Tutupi Utang Jatuh Tempo, BUMI Matangkan Jual Anak Usaha
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tutupi Utang Jatuh Tempo, BUMI Matangkan Jual Anak Usaha

Senin, 3 Desember 2012 | 06:00 WIB
Oleh : B1

BUMI harus menghadapi sejumlah persoalan yakni di-deadline utang jatuh tempo dan menurunnya harga komoditas batubara di pasar global.

Satu lagi 'cuci-cuci gudang' keluarga Bakrie akan dilakukan perusahaannya di bidang pertambangan batubara PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Sudah menjadi rahasia umum, BUMI sudah lama menjadi mesin uang Bakrie Group. Sayangnya, saat ini BUMI tersangkut polemik dengan Nathaniel Rotschild salah satu pemegang saham di Bumi Plc, perusahaan yang tercatat di bursa London. Sebagai gambaran, Bumi Plc adalah induk usaha BUMI.

Di sisi lain, BUMI juga harus menghadapi sejumlah persoalan yakni di-deadline utang jatuh tempo dan menurunnya harga komoditas batubara di pasar global.

BUMI berniat menjual tiga anak usahanya, yaitu PT Bumi Resources Minerals (BRMS), PT Fajar Bumi Sakti (FBS), dan PT Pendopo Energi Batubara (PEB). Dana hasil penjualan tiga perusahaan itu akan digunakan untuk membayar utang

“Ada beberapa pihak yang tertarik membeli tiga perusahaan itu, tapi nama-namanya belum bisa kami sebutkan. Yang pasti, kami akan menerima penawaran terbaik,” kata Direktur BUMI, Dileep Srivastava, belum lama ini.

Dileep enggan menyebutkan target dana penjualan saham tiga perusahaan itu. Dia juga belum dapat menyebutkan jumlah saham yang bakal dilepas. “Kami bersikap fleksibel terhadap semua penawaran. Jika ada pihak yang mau membeli kepemilikan kami dengan harga yang menarik, tentunya kami akan menerimanya,” kata Dileep.

Dileep juga belum dapat memastikan tiga transaksi itu akan dieksekusi. Perusahaan batubara termal terbesar nasional itu akan membuat pengumuman ke publik begitu transaksi telah dilakukan.

BUMI saat ini memiliki 87 persen saham BRMS, 50 persen saham FBS, dan 84,5 persen saham PEB. BRMS adalah anak usaha BUMI yang menggarap pertambangan mineral. Adapun FBS dan PEB adalah perusahaan tambang batubara. Ketiga perusahaan itu merupakan aset noninti BUMI. Adapun aset inti BUMI adalah PT Arutmin Indonesia dan PT Kaltim Prima Coal (KPC).

Menurut Dileep, induk usaha peseroan, Bumi Plc, sempat menawar 75 persen saham BRMS senilai US$2 miliar pada 2011. Namun, rencana itu kandas, seiring berkecamuknya krisis utang Eropa.

Selama 2012-2017, total utang BUMI yang jatuh tempo mencapai US$3,7 miliar. Sebanyak US$17 juta jatuh tempo kuartal IV tahun ini dan US$254 juta tahun depan. Selanjutnya pada 2014, utang jatuh tempo BUMI mencapai US$1,2 miliar, 2015 sebesar US$1 miliar, 2016 sebanyak US$530 juta, dan 2017 sebesar US$700 juta.

Dileep memastikan, perseroan akan membayar seluruh utang yang jatuh tempo. Selain dari penjualan aset, sumber dana pelunasan utang berasal dari kas internal, pencairan investasi di Grup Recapital, dan pembayaran piutang PT Bukit Mutiara.

Bila empat sumber dana itu belum cukup, perseroan akan me-refinancing utang dengan bunga yang lebih murah. “Kami berupaya memompa volume penjualan agar arus kas dari operasional bertambah. Kami berharap harga batubara membaik, sehingga kinerja keuangan kami meningkat,” kata dia.

Terkait investasi di Recapital, Dileep menuturkan, nilainya mencapai US$231 juta. Sedangkan piutang ke Bukit Mutiara mencapai US$251 juta.

Perseroan, ungkap Dileep, juga membuka opsi untuk menambah modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) atau non preemptive rights issue (NPRI). Jumlah saham yang bisa dilepas maksimal 10 persen. Perseroan membuka diri terhadap kemungkinan masuknya mitra strategis.

Polemik Rotschild
Selain persoalan utang, Bakrie Group dan BUMI juga tengah dilanda prahara menyusul polemik dengan Nathaniel Rotschild salah satu pemegang saham di Bumi Plc, perusahaan yang tercatat di bursa London. Sebagai gambaran, Bumi Plc adalah induk usaha BUMI.

Proposalnya membeli kembali (buyback) seluruh aset PT Bumi Resources Tbk (BUMI) di Bumi Plc menemui jalan terjal. Pasalnya, Nathaniel siap menjegal langkah tersebut dengan menyiapkan dana US$270 juta (Rp2,7 triliun).

Kabarnya, konsorsium Rothschild menggandeng Hashim Djojohadikusumo, pengusaha asal Indonesia sekaligus adik calon presiden Pemilu 2014 Prabowo Subianto. Hasyim turut bergabung dengan mengucurkan sekitar US$50 juta.

Persoalan BUMI semakin meradang menyusul merosotnya harga batu bara hingga separuh sejak September 2012. Hal ini disinyalir akibat pasokan berlebih di pasar internasional.

Kini harga batu bara berkisar hanya US$60-70 per ton. Padahal sebelumnya, harga batu bara mencapai 130 dolar AS per ton.

Tahun ini, BUMI menargetkan volume penjualan naik 10 persen menjadi 75 juta ton. Harga jual rata-rata (average selling price/ASP) diperkirakan berkisar US$82-85 per ton.


Daftar Utang PT Bumi Resources Tbk (BUMI)

Kuartal IV-2012 US$17 juta
2013 US$254 juta
2014 US$1,23 miliar
2015 US$1,062 miliar
2016 US$530 juta
2017 US$700 juta



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Presiden Tanam Mangrove Bersama Masyarakat di Riau dan Kepri

Presiden Jokowi akan menanam mangrove di Provinsi Riau dan Provinisi Kepulauan Riau (Kepri).

EKONOMI | 28 September 2021

Bursa Asia Pasifik Turun karena Imbal Hasil Obligasi 10 Tahun Naik

Di Jepang, Nikkei 225 turun 0,32%, sementara indeks Topix melemah 0,38%.

EKONOMI | 28 September 2021

IHSG Berpeluang Melemah, Simak Saham PIlihannya

IHSG pada perdagangan hari ini akan berada di kisaran 6.050-6.150.

EKONOMI | 28 September 2021


Harga Minyak Naik 5 Hari Beruntun di Tengah Kendala Pasokan

Minyak mentah Brent naik 1,84%, atau US$ 1,44, menjadi US$ 79,53 per barel.

EKONOMI | 28 September 2021

Arkha Akan Garap Proyek Steel Fabricatoe RDMP Pertamina Rp 620 Miliar

PT Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA) akan mengambl alih pekerjaan steel fabricatoe 23.000 ton senilai Rp 620 miliar pada proyek RDMP kilang Pertamina.

EKONOMI | 28 September 2021

Dow Naik, Saham Teknologi Seret S&P dan Nasdaq ke Zona Merah

Dow Jones Industrial Average naik 71,37 poin menjadi 34.869,37 didorong saham energi dan saham bank.

EKONOMI | 28 September 2021

Bursa Eropa Bervariasi, Investor Pantau Hasil Pemilu Jerman

Pan-European Stoxx 600 ditutup sedikit melemah, setelah naik 0,7% di awal sesi.

EKONOMI | 28 September 2021

Deli Pratama Akuisisi 49,56% Saham Perdana Karya

Deli Pratama membeli 297.383.762 lembar atau 49,56% porsi saham Perdana Karya.

EKONOMI | 28 September 2021

Jaloor Bantu UMKM Ekspor Produk ke Mancanegara Tanpa Ribet

Pelaku UMKM dipastikan dapat lebih mudah melakukan kegiatan ekspor melalui program pendampingan yang disediakan oleh Jaloor.

EKONOMI | 27 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Jalur Puncak 2


# PSI


# SBY


# PKI



TERKINI
Presiden Tanam Mangrove Bersama Masyarakat di Riau dan Kepri

Presiden Tanam Mangrove Bersama Masyarakat di Riau dan Kepri

EKONOMI | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings