Logo BeritaSatu

Stafsus Menteri: BUMN Jangan Hindari Media

Minggu, 28 November 2021 | 16:25 WIB
Oleh : FMB

Jakarta, Beritasatu.com- Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga meminta BUMN menjawab tuntas pertanyaan publik sehingga informasi tidak menjadi liar.

"Satu hal yang kita sepakati, transparansi informasi itu dibutuhkan oleh yang namanya Kementerian dan BUMN yang ada di bawah Kementerian BUMN," kata Arya Sinulingga dalam Webinar Corporate Communications Talk: “How Do State Owned Enterprises Handle The Media?" yang digelar oleh The Iconomics.

"Bentuk transparansi, langkah-langkah kebijakan yang dilakukan oleh Kementerian BUMN, serta hal-hal yang menjadi pertanyaan publik harus disampaikan dan dijawab secara tuntas, sehingga informasi tidak menjadi liar dan tidak menjadi isu yang tidak baik," katanya menambahkan.

Siaran pers The Iconomics di Jakarta, Minggu (28/11/2021), menjelaskan acara secara virtual itu selain menghadirkan Arya Sinulingga, juga Corporate Secretary Bank BRI & Ketua Umum Forum Humas BUMN Aestika Oryza Gunarto, Wakil Ketua Umum III Perhumas Boy Kelana Soebroto, dan Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Tri Agung Kristanto dan dimoderatori oleh Pemimpin Redaksi The Iconomics Arif Hatta.

Arya mengatakan, strategi penyampaian informasi di Kementerian BUMN tidak pernah menghindari media karena itu merupakan kesalahan besar. Semua harus punya hubungan yang erat dengan media, karena era sekarang adalah era media sosial.

"Kita harus masuk seluruh saluran yang ada, makanya kita masuk ke Twitter, Instagram, Facebook, bahkan Tiktok kita manfaatkan untuk penyaluran informasi kepada publik," katanya.

Arya mengatakan, dalam adaptasi teknologi mau tidak mau seorang corporate communication perusahaan BUMN harus beradaptasi dengan platform teknologi yang berkembang saat ini.

Langkah lain dalam menjalin hubungan dengan media adalah dengan sering mengadakan forum atau menciptakan wadah komunikasi dengan media secara intens karena kunci dari komunikasi Kementerian BUMN adalah keterbukaan informasi kepada publik, katanya.

Sementara Corsec BRI Aestika Oryza Gunarto menyampaikan bahwa strategi komunikasi yang dilakukan oleh Bank BRI dalam berkomunikasi dan menjalin hubungan dengan media adalah keharusan dalam memahami substansi dan narasi yang mesti dilakukan dalam menyampaikan pesan dan menjawab pertanyaan dari media.

Ia menyampaikan tiga kiat yang ditekankan oleh Corporate Communication Bank BRI, yakni harus selalu menjawab pertanyaan dari media dengan relevan, informatif, dan dengan narasi yang kuat.

Kedua, Corcomm Bank BRI melakukan pendekatan personal dengan awak media melalui berbagai macam acara seperti gathering, olahraga bersama, media visit, dan selalu berusaha ikut meningkatkan mutu jurnalistik di Indonesia melalui berbagai cara seperti pemberian beasiswa, pemberian penghargaan melalui ajang kompetisi jurnalistik.

Ketiga, menerapkan komunikasi yang luwes dengan para stakeholder.

Wakil Ketua III Perhumas Boy Kelana Soebroto menyampaikan era next normal menuntut seorang praktisi PR dan Corcomm untuk adaptif memanfaatkan transformasi digital.

Menurut dia, seorang PR harus adaptif mengkomunikasikan informasi kepada audiens dengan mengadopsi teknologi dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Dikatakannya, seorang praktisi PR/Corcomm harus aktif dengan teman-teman media baik itu jurnalis, editor, pimpinan redaksi, bahkan dengan institusi sehingga hubungan baik dengan media terus dibangun, sehingga informasi itu tidak ada yang mis-interpretasi.

Dari pandangan sisi praktisi media, Tri Agung Kristianto mengatakan bedanya media arus utama dengan media sosial dan new media adalah media-media arus utama bermain di ranah manusia.

Media arus utama bermain di ranah kaki (lapangan) untuk membuktikan faktanya, kemudian dari lapangan yang didapatkan diolah dengan otak. Perpaduan ini menghasilkan satu nilai yang tidak mungkin dimiliki oleh media sosial atau media percakapan bahkan mungkin oleh jurnalisme warga yaitu nilai moralitas.

Menurut dia, sebuah media arus utama terikat dengan moralitas dan karena itu dia tidak bisa sembarangan membuat berita dan mendistribusikan informasi yang dimiliki.

Wartawan tidak boleh bohong karena ada kode etik jurnalistik, ada 10 elemen jurnalisme yang mengendalikannya, ada undang-undang pers, ada begitu banyak aturan termasuk aturan internasional yang kemudian membuat seorang wartawan itu bekerja di ranah kemanusiaan, dengan kaki, otak, dan moralitasnya, katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bursa Eropa Turun, Sterling ke Level Terendah Bersejarah

Pan-European Stoxx 600 di bursa Eropa turun 0,4%, setelah sebelumnya jatuh lebih dari 0,8%.

EKONOMI | 27 September 2022

Hingga Agustus, Belanja Kompensasi dan Subsidi Rp 244,6 T

Kemenkeu mengungkapkan realisasi belanja kompensasi dan subsidi hingga akhir Agustus 2022 mencapai Rp 244,6 triliun.

EKONOMI | 27 September 2022

Harga Right Issue Garuda Indonesia Rp 50-Rp 150 Per Saham

Garuda Indonesia siap melepas sebanyak 225 miliar saham baru atau setara 871,44% dengan harga pelaksanaan antara Rp 50-Rp 150 per saham.

EKONOMI | 27 September 2022

Pemerintah Diminta Masifkan Uji Coba Kompor Listrik Induksi

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah meminta pemerintah memasifkan uji coba kompor listrik.

EKONOMI | 26 September 2022

Karabha Digdaya Komitmen Fasilitasi Kemajuan Pelaku UMKM

PT Karabha Digdaya bersama-sama stakeholders meresmikan gerai UMKM di wilayah Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

EKONOMI | 26 September 2022

Green Pramuka City Optimistis Pemerintah Mampu Atasi Pandemi

Green Pramuka City turut merasakan pandemi Covid-19 telah membentuk suatu ketidakpastian dan mendorong turunnya indeks demand properti.

EKONOMI | 26 September 2022

Multifinance Bidik Peluang Pembiayaan Kendaraan Listrik

Inpres 7/2022 terkait Percepatan Penggunaan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai, menjadi angin segar untuk industri multifinance.

EKONOMI | 26 September 2022

Anson Company dan Mayekawa Perkuat Bisnis Rantai Pendingin

Kerja sama strategis Anson Company dan Mayekawa selama 49 tahun pecahkan rekor pembelian produk dengan 29 unit kompresor rantai pendingin industri.

EKONOMI | 26 September 2022

Proshop Card, Strategi Daikin Perkuat Layanan Konsumen

Ketatnya persaingan bisnis AC di Indonesia memacu PT Daikin Airconditioning Indonesia untuk memperkenalkan Daikin Proshop Card.

EKONOMI | 26 September 2022

Konversi Kompor LPG ke Listrik Dinilai Bisa Sia-sia Jika...

Program konversi kompor LPG ke listrik dengan membagikan kompor induksi gratis tanpa melakukan penarikan tabung LPG 3 kg akan sia-sia.

EKONOMI | 26 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bursa Eropa Turun, Sterling ke Level Terendah Bersejarah

Bursa Eropa Turun, Sterling ke Level Terendah Bersejarah

EKONOMI | 12 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings