Logo BeritaSatu

BEI Terapkan Fitur Baru, Termasuk Hapus Kode Broker

Selasa, 7 Desember 2021 | 06:07 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terapkan beberapa fitur serta mekanisme baru pada sistem perdagangan. Hal ini, diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan. Selain itu, BEI juga menerapkan penutupan kode broker di hari yang sama.

Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi menyebutkan, penerapan fitur baru di bursa diharapkan membuat layanan transaksi perdagangan menjadi efisien dan teratur. Untuk diketahui empat fitur terbaru yang diterapkan yakni penyesuaian mekanisme pre-opening dan pre-closing, penambahan fitur market order, perpanjangan waktu perdagangan di pasar negosiasi, serta penutupan informasi kode broker. “Hal ini sejalan dengan upaya kami dalam transformasi keseluruhan proses bursa seperti pencatatan, perdagangan, dan pengawasan transaksi,” jelasnya dalam konferensi pers secara virtual, Senin (6/12/2021).

Secara terinci, penyesuaian mekanisme pre-opening dan pre-closing ini dilakukan dengan penambahan fitur informasi Indicative Equilibrium Price (IEP) serta Indicative Equilibrium Volume (IEV). Investor dapat menggunakan indikator ini untuk mengetahui perkiraan harga pembukaan dan penutupan berdasarkan harga dengan volume terbanyak yang dapat dipertemukan. "Selain itu, pada sesi pre-closing, terdapat fitur tambahan yaitu random closing dengan waktu penutupan di hari perdagangan bursa akan dilakukan secara acak," kata dia.

Kedua, bursa juga melakukan penambahan fitur market order guna memudahkan investor menyampaikan pesanan pada harga pasar. Market order merupakan tipe pesanan agar investor cukup input volume tanpa input harga. Nantinya, sistem bursa akan mempertemukan market order dengan harga terbaik di pasar. Tipe pesanan ini bermanfaat ketika pergerakan harga bergerak cepat, sehingga investor dapat memperoleh efek yang diminati. Manfaat lainya, dapat meningkatkan potensi transaksi sehingga mendorong terciptanya peningkatan likuiditas pasar.

Ketiga, BEI melakukan perpanjangan waktu perdagangan di pasar negosiasi untuk mengakomodasi kebutuhan pelaku pasar. Semisal, perusahaan efek dan nasabah kelembagaan yang membutuhkan waktu tambahan dalam melakukan transaksi di akhir hari.

Penutupan Kode Broker
Selain meluncurkan fitur baru, sistem perdagangan Jakarta Automated Trading System (JATS) BEI juga akan melakukan penutupan kode broker saham pada informasi post trade yang didistribusikan selama sesi perdagangan (realtime running trade). Dengan demikian, investor tidak lagi dapat melihat informasi kode Anggota Bursa (AB) yang melakukan transaksi saham tertentu pada saat perdagangan berlangsung (real time) atau pada saat terjadinya matched order.

Menurut Direktur Perdagangan dan Anggota Bursa, Laksono Widodo penutupan kode broker ini merupakan best practice yang telah diterapkan bursa lain mancanegara. “Tujuan penutupan kode broker dan tipe investor untuk meningkatkan tata kelola pasar yaitu membangun market governance dengan mengurangi praktik herding behaviour atau menggiring pasar ke saham-saham tertentu, mencegah front running,” ujarnya.

Kemudian, dengan adanya penutupan kode broker, dapat memacu investor melakukan riset sebelum melakukan keputusan investasi dengan menggunakan filosofi analisis fundamental dan teknikal dalam pengambilan keputusan investasi serta memahami risk and return.

Untuk diketahui, setelah penutupan kode broker hari ini, tahapan pada enam bulan berikutnya akan dilanjutkan dengan penutupan informasi domisili/tipe investor (foreign/domestic).

Namun, meski AB tidak lagi mendapatkan akses informasi kode broker secara real time selama sesi perdagangan berlangsung, bursa tetap memberikan informasi seluruh transaksi, termasuk kode broker setelah sesi perdagangan berakhir. “Data tersebut dapat dimanfaatkan oleh AB untuk mengolah informasi kode broker yang selanjutnya dapat didistribusikan ke investor,” kata dia.

Sementara itu, Co-Founder Investor Saham Pemula Frisca Devi Choirina mengatakan, penutupan kode broker ini sebenarnya tidak berdampak ke investor jangka panjang. Dampak akan terasa pada trader yang sebelumnya telah terbiasa membaca pergerakan market maker dari kode tersebut.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Gerakan Kemitraan Inklusif untuk UMKM Naik Kelas Banyak Didukung

Gerakan Kemitraan Inklusif untuk UMKM Naik Kelas yang diluncurkan Presiden Jokowi mendapat dukungan dari Kadin dan Sinar Mas Group.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Ekonom Apresiasi Keberlanjutan Program Kartu Prakerja Pemerintah pada 2023

Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan Kartu Prakerja akan dilanjutkan pada 2023.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Kolaborasi Majoo dan BRI Mudahkan Transaksi Digital UMKM

Komitmen aplikasi Majoo mewujudkan transformasi digital UMKM Indonesia diwujudkan dengan kolaborasi bersama BRI.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Fintech Teregulasi di Bahrain Fasilitasi Pembayaran Kripto dengan Binance

Adopsi kripto terus berkembang di Kerajaan Bahrain dan ini ditunjukkan dengan banyak perusahaan lokal memfasilitasi pembayaran dalam kripto seperti Bitcoin.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Holding PTPN Bangun Pengolahan Kelapa Sawit Mini di Bogor

Rektor IPB, Prof Arif Satria, memberikan apresiasi kepada PTPN Group yang telah mendukung pembangunan unit Pengolahan Kelapa Sawit (PKS) Mini.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Strategi Duta Intidaya Tingkatkan Loyalitas Pelanggan

PT Duta Intidaya Tbk (DAYA) atau yang lebih dikenal dengan Watsons Indonesia meluncurkan kembali Watsons Club membership dalam menjaga loyalitas pelanggan.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Napindo Hadirkan Pameran Solusi Kota Cerdas

Pameran dan Forum Teknologi Terpadu yang digelar Napindo menampilkan pameran Indo Water, Indo Waste, dan Indo Renergy, dan IISMEX 2022 Expo & Forum.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Jelang KTT G-20, 25 Maskapai Layani Penerbangan ke Bali

Sandiaga Uno menyatakan 25 maskapai internasional melayani penerbangan ke Denpasar, Bali, menjelang KTT G-20.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Minyak Makan Merah Raih SNI, Menkop UKM: Tak Perlu Ragu Lagi

Teten Masduki menegaskan, dengan dikeluarkannya SNI dari BSN, tidak perlu lagi ada yang meragukan minyak makan merah layak dikonsumsi atau tidak.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Kebijakan Satu Peta Dorong Pemerataan Pertumbuhan Ekonomi

Menko Airlangga menegaskan, kebijakan satu peta menjadi landasan pemerataan dan pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.

EKONOMI | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kemendagri dan ESQ Bekali Pejabat Budaya Kerja Berakhlak

Kemendagri dan ESQ Bekali Pejabat Budaya Kerja Berakhlak

NEWS | 20 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings