Logo BeritaSatu

9 Hari, Pengungkapan Harta Tax Amnesty Jilid II Tembus Rp 1,04 T

Minggu, 9 Januari 2022 | 14:56 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan hingga hari kesembilan, total nilai harta bersih yang diungkapkan oleh wajib pajak (WP) dalam Program Pengungkapan Sukarela (PPS) atau Tax Amnesty Jilid II telah mencapai Rp 1,04 triliun.

Berdasarkan data program Pengungkapan Sukarela yang dikutip, Minggu (9/1/2022), nilai tersebut berasal dari akumulasi dari pengungkapan harta oleh 2.078 WP. Dengan nilai pengungkapan harta bersih tersebut, total pajak penghasilan (PPh) final yang disetorkan oleh peserta program ke kas negara mencapai Rp 125,2 miliar.

Sementara dari total harta bersih yang telah diungkapkan meliputi deklarasi dalam negeri (DN) mencapai Rp 891,01 miliar, harta yang diinvestasikan dalam surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 59,28 miliar, dan deklarasi harta di luar negeri sebesar Rp 93,41 miliar.

Pengamat Pajak Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar mengatakan, banyaknya wajib pajak dalam sembilan hari yang sudah melaporkan hartanya dalam Program Pengungkapan Sukarela (PPS) menunjukkan antusiasme yang tinggi dari wajib pajak.

Bahkan, ia memproyeksi tren peningkatan pelaporan harta ini akan terus meningkat di akhir periode (Juni). Namun antusiasmenya dinilainya kalah dibandingkan program Tax Amnesty di tahun 2016/2017 lalu.

"Jadi, kalau di awal saja sudah cukup banyak, di akhir-akhir periode kita cukup optimistis. Tetapi kalau dibandingkan tahun 2016, saya tak yakin jika antusiasme PPS kali ini akan sebesar TA 2016/17," kata Fajry.

Sebagai informasi untuk tahun ini, DJP memasang target kepatuhan wajib pajak untuk melaporkan surat pemberitahuan tahunan (SPT) 2021, di tahun ini mencapai 80 persen dari total wajib pajak.

Target kepatuhan wajib pajak sama dibandingkan pelaporan SPT tahun lalu (SPT 2020). Target ini bahkan sudah mempertimbangkan adanya kebijakan Program Pengungkapan Sukarela yang telah mulai berjalan sejak 1 Januari 2022.

Fajry menyebutkan, apabila berdasarkan pengalaman pelaksanaan Tax Amnesty tahun 2016 hingga 2017, tingkat kepatuhan memang meningkat pascaprogram Tax Amnesty dengan tren kenaikkan baru terasa di tahun 2017.

"Mengapa demikian? karena programnya di mulai Juli 2016 sedangkan masa lapor akhir lapor SPT untuk OP dan Badan itu Maret dan April 2016. Jadi dampaknya ke pelaporan di tahun 2017. Begitu pula dengan PPS ini, ini kan sampai Juni 2022 ya dan seperti kita ketahui, antusiasmenya akan meningkat di akhir periode PPS yakni bulan Mei dan Juni, jadi dampaknya kepada kepatuhan memang akan lebih terasa pada pelaporan tahun 2023 nanti," tegasnya.

Meski begitu, Fajry belum memiliki hitungan pasti potensi penerimaan negara yang diperoleh dari pelaksanaan program PPS selama 6 bulan kedepan, apalagi saat ini PPS baru berlangsung sembilan hari.

"Belum ada (target penerimaan) dari PPS kita juga tidak memiliki basis data untuk dijadikan kalkulasi. Seperti kita ketahui, data harta WP inikan hanya pihak tertentu saja yang dapat mengakses," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Awali Perdagangan, Rupiah Anjlok ke Rp 15.200 Per Dolar AS

Transaksi mata uang Garuda atau rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 15.165- Rp 15.209 per dolar AS.

EKONOMI | 28 September 2022

Awal Perdagangan, Aksi Jual Picu IHSG Menjauh dari 7.100-an

Pukul 09.13 WIB, IHSG melemah 15,2 poin (0,24%) menjadi 7.094 dan Investor33 melemah menjadi ke 496,1.

EKONOMI | 28 September 2022

IHSG Berpeluang Rebound, Cermati KLBF, HRUM, BBCA, UNTR

Peluang untuk rebound (menguat) masih terbuka bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (28/9/2022).

EKONOMI | 28 September 2022

Wah! Harga Emas Rebound dari Level Terendah 2,5 Tahun

Harga emas di pasar spot naik 0,38% pada US$ 1.627.6707 per ons setelah naik lebih 1% menjadi US$ 1.642,29 di awal sesi.

EKONOMI | 28 September 2022

Harga Minyak Menguat karena Badai Ian Batasi Pasokan

Harga minyak naik dari level terendah 9 bulan sehari sebelumnya, didukung pembatasan pasokan di Teluk Meksiko.

EKONOMI | 28 September 2022

HashMicro Dukung Pemerintah Percepat Transformasi Digital

HashMicro perusahaan penyediaan software perencanaan sumber daya perusahaan bersama pemerintah membangun ekosistem digital Indonesia yang kuat.

EKONOMI | 28 September 2022

NPL KUR Diproyeksi Tidak Lebih 1,5% pada Akhir 2022

Kemenko Perekonomian mencatat kredit bermasalah (NPL) gross kredit usaha mikro (KUR) sampai medio September 2022 terjaga di level 1,03%.

EKONOMI | 28 September 2022

Bursa AS Berguguran, Imbal Hasil ke Level Tertinggi 1 Dekade

Bursa AS Wall Street ditutup di zona merah setelah imbal hasil obligasi atau Treasury tenor 10 tahun terus naik ke level tertinggi.

EKONOMI | 28 September 2022

Bursa Eropa Bervariasi Sikapi Pasar Obligasi Inggris

Bursa Eropa ditutup bervariasi karena kenaikan harga komoditas dan ketidakpastian pasar obligasi Inggris.

EKONOMI | 28 September 2022

Prudential Syariah Luncurkan Kanal Sharia Knowledge Centre

Prudential Syariah meluncurkan Sharia Knowledge Centre (SKC) sebagai inisiatif perseroan untuk membantu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah.

EKONOMI | 27 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tokoh Taliban Serukan Pembukaan Sekolah Anak Perempuan Afghanistan

Tokoh Taliban Serukan Pembukaan Sekolah Anak Perempuan Afghanistan

NEWS | 5 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings