Logo BeritaSatu

Kasus Covid Melandai, Investor Bidik Properti Bali

Selasa, 7 Desember 2021 | 09:45 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Denpasar, Beritasatu.com - Melandainya kasus covid-19 di Indonesia selama beberapa waktu terakhir, membangkitkan optimisme pemulihan ekonomi, tak terkecuali sektor properti. Salah satu yang diprediksi menjadi incaran investor adalah properti di Pulau Bali.

Besarnya potensi yang dimiliki pasar properti Bali, mendorong Brighton Real Estate untuk menggelar ajang pameran Properti Ekspo Nasional di Bali, 10 Desember 2021 hingga 10 Januari 2022 mendatang. Ajang pameran properti ini diadakan untuk mendukung sektor pariwisata, properti, serta perekonomian Bali.

Chief Corporate Relation (CCR) Brighton Real Estate, Widjaja Santoso mengatakan pelonggaran PPKM beberapa bulan belakangan membawa optimisme bagi sektor properti. Investor kembali mencari peluang untuk mendapatkan keuntungan dari sektor properti.

"Di masa pandemi, investasi properti adalah investasi yang lebih aman dan menguntungkan dibandingkan instrumen lainnya dengan tingkat kenaikan yang seimbang dengan inflasi. Setelah Covid 19 melandai, sektor properti akan kembali jadi incaran karena nilainya akan terus meningkat dan bisa disewakan” ujar Widjaja dalam keterangannya kepada Beritasatu.com, Selasa (7/12/2021).

Widjaja menjelaskan, properti di Bali, terutama vila, adalah investasi yang menjanjikan di masa pandemi. Properti yang dibeli sebagai investasi di wilayah populer seperti Canggu atau Seminyak dapat memberikan keuntungan dengan nilai investasi jangka panjang yang sangat menarik.

"Sekarang ini adalah saat yang tepat untuk berinvestasi di sektor properti sebagai persiapan lonjakan pasar properti pascapandemi mendatang," jelasnya.

Menurut Widjaja, konsumen yang tertarik untuk mencari ragam pilihan properti di Bali dapat mengakses laman Bali My Second Home, dan langsung membuat janji dengan agen properti untuk melakukan open house di lokasi yang diinginkan.

"Saat ini, Bali My Second Home sudah bekerja sama dengan 6 pengembang properti, diantaranya Casa Oceana, Ciputra Beach Resort, Nusa Dua Bayview, Royal Aditya Residence, Damara Village, dan Hideaway Village. Selain dengan pengembang properti, kami juga bekerja sama dengan Bank Central Asia (BCA)," tambahnya.

Vice President Consumer Loan Division BCA Rudy Harsono mengatakan, partisipasi BCA di pameran ini adalah untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan kepemilikan properti dengan skema KPR dan KPA baik bagi investor maupun end-user.

Ia melihat ada tren positif di sektor properti pasca penurunan kasus covid-19, terutama dengan PPKM yang mulai dilonggarkan dan masyarakat yang sudah berani bepergian, Bali menjadi tempat yang tepat untuk melakukan refreshing sekaligus investasi properti.

"Harapannya, dengan pertumbuhan pariwisata Bali, semakin banyak turis yang berkunjung dan membutuhkan tempat tinggal. Kondisi tersebut tentunya membuat investasi properti yang telah dilakukan akan membuahkan hasil yang manis," jelasnya.

Rudy mengatakan, BCA memberikan promo bunga KPR 4,5% bagi calon nasabah yang memiliki kebutuhan pembelian aset dalam bentuk rumah, ruko, rukan, apartemen, SOHO, bahkan tanah kavling. "Suku bunga ini juga fixed-nya cukup panjang yaitu 3 tahun, sehingga sangat ramah dari nilai angsuran," tandasnya.

Country Manager rumah123, Maria Herawati Manik menambahkan, pihaknya antusias dengan diadakannya pameran Bali My Second Home. Pasalnya, Bali bukan hanya destinasi wisata favorit, namun sekalagus menjadi rumah kedua.

"Pesona alamnya yang indah dan menakjubkan, serta tradisi dan budayanya yang kental, membuat kita selalu rindu untuk kembali berkunjung ke Bali," ujarnya.

Menurut Maria, angka kunjungan wisatawan terus mengalami peningkatan seiring dengan penurunan kasus pandemi. Hal ini juga berpengaruh dengan adanya peningkatan iklim bisnis properti, yang membuat harga properti di Bali terus mengalami peningkatan, hampir lebih dari 25% setiap tahunnya.

“Sungguh hal yang istimewa jika dapat memiliki properti di Bali, baik untuk menetap, dinikmati sendiri saat liburan, atau disewakan sebagai produk investasi," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Abaikan Inflasi, Massindo Group Ekspansi Bisnis ke Palembang

Massindo Group meresmikan pabrik ke-20 dan pusat distribusi di Palembang, Sumatera Selatan.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Dongkrak Pendapatan, Wahana Pronatural Rambah Bisnis Minuman

PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) berencana merambah bisnis minuman untuk mendongkrak pendapatan perseroan.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Kebijakan Satu Peta Dinilai Percepat Pemulihan Ekonomi

Ekonom Indef, Agus Herta Sumarto mengatakan kebijakan satu peta dapat mendorong pemulihan ekonomi lebih cepat.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Bakti Pastikan Peluncuran Satelit Satria 1 Sesuai Rencana

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kemenkominfo optimistis rencana pengoperasian Satelit Satria 1 tetap berjalan sesuai rencana.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Suntik Mati TV Analog Jabodetabek Diundur Jadi 2 November

Kemenkominfo memutuskan menunda penghentian siaran tv analog di wilayah Jabodetabek menjadi 2 November 2022.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

FIF Group dan RSU Hermina Dirikan Rumah Singgah

FIF Group dengan RSU Hermina Depok menyediakan rumah singgah dan membuka kesempatan bagi pasien kurang mampu yang membutuhkan penanganan medis.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Iklan Digital Menjadi Pengubah Ekosistem Industri Startup

Adtech merupakan perangkat lunak yang digunakan oleh brand atau agency untuk menyusun strategi, mengatur, dan mengelola aktivitas iklan digital.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Luhut Gandeng GFF Bahas Rencana Aksi Bersama Transisi Energi

Global Future Fellows (GFF) yang dihadiri GFFellows di Bali telah merancang draf Rencana Aksi Bersama (action roadmap) soal transisi energi.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Kontribusi PNBP Signifikan, PTBA Raih Penghargaan Subroto

PT Bukit Asam (PTBA) berhasil meraih Penghargaan Subroto 2022 Bidang PNBP Mineral dan Batubara.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Jababeka Pinjam US$ 100 Juta ke Mandiri untuk Bayar Utang

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) menandatangani kredit sebesar US$ 100 juta dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

EKONOMI | 5 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tragedi Kanjuruhan, Polri Periksa 31 Anggota

Tragedi Kanjuruhan, Polri Periksa 31 Anggota

NEWS | 22 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings