Logo BeritaSatu

Sepanjang 2021, Resi Gudang Kliring Berjangka Indonesia Naik 48%

Selasa, 11 Januari 2022 | 11:29 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Sepanjang 2021, PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) mencatat peningkatan pemanfaatan resi gudang, baik dari sisi jumlah registrasi, volume barang, serta nilai pembiayaannya. Pertumbuhan itu sejalan dengan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai resi gudang.

Direktur Utama KBI Fajar Wibhiyadi menyebutkan, sepanjang tahun 2021 resi gudang yang diregistrasi mencapai 633 Resi Gudang, naik 48 % dibandingkan tahun 2020 yaitu sebanyak 427 Resi Gudang. Di tahun yang sama juga terjadi kenaikan volume barang sebesar 46 %, dari 9.590 Ton di tahun 2020 menjadi 13.968 Ton.

Tiga komoditas yang paling banyak memanfaatkan resi gudang yakni komoditas gabah dengan 155 registrasi, timah 132 registrasi, dan ayam karkas beku sebanyak 120 registrasi. Sedangkan dari sisi pembiayaan, terbesar dicatat oleh Resi Gudang komoditas timah dengan nilai pembiayaan sebesar Rp 206,9 miliar disusul rumput laut dengan nilai pembiayaan sebesar Rp 31 miliar dan beras sebesar Rp 16,1 miliar.

“Terjadinya pertumbuhan pemanfaatan resi gudang, khususnya dari sisi jumlah resi gudang yang diregistrasi ini menunjukkan bahwa para pemilik komoditas telah memiliki pemahaman yang baik dalam memanfaatkan instrument ini. Selain itu, adanya peningkatan nilai pembiayaan, menunjukkan bahwa lembaga pembiayaan juga mulai melirik resi gudang untuk penyaluran pembiayaan,” jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa (11/1/2022).

Sebagai informasi, Resi Gudang sendiri merupakan dokumen bukti kepemilikan atas barang yang disimpan di gudang yang diterbitkan oleh pengelola gudang. Sesuai dengan peraturan menteri perdagangan nomor 14 Tahun 2021, yang merupakan perubahan atas peraturan menteri perdagangan nomor 33 Tahun 2020 tentang barang dan persyaratan barang yang dapat disimpan dalam sistem resi gudang. Seperti komoditas beras, gabah, jagung, kopi, kakao, karet, garam, lada, pala, ikan, bawang merah, rotan, kopra, teh, rumput laut, gambir, timah, gula putih kristal, kedelai serta ayam karkas beku.

Fajar Wibhiyadi menambahkan, KBI sebagai pusat registrasi Resi Gudang akan terus melakukan sosialisasi tentang resi gudang kepada masyarakat, khususnya ke daerah-daerah yang menjadi sentra komoditas unggulan. Adapun dari sisi pembiayaan KBI terus mengajak lembaga pembiayaan baik perbankan maupun non perbankan untuk masuk dalam pembiayaan resi gudang.

Sedangkan dari sisi layanan, peningkatan pelayanan prima juga terus dilakukan oleh KBI bagi para pemilik komoditas. Terbaru, dalam waktu dekat KBI sedang menyiapkan aplikasi Isware NextGen yang menggunakan teknologi Blockchain dan Smart Contract, yang diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemilik komoditas untuk melakukan registrasi. “Kami optimistis tahun 2022 resi gudang akan terus tumbuh positif. Khusus terkait dengan pembiayaan, kami proyeksikan akan tumbuh 100 %,” pungkasnya.

Adapun sebelumnya, PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) dan PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) berhasil menorehkan pencapaian volume transaksi pada tahun 2021 sebesar 9.566.181 lot, melebihi atas pencapaian tahun 2020 dengan pertumbuhan sebesar 1,41 % dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 9.433.343 lot.

Pertumbuhan positif pada tahun 2021 ini ditandai dengan pencapaian volume transaksi multilateral JFX yang berhasil mencapai angka 2.039.083 lot atau mengalami peningkatan 21,41% dari tahun sebelumnya. Emas masih menjadi komoditi yang memberikan kontribusi terbesar dengan volume transaksi sebesar 716.752 lot, diikuti oleh Olein dengan 643.443 lot, dan Kopi dengan 605.674 lot.

Untuk produk bilateral, JFX berhasil mencapai volume transaksi sebesar 7.527.098,42 lot atau mengalami penurunan 2,99% dari tahun sebelumnya. Loco Gold masih menjadi penyumbang volume transaksi terbesar untuk produk bilateral dengan pencapaian sebesar 6.380.480,4 lot, diikuti indeks dengan 555.706 dan forex dengan 502.720,1 lot.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Data Pekerjaan AS Jadi Fokus Investor,Harga Emas Melemah,

Harga emas di pasar spot turun 0,1% menjadi US$ 1.714,29 per ons. Sedangkan harga emas berjangka AS datar (flat) di US$ 1.720,8.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Harga Minyak Naik karena Pemotongan Produksi OPEC+

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 69 sen, atau 0,8% menjadi US$ 88,45 barel, setelah ditutup naik 1,4% pada Rabu.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Jayamas Medica Lepas 15% Saham ke Publik, Cek Jadwalnya

PT Jayamas Medica Industri Tbk (OneMed), pemimpin pasar alat kesehatan Indonesia akan melaksanakan penawaran umum saham perdana (IPO).

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Dow Jones Hilang 350 Poin, Investor Tunggu Data Pekerjaan

Dow Jones Industrial Average turun 346,93 poin, atau 1,15%, menjadi 29.926,94 dan S&P 500 kehilangan 1,02% menjadi 3.744,52.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Bursa Eropa Melemah karena Gagal Manfaatkan Momentum Positif

Pan-European Stoxx 600 di bursa Eropa turun 0,5% Kamis setelah sebelumnya sempat naik lebih 0,8%.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Selain Anies, Wagub DKI Kunjungi Korban Tembok Roboh MTsN 19

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengunjungi rumah duka korban runtuhnya tembok pembatas di sekitar Gedung MTsN 19 Jakarta Kamis malam.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Hey Coco Ajak Pelanggan Jadi Mitra

Hey Coco, produsen air minum dengan bahan dasar air kelapa dari Thailand, mengajak pelanggan menjadi mitra bisnis.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Kredit Usaha Rakyat Diharapkan Menyentuh Petani Kecil

Kredit usaha rakyat (KUR) diharapkan menyentuh petani kecil. Pasalnya, selama ini KUR dinilai tidak menyentuh petani kecil.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

KHE Gandeng Sumitomo Garap Proyek PLTA Rp 270 T di Kaltara

PT Kayan Hydro Energy (KHE) menggandeng Sumitomo Corporation, pada proyek pembangunan PLTA di Kalimantan Utara (Kaltara) senilai US$ 17,8 miliar.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

OJK Perkuat Tiga Aspek Perlindungan Konsumen di Era Digital

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau pelaku usaha terus menjaga dan meningkatkan aspek perlindungan konsumen di era digital.

EKONOMI | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi tak salami kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Data Pekerjaan AS Jadi Fokus Investor,Harga Emas Melemah,

Data Pekerjaan AS Jadi Fokus Investor,Harga Emas Melemah,

EKONOMI | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings