Logo BeritaSatu

Mobil Listrik, Hyundai Investasi Rp 7,62 Triliun di India

Kamis, 9 Desember 2021 | 13:12 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Seoul, Beritasatu.com- Hyundai menginvestasikan US$ 530 juta (Rp 7,62 triliun) untuk membawa kendaraan listrik ke India. Seperti dilaporkan Reuters, Rabu (8/12/2021), produsen mobil terbesar kedua di India itu akan meluncurkan enam model listrik premium dan terjangkau, termasuk SUV dan sedan.

Rencana enam kendaraan listrik di India pada tahun 2028 menjadi dorongan untuk berkendara yang bersih di India yang merupakan tempat bagi beberapa kota paling tercemar di dunia.

“Hyundai, produsen mobil terbesar kedua di India, akan meluncurkan model listrik yang terjangkau dan premium, termasuk kendaraan sport (SUV) dan sedan, dimulai dengan kendaraan listrik (EV) pertamanya pada tahun 2022,” kata Tarun Garg, direktur penjualan dan pemasaran untuk Hyundai Motor India, pada Rabu (8/12).

“Investasi akan dikucurkan ke dalam penelitian dan pengembangan untuk meluncurkan enam kendaraan,” kata cabang Hyundai India.

Peraturan emisi yang lebih ketat oleh pemerintah mendorong pembuat mobil secara global untuk berinvestasi dalam EV, yang penjualannya diperkirakan akan meningkat menjadi sekitar seperempat dari total penjualan kendaraan global pada tahun 2030 dari sekitar 2 persen saat ini.

Rencana Hyundai juga datang ketika pembuat mobil listrik terbesar di dunia Tesla Inc sedang bersiap untuk meluncurkan mobilnya di India. Tesla telah melobi pemerintah untuk menurunkan bea masuk pada EV.

Hyundai bergabung dengan rival Tata Motors dan Mahindra & Mahindra dalam memberikan bobotnya di belakang EV pada saat India mendorong pembuat mobil untuk menggunakan listrik, karena terlihat mengurangi polusi dan impor bahan bakar. Namun, pembuat mobil top negara itu, Maruti Suzuki, bertaruh pada bahan bakar alternatif dan teknologi hibrida, dan berharap untuk meluncurkan EV mulai tahun 2025.

“EV Hyundai akan dibangun di atas platform modular global listrik khusus (E-GMP), yang rencananya akan dibawa ke India, atau pada platform yang dimodifikasi di mana saat ini membangun mobil bensinnya,” kata Garg.

Menurut Garg, mobil yang dibangun di atas platform listrik khusus akan memiliki jangkauan hingga 800 kilometer, sedangkan yang lain akan dapat berjalan sejauh 350 hingga 400 kilometer dengan sekali pengisian daya.

Perusahaan pada tahun 2019 meluncurkan Kona EV-nya di India tetapi penjualannya rendah karena harganya tinggi dan infrastruktur pengisian daya diabaikan pada saat itu.

Garg mengatakan Kona mengajarkan perusahaan untuk perlu membuat EV-nya terjangkau, sambil juga menyediakan solusi pengisian daya yang berbeda.

Hyundai sedang dalam pembicaraan dengan pemasok untuk sumber lokal dan memproduksi komponen untuk EV-nya, yang akan membantu membuat mobil lebih terjangkau.

“Selain menyediakan pengisi daya rumah, Hyundai juga ingin membentuk ikatan strategis untuk menyediakan fasilitas pengisian daya publik,” kata Garg.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

IHSG Rawan Profit Taking, Cermati MEDC, PNLF, ICBP, dan EMTK

Level resistance IHSG berada di 7.094,7.135, 7.178, 7.256 dengan support 7.054, 7.010, 6.968, 6.925.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Ditjen Hubdat Sosialisasi SPM Angkutan Sungai dan Danau

Sosialisasi dilakukan untuk mengoptimalkan angkutan sungai dan danau serta pelabuhan penyeberangan, dalam menghubungkan wilayah di Indonesia.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Indonesia-Jepang Perkuat Ekosistem Startup Indonesia

Japan Indonesia Innovation Meetup 2022 akan mempertemukan perusahaan rintisan Jepang dan Indonesia guna memperkuat ekosistem startup.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Data Pekerjaan AS Jadi Fokus Investor, Harga Emas Melemah

Harga emas di pasar spot turun 0,1% menjadi US$ 1.714,29 per ons. Sedangkan harga emas berjangka AS datar (flat) di US$ 1.720,8.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Harga Minyak Naik karena Pemotongan Produksi OPEC+

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 69 sen, atau 0,8% menjadi US$ 88,45 barel, setelah ditutup naik 1,4% pada Rabu.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Jayamas Medica Lepas 15% Saham ke Publik, Cek Jadwalnya

PT Jayamas Medica Industri Tbk (OneMed), pemimpin pasar alat kesehatan Indonesia akan melaksanakan penawaran umum saham perdana (IPO).

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Dow Jones Hilang 350 Poin, Investor Tunggu Data Pekerjaan

Dow Jones Industrial Average turun 346,93 poin, atau 1,15%, menjadi 29.926,94 dan S&P 500 kehilangan 1,02% menjadi 3.744,52.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Bursa Eropa Melemah karena Gagal Manfaatkan Momentum Positif

Pan-European Stoxx 600 di bursa Eropa turun 0,5% Kamis setelah sebelumnya sempat naik lebih 0,8%.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Selain Anies, Wagub DKI Kunjungi Korban Tembok Roboh MTsN 19

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengunjungi rumah duka korban runtuhnya tembok pembatas di sekitar Gedung MTsN 19 Jakarta Kamis malam.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Hey Coco Ajak Pelanggan Jadi Mitra

Hey Coco, produsen air minum dengan bahan dasar air kelapa dari Thailand, mengajak pelanggan menjadi mitra bisnis.

EKONOMI | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi tak salami kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ribut Warisan, Anak dan Bapak Bunuh Lima Anggota Keluarga

Ribut Warisan, Anak dan Bapak Bunuh Lima Anggota Keluarga

NEWS | 15 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings