRIS, maka tidak hanya membantu pencegahan penularan Covid-19, tetapi juga membantu para pedagang pasar belajar Menyusun laporan keuangannya.

“SIAP QRIS akan membantu para pedagang pasar untuk belajar menyusun laporan keuangan, karena semua tercatat. Kepraktisannya tidak perlu kembalian, uangnya masuk langsung ke rekening. Istilahnya cemumuah (cepat, mudah, murah, aman dan handal),” ujar Onny Widjanarko.

Menurut Onny, QRIS harus diperluas karena memang satu-satunya cara untuk mempermudah pelaku UMKM masuk ke dunia digital dan mendapatkan akses keuangan, yaitu melalui transaksi pembayaran.

“Kalau menggunakan QRIS non cash, semua transaksi tercatat. Kalau semua transaksi tercatat akan memudahkan bagi bank atau bagi lembaga keuangan untuk memberikan kredit, karena semua datanya tercatat. Sebelumnya, UMKM kalau minta kredit di bank diminta nomor rekeningnya,” terang Onny Widjanarko.

“Sementara UMKM nggak punya rekening koran, nggak punya rekening giro, jadi kalau bapak itu menggunakan QRIS itu sama dengan memiliki rekening giro karena mutasinya, catatan penjualannya semua ke catat di dalam QRIS,” lanjut Onny Widjanarko.

Di Pasar Santa sendiri, ungkap Onny, dari 800 kios, ada sebanyak 600 kios yang aktif. Dari jumlah kios yang aktif, sudah ada 200 pedagang yang menggunakan SIAP QRIS.

“Di Pasar Santa ini, ada 600 kios aktif, dan disini sudah terpasang QRIS 200 (pedagang). Di sini hampir satu pedagang rata-rata punya dua atau tiga kios. Kalau saya bilang, disini sudah 100% (gunakan QRIS),” papar Onny Widjanarko.

Namun untuk seluruh Jakarta, Onny membeberkan hingga 23 November 2021, tercatat sudah ada 2.550.964 merchant yang menggunakan QRIS. Jumlah ini merupakan 17% dari total merchant pengguna QRIS di seluruh Indonesia, yaitu sekitar 12 juta merchant.

Adanya SIAP QRIS ini, menurut Onny, membantu Pemprov DKI mewujudkan Jakarta Smart City 4.0. Karena memberikan peluang bagi UMKM memasuki 5 akses penting dalam dunia ekonomi, yaitu akses keuangan, produksi, pasar, payment dan logistic.

“UMKM yang terkoneksi dengan ekosistem digital biasanya omzetnya meningkat antara 30-70%. Jadi semuanya yang dilakukan murni untuk memfasilitasi UMKM agar mereka bisa lebih Makmur, sejahtera dan mereka naik kelas,” tukas Onny Widjanarko.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Keketuaan ASEAN 2023 Jaga Stabilitas Episentrum Ekonomi

ASEAN dapat menjadi episentrum atau pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar dan level global.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Minyak Goreng Minyakita Sudah Mulai Menghilang di Pasaran

Sejumlah pedagang pun mulai mengeluhkan hilangnya Minyakita di pasaran, lantaran minyak goreng murah program pemerintah itu laris diburu masyarakat.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Bahaya Vape Mengincar, Mendag Kendalikan Impor Alat Pendukungnya

Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan melakukan pengendalian impor vape dan alat penunjang lainnya.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Minyakita dan Curah di Makassar Langka Sepekan Terakhir

Minyak goreng (migor) subsidi dengan merek Minyakita, mulai langka di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) sepekan terakhir.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Jobubu Jarum Minahasa Bidik Laba & Pendapatan Naik 50%

PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) optimistis pada 2023 pendapatan dan laba tumbuh hingga 50%.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Waskita Catat Kontrak Baru Rp 20 Triliun, Mayoritas dari IKN

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) membukukan nilai kontrak baru (NKB) sebesar Rp 20,23 triliun sampai akhir tahun 2022.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Sandiaga Uno Dorong UMKM Manfaatkan TikTok untuk Jualan

Menurut Sandiaga, saat ini banyak platform digital atau media sosial yang mampu mendorong produk pelaku ekraf dan UMKM naik kelas. Salah satunya TikTok

EKONOMI | 29 Januari 2023

Dituduh Manipulasi Saham, Orang Terkaya Asia Ini Kehilangan Rp 700 T

Aset orang terkaya di Asia Gautam Adani jatuh lebih dari US$ 50 miliar setelah dituduh memanipulasi saham oleh Hindenburg Research.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Simak, Tips Main Aman Investasi Kripto

Pasar kripto terpantau terus menunjukkan performa positif di sepanjang Januari 2023 ini, setelah sempat turun beberapa waktu lalu.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Minyakita Langka, Mendag Janji Perbaiki Jalur Distribusi

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan berjanji akan memperbaiki sistem distribusi sehingga Minyakita tidak mahal.

EKONOMI | 28 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Keketuaan ASEAN 2023 Jaga Stabilitas Episentrum Ekonomi

Keketuaan ASEAN 2023 Jaga Stabilitas Episentrum Ekonomi

EKONOMI | 30 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE