Logo BeritaSatu

Potensi Investor Ritel Tinggi, UOB Asset Perkuat Distribusi Digital

Kamis, 30 Desember 2021 | 08:31 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- PT UOB Asset Management Indonesia (UOB AMI) melihat potensi pertumbuhan yang kuat untuk pasar reksa dana, terutama segmen ritel pada tahun 2022. Untuk itu, UOB AMI mengembangkan saluran distribusi digital dengan bermitra perantara keuangan dan meluncurkan solusi reksa dana inovatif.

“Penduduk muda Indonesia hampir 60% dari investor reksa dana di Indonesia, dengan total aset sekitar Rp 44 triliun. Investor muda yang ingin membangun tingkat investasi juga lebih paham teknologi dan investasi. Untuk memenuhi kebutuhan investasi mereka, kami berinvestasi dalam produk dan kemampuan digital,” ungkap Director Product and Sales UOBAMI Alvin Jufitrick kepada Investor Daily, Rabu (29/12/2021).

Alvin menyampaikan, digitalisasi adalah salah satu pilar strategis UOB AMI. Perseroan saat ini memiliki enam mitra digital dan secara aktif mengadakan webinar dengan investor. “Kolaborasi semacam itu telah memungkinkan UOB menumbuhkan basis investor kami sebesar 285% tahun ini pada November 2021,” sebut dia.

Secara keseluruhan, UOB AMI optimistis dengan pasar Indonesia pada 2022. Indonesia bisa lebih tangguh dengan kondisi makroekonomi membaik, dibandingkan taper tantrum dan kenaikan suku bunga di AS pada tahun 2013 lalu. Selain itu, harga komoditas yang relatif tinggi menguntungkan pertumbuhan domestik, karena pertanian dan pertambangan merupakan kontributor utama produk dometsik bruto (PDB) Indonesia.

“Prospek ekonomi makro Indonesia yang membaik pada gilirannya akan berkontribusi pada kepercayaan yang lebih besar terhadap aset ekuitas. Kami percaya bahwa ekuitas saat ini masih dalam valuasi wajar dan pendapatan lebih positif pada kuartal IV 2021. Sentimen positif ini akan berlanjut hingga tahun 2022,” kata Alvin.

Secara khusus, energi terbarukan muncul sebagai tema investasi utama karena pemerintah mendorong strategi energi yang cerdas dan berkelanjutan di seluruh kawasan. Indonesia juga berencana menawarkan insentif energi terbarukan, mengenakan pajak karbon dan mengembangkan sistem perdagangan karbon untuk mengurangi emisi sebesar 26,8% menjadi 27,1% dari baseline tahun 2010.

Lebih lanjut, Alvin menjelaskan, di pasar yang dipenuhi banyak produk reksa dana di pasar uang, pendapatan tetap dan ekuitas, UOB AMI menilai penting menawarkan produk unik yang dapat memenuhi kebutuhan investor dan menambah nilai lebih. UOB AMI memiliki dua produk unggulan reksa dana pendapatan tetap, yaitu UOBAM Inovasi Obligasi Nasional (UNION) dan UOBAM Dana Membangun Negeri (UDARI).



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tidak Hanya MBR, Kelas Menengah Butuh Stimulus Perumahan

Kebijakan dan stimulus perumahan terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dinilai perlu diperluas untuk kelas menengah.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Danone Indonesia Fokus Keberlanjutan Lingkungan dan Sosial

Danone Indonesia fokus mengedepankan aspek keberlanjutan lingkungan dan sosial dalams setiap tahap bisnisnya.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Sandiaga Uno Minta ASEAN Tourism Forum 2023 Dimatangkan

Sandiaga Uno terkesima dengan inovasi layanan akomodasi kekinian di pinggiran Yogyakarta menjelang perhelatan ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Arab Saudi Sediakan Ratusan Ribu Peluang Kerja bagi Warga Indonesia

Afriansyah Noor, mengatakan, Arab Saudi membuka kesempatan bagi 200.000 pekerja dari Indonesia untuk bekerja di negeri itu.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

KSP: Masih Banyak yang Salah Memahami Garis Kemiskinan Bank Dunia

Bank Dunia menaikkan garis kemiskinan ekstrem dari US$1,9 menjadi US$2,15 per kapita per hari.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

BI dan Kemendag Gencarkan Penerapan SIAP QRIS di Mal

Dukung pemulihan ekonomi, Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong penerapan SIAP QRIS di berbagai mal dan pusat perbelanjaan.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Minim Ahli Keamanan Siber, Indonesia Sasaran Empuk Hacker

Kekurangan tenaga ahli dan wawasan masyarakat yang rendah mengenai keamanan siber, membuat Indonesia jadi sasaran empuk para hacker.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

KSP: Pelaku Pariwisata Harus Beradaptasi dengan Perubahan Akibat Pandemi

Tenaga Ahli Utama KSP Helson Siagian menekankan pentingnya pelaku pariwisata beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi selama pandemi Covid-19.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Perkuat Layanan Logistik, Mologiz Gandeng Lion Parcel

Penyedia layanan logistik, Mologiz, menggandeng Lion Parcel dalam bentuk kerja sama layanan pengiriman barang secara langsung.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Samanea Group Gandeng Wook Garap Bisnis E-Commerce

Samanea Group menjalin kerja sama strategis dengan Wook (Wook Global Technology) perusahaan e-commerce asal Tiongkok, di proyek pusat grosir Jakarta Trade City.

EKONOMI | 1 Oktober 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Berawal dari Konser Musik, Rivalitas Arema dan Persebaya Memanas di Stadion

Berawal dari Konser Musik, Rivalitas Arema dan Persebaya Memanas di Stadion

BOLA | 26 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings