ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Nataru, Orang Dewasa Bepergian Jauh Harus Vaksin Lengkap

Penulis: Thresa Sandra Desfika | Editor: WBP
Selasa, 7 Desember 2021 | 11:19 WIB
Stasiun kereta api Gambir
Stasiun kereta api Gambir (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah menetapkan orang dewasa yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap atau tidak bisa divaksin karena alasan medis tidak diizinkan bepergian jarak jauh selama masa Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

"Selama nataru, syarat perjalanan jarak jauh dalam negeri adalah wajib vaksinasi lengkap dan hasil antigen negatif maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan. Untuk orang dewasa yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap atau tidak bisa divaksin karena alasan medis, tidak diizinkan untuk bepergian jarak jauh," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan pers, Selasa (7/12/2021).

Dia melanjutkan, anak-anak dapat melakukan perjalanan, tetapi dengan syarat PCR berlaku 3x24 jam untuk perjalanan udara atau antigen 1x24 jam untuk perjalanan darat atau laut.

ADVERTISEMENT

Luhut menekankan bahwa semua pihak perlu meningkatkan kewaspadaan terutama mengingat munculnya varian baru Omicron yang sudah dikonfirmasi di beberapa negara.

Penyebaran varian Omicron di berbagai negara terindikasi lebih cepat dan meningkatkan kemungkinan reinfeksi. Namun temuan awal dari Afrika Selatan menunjukkan tingkat keparahan dan tingkat kematian akibat varian Omicron relatif terkendali, meski masih butuh waktu dan tambahan data untuk mendapatkan informasi valid.

“Syarat perjalanan akan tetap diperketat, terutama di perbatasan untuk penumpang dari luar negeri. Namun kebijakan PPKM (pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat) di masa nataru akan dibuat lebih seimbang dengan disertai aktivitas testing dan tracing yang tetap digencarkan,” terang Menko Luhut.



Sumber: Investor Daily

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pentingnya Sistem Transportasi dan Logistik Dalam Menunjang Bisnis

Pentingnya Sistem Transportasi dan Logistik Dalam Menunjang Bisnis

EKONOMI
Pemerintah Perlu Tingkatkan Pengawasan dan Sinergi Moda Transportasi untuk Masyarakat

Pemerintah Perlu Tingkatkan Pengawasan dan Sinergi Moda Transportasi untuk Masyarakat

MEGAPOLITAN
Sesi Siang, IHSG Bertambah 5 Poin pada Perdagangan Selasa 3 Oktober 2023

Sesi Siang, IHSG Bertambah 5 Poin pada Perdagangan Selasa 3 Oktober 2023

EKONOMI
Bank Dunia Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Asia Pasifik Gara-gara Tiongkok

Bank Dunia Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Asia Pasifik Gara-gara Tiongkok

EKONOMI
Kembangkan Nikel, Entitas Harum Energy Beri Pinjaman Rp 7,8 T ke Blue Sparking

Kembangkan Nikel, Entitas Harum Energy Beri Pinjaman Rp 7,8 T ke Blue Sparking

EKONOMI
Indonesia dan Bank Dunia Kembangkan Obligasi Terumbu Karang

Indonesia dan Bank Dunia Kembangkan Obligasi Terumbu Karang

EKONOMI

BERITA TERKINI

Daftar Ponsel yang Tak Bisa Akses WhatsApp Mulai Oktober 2023

OTOTEKNO 2 menit yang lalu
1069970

Atlet Senam Rifda Lolos Kualifikasi Olimpiade Paris

SPORT 3 menit yang lalu
1069969

MK Segera Putuskan Uji Materi Batas Usia Capres-Cawapres

BERSATU KAWAL PEMILU 10 menit yang lalu
1069967

Tiktok Shop Resmi Dilarang di Indonesia, Ini Fakta Terbaru

OTOTEKNO 12 menit yang lalu
1069968

Polisi Pastikan Anak Pamen TNI AU Tewas Akibat Luka Tusuk di Bagian Dada

MEGAPOLITAN 21 menit yang lalu
1069966

Tips dan Trik Merawat Batik Agar Tidak Mudah Luntur

NUSANTARA 30 menit yang lalu
1069965

Bareskrim Polri Ambil Alih Kasus Temuan 12 Senpi di Rumah Dinas Mentan SYL

NASIONAL 32 menit yang lalu
1069964

Politikus Demokrat Sebut Belum Ada Arahan Khusus Seusai SBY Bertemu Jokowi

NASIONAL 42 menit yang lalu
1069963

Qazwa Bersama eFishery Targetkan Pembiayaan Senilai Rp 100 Miliar

EKONOMI 47 menit yang lalu
1069962

Mahfud MD Akui Bertemu Megawati, Bahas Cawapres Ganjar?

BERSATU KAWAL PEMILU 49 menit yang lalu
1069961
Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT