Logo BeritaSatu

KSEI: Jelang Tutup Tahun, Jumlah Investor Pasar Modal Capai 7,3 Juta

Kamis, 23 Desember 2021 | 18:48 WIB
Oleh : Nabil Syarifudin Alfaruq / FMB

Jakarta, Beritasatu.com — PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 7,3 juta SID hingga 17 Desember 2021, meningkat 89,58% dibandingkan perolehan tahun 2020 sejumlah 3,88 juta.

Direktur Utama KSEI Uriep Budhi Prasetyo mengatakan, jumlah tersebut terdiri dari investor saham, surat utang, reksa dana, surat berharga negara (SBN) dan jenis efek lainnya dengan komposisi 3,4 juta SID yang memiliki aset saham, 6,7 juta SID aset reksa dana dan 607.000 SID aset SBN.

Berdasarkan data KSEI, investor pasar modal didominasi oleh 62,55% laki-laki, 59,84% usia di bawah 30 tahun, 32,88% pegawai swasta, 58,33% lulusan sarjana, 36,25% berpenghasilan 10-100 juta/bulan dan 69,84% berdomisili di pulau Jawa.

Dia juga mengatakan, 73,61% SID melakukan pembukaan rekening melalui selling agent financial technology (fintech). Sehingga, platform digital memang menjadi sarana yang banyak dimanfaatkan oleh investor untuk berinvestasi pasar modal.

Adapun sebaran investor di Indonesia, pada Desember 2020 71,82% dari jumlah investor di Indonesia itu terkonsentrasi di Pulau Jawa. Kemudian, jumlah investor pada 17 Desember 2021 mencapai 69,84%. Persentasenya mengecil di Pulau Jawa, namun investor sudah mulai menyebar ke berbagai pulau.

“Artinya penyebaran investor di Indonesia sudah mulai merata. Tidak hanya di pulau Jawa saja, tapi sudah mencapai ke kepulauan Sumatera, Kalimantan, Bali, NTT, Maluku dan Papua,” ujar Uriep di Jakarta, Kamis (23/12/2021).

Di sisi lain, Direktur KSEI Supranoto Prajogo menyampaikan, saat ini KSEI telah menyusun 30 program kerja, di mana 9 diantaranya merupakan program strategis, salah satunya adalah rencana pengembangan alternatif penyimpanan Dana Nasabah pada Sub Rekening Efek (SRE) untuk instrumen efek bersifat ekuitas dan efek bersifat utang dan Investor Fund Unit Account (IFUA) untuk instrumen reksa dana.

Program ini bertujuan untuk memberikan alternatif tempat penyimpanan dana dalam rangka penyelesaian transaksi di pasar modal. Guna mengantisipasi peningkatan jumlah investor di pasar modal, KSEI akan melakukan penambahan jumlah karakter kode klien dari 4 karakter menjadi 6 karakter.

Adapun sejak 16 Desember 2021, KSEI telah memperoleh ijin prinaip dari Bank Indonesia sebagai peserta BI-FAST melalui surat Bank Indonesia No. 23/225/DPSP/Srt/B. Dengan menggunakan BI Fast, maka biaya transfer antar bank maksimal hanya Rp 2.500.

Sementara itu, KSEI juga melakukan pengembangan teknologi digital lainnya berkaitan dengan pengembangan eASY.KSEI. Dalam waktu dekat, KSEI akan melanjutkan pengembangan eASY.KSEI agar dapat digunakan untuk penyelenggaraan e-RUPEBUS (rapat umum pemegang efek bersifat utang) dan e-RUPUP (rapat umum pemegang unit penyertaan) secara daring. eASY.KSEI juga akan dilengkapi dengan dukungan terkait multi-voting shares atau saham dengan hak multiple.

Sebagai informasi, KSEI terus berupaya untuk mendukung pegembangan pasar modal Indonesia, khususnya di tengah era digital yang saat ini mendominasi. Meskipun kondisi pandemi masih berlangsung dan terdapat pembatasan mobilitas, niscaya KSEI menyiapkan berbagai infrastruktur untuk memastikan aktivitas transaksi pasar modal dapat berlangsung secara berkesinambungan.

Saat ini, 81,36% investor pasar modal Indonesia merupakan generasi milenial dan gen z. Dengan demikian, pengembangan dari sisi teknologi digital dan pembangunan infrastruktur pasar modal yang memungkinkan kegiatan online harus dapat diwujudkan KSEI.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dubes Heri Fasilitasi Penandatanganan MoU PT MRT Jakarta dan Perusahaan Jepang

Duta Besar untuk Jepang, Heri Akhmadi memfasilitasi penandatanganan empat MoU antara PT MRT Jakarta dengan perusahaan Jepang.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Perkuat Kolaborasi Startup dan Ekosistem, Telkomsel Hadir di NEX-BE Fest 2022

Tahun ini sebanyak 38 BUMN yang turut berpartisipasi di dalam agenda NEX-BE Fest 2022 di Bali bertemu dengan sekitar 41 startup dari berbagai sektor yang merupakan bagian dari ekosistem.  

EKONOMI | 1 Desember 2022

Bank INA Siap Right Issue Jumbo Rp 1,2 T untuk Perkuat Modal

PT Bank INA Perdana Tbk (BINA) bersiap kembali menggelar rights issue dengan mengincar dana Rp 1,2 triliun dalam rangka memperkuat struktur permodalan. 

EKONOMI | 1 Desember 2022

Menkeu Warning Kualitas Belanja Pusat dan Daerah Diperbaiki

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani meminta kualitas belanja pusat dan daerah harus terus diperbaiki pada 2023.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Industri Asuransi Makin Baik, LPS Bisa Jamin Polis Lebih Cepat

LPS siap menjalankan program penjaminan polis dalam kurun 2 tahun sejak Undang-Undang ditetapkan, bukan 5 tahun seperti yang tengah dicanangkan.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Usai Lock Up Dibuka, GOTO Diproyeksi Terbang Saat Window Dressing

Harga saham emiten teknologi, PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) pada hari pertama pembukaan masa penguncian saham (lock up) tergerus 6,62%.

EKONOMI | 1 Desember 2022

IHSG Hilang 60 Poin, GOTO, AMAR dan BABP Paling Boncos

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (1/12/2022), ditutup anjlok sebanyak 60,51 poin (0,85%) menjadi 7.020,80.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Perkasa! Rupiah Menguat 169 Poin Jadi Rp 15.562 Per Dolar AS

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini Kamis (1/12/2022) ditutup menguat dibandingkan posisi kemarin.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Inflasi Bulanan November Capai 0,09%, Ini Pemicunya

BPS menyatakan inflasi secara bulanan atau month to month (m-to-m) pada November 2022 sebesar 0,09% atau naik setelah sebelumnya terjadi deflasi 0,11%.

EKONOMI | 1 Desember 2022

KDTN Gandeng Swiss-Belhotel Kembangkan Hotel di Rest Area

Pengalaman Swiss-Bellhotel International sebagai operator hotel menjadikan KDTN bermitra dengan perusahaan global tersebut.

EKONOMI | 1 Desember 2022


TAG POPULER

# Sidang Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


# Pertumbuhan Ekonomi 2023


# One Championship


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Juara Dunia Tinju Minta Maaf karena Ancam Lionel Messi

Juara Dunia Tinju Minta Maaf karena Ancam Lionel Messi

SEMESTA BOLA 2022 | 5 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE