Logo BeritaSatu

Kementerian PUPR Percepat Pengembangan Kawasan Perbatasan

Minggu, 28 November 2021 | 14:37 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) percepat pengembangan kawasan perbatasan negara di Kalimantan dengan infrastruktur. Secara bertahap dilaksanakan pembangunan jalan perbatasan Indonesia-Malaysia sepanjang 1.832 kilometer (km) yang berada di 3 provinsi yakni Kalimantan Barat (Kalbar), Kalimantan Timur (Kaltim), dan Kalimantan Utara (Kaltara).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan jalan akses dan paralel perbatasan merupakan infrastruktur yang bernilai strategis bagi NKRI dengan fungsi memperkuat pertahanan dan keamanan negara serta mendorong tumbuhnya embrio pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perbatasan.

"Saya melihat ruas jalan Nanga Era-Batas Kaltim sudah memenuhi standar jalan nasional, lebar tujuh meter. Belum seluruhnya beraspal, sebagian masih agregat dan tanah yang dipadatkan, dan masih ada yang belum tembus. Kami targetkan hingga tahun 2024 jalan sudah tembus dan sebagian besar beraspal," kata Menteri Basuki saat kunjungan kerja di Provinsi Kalbar, dalam keterangan pers, Minggu (28/11/2021).

Di Provinsi Kalbar, pembangunan jalan perbatasan sepanjang 811 km dengan status hingga akhir 2021 sudah tembus seluruhnya. Kondisi jalan berupa tanah sepanjang 277 km, agregat 172 km, dan aspal/rigid 363 km. Pekerjaan pengaspalan diprioritaskan pada area yang dekat permukiman serta terdapat fasilitas umum seperti Puskesmas, pasar, sekolah, dan kantor pemerintahan. Sementara penggunaan lapisan agregat digunakan pada area yang meningkat lalu lintas harian-nya (LHR).

Selanjutnya di Provinsi Kaltim secara keseluruhan jalan perbatasan sepanjang 406 km telah tembus dengan kondisi tanah 155 km, agregat 165 km, dan aspal 86 km. Ditargetkan pada tahun 2024, jalan perbatasan di Kaltim dapat diselesaikan dalam kondisi aspal 295 km, agregat 63 km, dan sisanya berupa tanah sepanjang 48,5 km.

Di Provinsi Kaltara secara keseluruhan jalan perbatasan sepanjang 614 km, saat ini masih tersisa sepanjang 36 km yang belum tembus, yakni berada di sekitar Metulang, Kabupaten Malinau hingga Batas Provinsi Kaltim. Sementara untuk jalan yang sudah tembus sepanjang 578 km kondisinya tanah 452 km, agregat 118 km, dan aspal 9 km.

Selain membuka keterisolasian wilayah, pembangunan jalan perbatasan di Kalimantan juga berfungsi untuk meningkatkan akses menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang juga dibangun Kementerian PUPR. Terdapat 9 PLBN yang sudah selesai maupun on-going di Kalimantan yang meliputi : 5 PLBN (Nanga Badau, Entikong, Aruk, Sei Kelik, Jagoi Babang) di Kalbar dan 4 PLBN (Sei Pancang, Labang, Long Midang, dan Long Nawang) di Kaltara.

Dengan meningkatnya konektivitas masyarakat menuju kawasan perekonomian PLBN diharapkan dapat membangkitkan jalur-jalur logistik baru yang mendukung tumbuhnya embrio pusat-pusat pertumbuhan ekonomi kawasan. Di mana barang kebutuhan pokok akan dapat diperoleh dengan lebih mudah dan murah, sehingga dapat mengurangi kesenjangan antarwilayah.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PTPP Gaet LG CNS Kembangkan Proyek Smart City di IKN

PTPP menjalin kolaborasi dengan LG CNS Company Limited (LG CNS), untuk mengembangkan proyek smart city di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Grab Bantah Klaim Yusuf Mansur Jabat Posisi Komisaris

Grab Indonesia membantah pernyataan Ustaz Yusuf Mansur yang mengatakan dirinya merupakan salah satu Dewan Komisaris Grab Holdings Limited.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Transaksi Kripto di Indonesia Menurun, Apa yang Terjadi?

Total nilai transaksi kripto pada Januari-Agustus 2022 tercatat sebesar Rp 249,3 triliun atau turun 56,35% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Kehadiran Bendungan Tapin Dongkrak Panen Petani Jadi 8 Ton

Bendungan Tapin selain berfungsi memperkuat ketahanan pangan dan mereduksi banjir, juga menjadi sumber air untuk pembangkit listrik serta obyek wisata.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Mungkinkah Oktober Jadi Bulan yang Baik untuk Pasar Kripto?

Pergerakan pasar kripto, terutama aset kripto berkapitalisasi besar seperti Bitcoin, kembali turun, membuat kalangan investor kripto sedikit muram.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Asuransi Aspan dan Pelni Kolaborasi Pengembangan Bisnis

Asuransi Aspan dan PT Pelni (Persero) menjalin kerja sama pemanfaatan jasa dan pengembangan potensi bisnis di antara kedua perusahan.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Tips Membuat Unit Apartemen Tampak Luas, Simak Langkahnya

Ukuran unit apartemen yang minimalis terkadang menjadi batu sandungan bagi mereka yang ingin membeli apartemen.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

OJK Optimistis Capai Target Inklusi Keuangan 90% di 2024

Friderica menyampaikan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memasang target inklusi keuangan sebesar 90% di akhir 2024.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Jokowi Ingatkan Dewan Direksi BPJS TK Hati-hati Kelola Dana

Presiden Jokowi mengingatkan Dewan Direksi BPJS Ketenagakerjaan untuk berhati-hati dalam mengelola dana.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

PTBA Bangun PLTS Irigasi Sawah di Lampung Tengah

PTBA memulai pembangunan PLTS berkapasitas 42 kWp yang akan menyuplai listrik untuk 2 pompa irigasi yang mengairi sawah seluas 150 hektar.

EKONOMI | 7 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi Tak Salami Kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kejagung Diminta Tak Buru-buru Umumkan Kerugian Negara Korupsi Surya Darmadi

Kejagung Diminta Tak Buru-buru Umumkan Kerugian Negara Korupsi Surya Darmadi

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings