Logo BeritaSatu

Ini Upaya Kemenperin Wujudkan Ekosistem Industri Halal

Rabu, 15 Desember 2021 | 21:33 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah menargetkan Indonesia bisa menjadi pusat industri halal dunia pada tahun 2024. Visi besar ini didukung dengan jumlah penduduk muslim di Tanah Air sebanyak 231 juta orang atau mencapai 85% populasi negara.

Selain pasar yang besar, terdapat potensi dari aktivitas ekonomi melalui industri makanan dan minuman, fesyen, kosmetik, farmasi, pariwisata, media, serta jasa keuangan, yang valuasinya diproyeksi mencapai Rp 4.375 triliun.

Guna mewujudkan sasaran tersebut, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mengakselerasi pembentukan ekosistem halal. Balai Besar Kimia dan Kemasan (BBKK) selaku unit kerja di bawah Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI), beberapa waktu lalu menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Pembinaan dan Persiapan Industri Dalam Mendukung Ekosistem Halal Nasional”.

“Salah satu topik yang dibahas dalam FGD adalah pembentukan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Besar dan Baristand milik Kemenperin yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia,” kata Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Doddy Rahadi di Jakarta, Rabu (15/12/2021).

Dodi menjelaskan, kehadiran UPT pelayanan standardisasi dan jasa industri di bidang jaminan produk halal merupakan salah satu komitmen Kemenperin dalam mewujudkan amanah perundang-undangan untuk memperkuat ekonomi nasional melalui pemberdayaan yang berfokus pada fasilitasi pembinaan serta pengawasan industri halal.

“Fasilitas sertifikasi halal menjadi sangat penting bagi pelaku industri kita dalam meningkatkan daya saingnya, khususnya dalam pengembangan produk halal dalam ekosistem halal nasional,” ujarnya.

Menurut Doddy, BBKK memiliki peran strategis dalam menumbuhan ekosistem halal nasional. Sebab, kemasan merupakah salah satu faktor yang perlu diperhatikan bagi industri halal. Kemasan dalam sebuah produk memiliki peranan yang penting, karena bukan hanya berfungsi untuk membungkus, tetapi kemasan juga harus melindungi isi produk tersebut agar tetap terjaga kualitas dan mutunya.

“Seluruh sektor yang wajib halal membutuhkan kemasan halal sebagai salah satu prosedur wajib dalam Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH). Selain itu, industri kimia merupakan bagian dari sektor dasar dalam ekosistem halal nasional,” paparnya.

Oleh karena itu, Kemenperin telah menunjuk BBKK sebagai salah satu LPH, dengan lingkup kegiatan meliputi verifikasi/validasi, inspeksi produk dan/atau Proses Produk Halal (PPH), inspeksi rumah potong hewan/unggas atau unti potong hewan/unggas, dan inspeksi, serta audit dan pengujian jika diperlukan terhadap kehalalan produk.

BBKK telah mengajukan ruang lingkup LPH untuk Produk Kimia, Kemasan Plastik, Makanan dan Minuman. Untuk pengembangan ruang lingkup akan ditambahkan farmasi (Simplisia, Obat Herbal Terstandar (OHT), dan Fitofarmaka) serta kosmetik dan bahan kimia yang lainnya.

“Kemenperin juga telah memfasilitasi industri kecil dan menengah dalam pengembangan produk halal, memfasilitasi program pendampingan proses sertifikasi produk dan personel serta infrastruktur halal, bahkan juga memfasilitasi penyediaan lembaga pemeriksa halal oleh UPT yang berada di bawah BSKJI. Diharapkan program-program ini mampu mewujudkan ekosistem halal dan memperkuat daya saing industri nasional,” pungkas Doddy.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ganjar Dorong Negara Uni Eropa Investasi di Jateng

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendorong negara Uni Eropa untuk berinvestasi di Jateng, khususnya di bidang high technology.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Menko Airlangga Pastikan Kartu Prakerja Berlanjut di 2023

Airlangga menegaskan, pemerintah akan menambah anggaran kartu prakerja sebesar Rp 5 triliun dengan target peserta 1,5 juta orang.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Telkom Pastikan Kesiapan Infrastruktur Telekomunikasi KTT G-20

PT Telkom Indonesia memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi untuk menyukseskan penyelenggaraan KTT G-20 di Nusa Dua, Bali, 15-16 November 2022.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Rangkul Startup, Mandiri Capital Luncurkan Program Xponent

PT Mandiri Capital Indonesia (MCI) meluncurkan program Xponent sebagai bentuk dukungan terhadap ekosistem digital di tanah air.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

BLT Jadi Katalis Positif Tingkat Kepuasan untuk Jokowi

BLT ke masyarakat kecil di tengah kenaikan harga BBM memberikan memberikan katalis positif terhadap peningkatan kepuasan bagi Jokowi.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Askrindo Pangkas Portofolio Produk Asuransi Kredit

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) mulai menghentikan pemasaran produk asuransi kredit konsumtif sejak 2021.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Centratama Borong 397 Menara PTAC Senilai Rp 1,17 Triliun

PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) mengakuisisi 397 menara telekomunikasi PT Anugerah Communication (PTAC) senilai Rp 1,17 triliun.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Pasar Kripto Perlahan Mulai Bangkit Menuju Zona Hijau

Pergerakan pasar kripto mengikuti performa apik di indeks saham AS, yang mulai bangkit kembali melaju ke zona hijau.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Sektor Teknologi Penopang Kenaikan IHSG ke7.065 di Sesi I

Volume perdagangan IHSG hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 150,4 miliar saham senilai Rp 7,6 triliun.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Tingkatkan Produksi, Dewi Shri Bangun Peternakan Baru

PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI) sedang mempersiapkan pembangunan peternakan kedua di Kabupaten Cianjur.

EKONOMI | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Polda: Lesti Kejora Terbaring Lemah dengan Leher Digips

Polda: Lesti Kejora Terbaring Lemah dengan Leher Digips

NEWS | 9 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings