Kadin Serukan Seluruh Elemen Dukung Perbaikan UU Cipta Kerja
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kadin Serukan Seluruh Elemen Dukung Perbaikan UU Cipta Kerja

Sabtu, 27 November 2021 | 14:53 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus, Triyan Pangastuti, Leonard AL Cahyoputra, Novy Lumanauw / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengajak seluruh elemen bangsa bersatu membangun spirit kebersamaan yang saling menghormati untuk menyempurnakan Undang- Undang (UU) Cipta Kerja agar Indonesia memiliki daya saing tinggi dalam memenangi perang ekonomi global saat ini.

Sementara itu, DPR dan pemerintah sepakat untuk sesegera mungkin memperbaiki UU Cipta Kerja (Ciptaker) sebagaimana dikehendaki oleh Mahkamah Konstitusi dalam putusannya. Hal itu dilakukan untuk mencegah timbulnya ketidakpastian hukum, sehingga UU Ciptaker segera efektif memacu investasi dan menyerap lapangan kerja.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid menyatakan, pelaku usaha nasional mengapresiasi sistem check and balances atas uji formil Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang dilakukan di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kita harus menghormati bahwa ini adalah demokrasi. Sekarang kita harus bersatu untuk memenangi perang ekonomi. Kalau UU Cipta Kerja tidak sempurna kita harus sempurnakan. Kita harus bangga bahwa Indonesia ada check and balances,” kata Arsjad Rasjid kepada Investor Daily di Jakarta, Jumat (26/11/2021).

Arsjad mengatakan, sebagai bangsa yang demokratis, pengusaha wajib menghormati pekerja, demikian juga sebaliknya. Sebab, pengusaha dan pekerja saling membutuhkan satu sama lainnya.

“Jadi, kita harus menghargai teman- teman pekerja. Kita mengapresiasi dan menghargai putusan Mahkamah Konstitusi. Yang terpenting adalah membangun spirit kebersamaan. Mari kita bersatu menghadapi perang ekonomi. Jangan kita dipecah belah,” kata Arsjad.

Arsjad Rasjid mengatakan, dukungan pengusaha dan buruh sangat diperlukan dalam membangun spirit kebersamaan untuk membangun ekonomi nasional.

“Spirit itu harus terbangun supaya bisa menarik investasi ke Indonesia. Kalau ada dana masuk, kita tidak perlu berutang. Kita ajak investasi masuk untuk membuka lapangan pekerjaan yang sebesar-besarnya, dan akhirnya mengurangi kemiskinan,” katanya.

Dia berharap, pemberlakuan UU Cipta Kerja jangan menjadikan pengusaha sebagai musuh. Kalaupun ada perbedaan itu merupakan bentuk kekayaan yang harus disyukuri. ada yang kalah, karena UU Cipta Kerja ini untuk membangun bangsa. Kita akan kawal. Kadin akan ikut serta. Mari kawal bersama dan kita dukung pemerintah. UU Cipta Kerja sangat baik. Pengusaha butuh buruh, buruh butuh pengusaha. Kita harus garis bawahi bahwa pengusaha diajak bicara bersama untuk menyempurnakan aturan yang ada,” katanya.

Seperti diberitakan, MK dalam amar putusannya menyatakan bahwa pembentukan UU Cipta Kerja dinyatakan inkonstitusional bersyarat, dengan pertimbangan telah banyak kebijakan turunan yang dibuat dan bahkan telah berlakunya kebijakan ini. MK memberi waktu paling lama dua tahun kepada para pembentuk UU untuk memperbaiki sesuai dengan persyaratan tata cara pembentukan UU.

Meski demikian MK menegaskan bahw UU Ciptaker tetap berlaku sampai dengan dilakukan perbaikan pembentukan sesuai tenggang waktu yang diberikan. Jika tidak dilakukan perbaikan hingga batas waktu, UU Ciptaker dinyatakan inkonstitusional secara permanen. Apabila itu terjadi, maka UU atau pasal atau materi muatan yang telah dicabut oleh UU Cipta Kerja kembali berlaku.

Putusan MK juga menangguhkan segala tindakan dan kebijakan yang bersifat strategis dan berdampak luas, termasuk tidak boleh menerbitkan PP baru yang berkaitan dengan UUCiptaker selama proses perbaikan. MK menegaskan bahwa obesitas regulasi dan tumpang-tindih antar-undang-undang tidak boleh menjadi alasan untuk mengesampingkan tata cara atau pedoman baku yang berlaku untuk menyusun undang-undang.

Karena itulah, MK memerintahkan agar segera dibentuk landasan hukum yang baku untuk menjadi pedoman di dalam pembentukan undang-undang dengan metode omnibus law yang mempunyai sifat kekhususan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menyatakan, pemerintah menghormati putusan MK. Pemerintah akan segera menindaklanjuti putusan MK yang dimaksud melalui penyiapan perbaikan undang-undang dan melaksanakan dengan sebaikbaiknya putusan MK tersebut.

Ditanya ihwal putusan MK tersebut, Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Yuliot meminta semua pihak untuk menunggu penjelasan resmi dari pemerintah.

“Pada hari Senin (29/11) Presiden Joko Widodo akan menyampaikan konferensi pers. Kita tunggu penjelasan dari pemerintah,” tegasnya.

Secara terpisah, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo menilai bahwa keputusan Mahkamah Konstitusi terkait UU Ciptaker tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pelaksanaan klaster-klaster yang terkait dengan perpajakan dalam UU tersebut. Pasalnya, semua aturan pelaksana atau turunan yang dibutuhkan telah diterbitkan.

Baca lengkap di epaper Investor Daily https://subscribe.investor.id/



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Moduit Siapkan Produk Investasi Alternatif pada 2022

Moduit pada 2022 ini akan memperluas pilihan produk-produk investasi di platformnya.

EKONOMI | 27 Januari 2022

Jokowi Buka B20 Inception Meeting 2022

Jokowi membuka penyelenggaraan B20 Inception Meeting 2022 secara daring dari Istana Kepresidenan Bogor.

EKONOMI | 27 Januari 2022

B20 Dorong Pemulihan Ekonomi dan Pertumbuhan Kolaboratif

Ketua B20 Indonesia Shinta Widjaja Kamdani mengungkapkan, dalam forum Business of Twenty atau B20 Indonesia Summit 2022, ada tiga pilar yang diusung.

EKONOMI | 27 Januari 2022

Investasi Rp 1,8 Triliun, Tjufoo Siap Bantu UMKM Naik Kelas

Tjufoo resmi hadir di Indonesia untuk membantu pelaku UMKM dan brand lokal meningkatkan performa kinerjanya.

EKONOMI | 27 Januari 2022

Mulai 1 Februari, Minyak Goreng Curah Rp 11.500 Per Liter

Mendag Muhammad Lutfi menyampaikan, pemerintah akan diberlakukan penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak goreng mulai 1 Februari 2022.

EKONOMI | 27 Januari 2022

Mulai Hari Ini, Mendag Tetapkan DMO dan DPO Minyak Goreng

Kemendag menerapkan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) minyak goreng mulai hari ini.

EKONOMI | 27 Januari 2022

Nenilai Ditunjuk Jadi Penyelenggara V20 Summit 2022 di Indonesia

Nenilai dipercaya sebagai penyelenggara V20 Summit 2022 yang akan diadakan pada 20-21 Oktober 2022 di Bali.

EKONOMI | 27 Januari 2022

Kadin Usung Tiga Agenda Prioritas di Forum B20

Kadin akan mengusung tiga prioritas utama, yakni global health, transisi energi, dan transformasi digital.

EKONOMI | 27 Januari 2022

Dapat Guyuran PMN 2022 Rp 1,57 Triliun, Ini Rencana Perumnas

Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 1,57 triliun, akan dikelola dan dimanfaatkan bagi keberlangsungan bisnis Perumnas.

EKONOMI | 27 Januari 2022

Aset Kripto dan Saham Dinilai Makin Mirip, Kok Bisa?

Korelasi antara aset kripto dan saham dinilai makin mirip.

EKONOMI | 27 Januari 2022


TAG POPULER

# Edy Mulyadi


# JKN-KIS


# Presidential Threshold


# Omicron


# Wiyanto Halim



TERKINI
Kalah oleh Filipina, Indonesia Tersingkir dari Piala Asia Wanita

Kalah oleh Filipina, Indonesia Tersingkir dari Piala Asia Wanita

BOLA | 20 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings