Logo BeritaSatu

Jokowi: Pandemi Tidak Boleh Menghentikan Transformasi Besar Ekonomi

Senin, 17 Januari 2022 | 14:41 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia tidak boleh menghentikan transformasi besar ekonomi yang tengah dilakukan pemerintah.

Saat ini, lanjut Jokowi, pemerintah terus mempercepat transformasi ekonomi menuju struktur perekonomian yang memiliki nilai tambah tinggi dengan menghentikan ekspor bahan mentah.

"Sudah berapa ratus tahun bahan mentah kita kirim ke luar, utamanya ke Eropa. Sejak zaman VOC yang kita kirim selalu bahan mentah, yang selalu kita kirim selalu raw material. Oleh sebab itu, sejak 2020 saya sampaikan enggak bisa kita teruskan, setop," kata Jokowi saat memberikan sambutan pada acara Dies Natalis ke-67 Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) di Bandung, Senin (17/1/2022).

Jokowi mengungkapkan, pemerintah telah menghentikan ekspor nikel berupa bahan mentah dan menggantinya dengan ekspor berupa bahan jadi maupun setengah jadi. Secara bertahap, pemerintah juga berencana untuk menghentikan ekspor bahan mentah tambang lainnya berupa bauksit, tembaga, dan sebagainya, untuk meningkatkan nilai tambah dari produk-produk tersebut.

"Kita ingin nilai tambah itu ada di tanah air sehingga selain memberikan penerimaan negara yang makin besar berupa pajak, berupa royalti, berupa penerimaan negara bukan pajak, juga bisa membuka lapangan kerja yang sebesar-besarnya untuk rakyat kita,” ujar Jokowi.

Jokowi memberikan contoh, jika nikel diekspor dalam bentuk bahan mentah, maka hanya akan menghasilkan US$ 1 miliar atau setara Rp 14-15 triliun. Setelah pemerintah melarang ekspor nikel dalam bentuk bahan mentah, ekspor besi baja yang merupakan turunan dari nikel pun melonjak tajam, mencapai US$ 20,8 miliar atau setara Rp 300 triliun.

"Saya cek akhir tahun kemarin ekspor kita untuk besi baja, artinya besi baja ini dari nikel menghasilkan US$ 20,8 miliar atau setara Rp 300 triliun. Dari Rp 15 triliun melompat menjadi Rp 300 triliun dan membuka lapangan pekerjaan yang sangat banyak sekali. Padahal kita tidak hanya memiliki nikel, kita memiliki tembaga, kita memiliki bauksit, kita memiliki timah, kita memiliki emas, semuanya ada. Jangan itu dikirim dalam bentuk raw material lagi, dalam bentuk bahan mentah lagi, kita setop,” tegas Jokowi.

Menurut Jokowi, jika ekspor besi baja dari nikel saja bisa mencapai Rp 300 triliun, maka diyakini produk-produk lainnya dari nikel, bisa memberikan nilai tambah yang lebih tinggi lagi untuk nikel.

"Bayangkan kalau nikel yang jadi besi baja saja bisa melompat menjadi Rp 300 triliun. Itu enggak tahu, mungkin baru satu atau dua turunan, nanti kalau turunannya sampai ke-10, ke-11, ke-12 nilai tambahnya berapa. Bauksit juga begitu, saya kalkulasi kira-kira juga hampir sama akan dapat berapa penerimaan negara dari ekspor-ekspor yang kita lakukan," terang Jokowi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Investasi di GOTO, Ini Pandangan Pengamat Pasar Modal

Perusahaan yang berinvestasi di GOTO bukan melihat kenaikan harga saham dalam jangka pendek tetapi bisnis jangka panjangnya.

EKONOMI | 20 Mei 2022

Pengelolaan Arsip BP Jamsostek Raih Penghargaan ANRI

Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan ANRI selama tahun 2021, BP Jamsostek berhasil mengungguli 31 kandidat lainnya.

EKONOMI | 20 Mei 2022

Pelayanan BBM Patra Niaga Selama LebaranDinilai Optimal

Keberhasilan memberikan pelayanan BBM tidak terlepas dari inovasi PT Pertamina Patra Niaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

EKONOMI | 20 Mei 2022

Raih Top BUMD 2022, Bank BJB Fokus Pelayanan bagi Nasabah

Bank BJB berhasil meraih penghargaan Top BUMD 2022 dengan peringkat 1 kategori BPD KBMI 2.

EKONOMI | 20 Mei 2022

Catat Ya! Ini 3 Proyek TOD Paling Populer di Jabodetabek

Serpong Garden menempati peringkat pertama sebagai proyek TOD terpopuler di Jabodetabek, diikuti LRT City Bekasi dan Mahata Tanjung Barat.

EKONOMI | 20 Mei 2022

Pembayaran Kompensasi ke Pertamina Perlu Ada Kepastian Waktu

Pemerintah harus segera memberikan kepastian waktu pembayaran kompensasi BBM dan gas LPG ke Pertamina.

EKONOMI | 20 Mei 2022

Perkuat Digitalisasi Layanan Keuangan, Reliance Group Investasi di Digi Asia

Reliance Group sebagai group perusahaan jasa keuangan terintegrasi mengumumkan investasi pada PT Digi Asia Bios (Digi Asia).

EKONOMI | 20 Mei 2022

Program Migor Rakyat Permudah Akses Penjualan Minyak Goreng

Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama BUMN dan pelaku usaha terus memperluas akses penjualan minyak goreng melalui program Migor Rakyat.

EKONOMI | 20 Mei 2022

Wamendag: Bangga Buatan Indonesia Jangan Hanya Jadi Slogan

Wamendag Jerry Sambuaga menegaskan, Gernas Bangga Buatan Indonesia (BBI) hendaknya tidak sekedar menjadi slogan, tetapi harus diterapkan dalam keseharian.

EKONOMI | 20 Mei 2022

Bank BTN Siap Dukung REI Wujudkan Perumahan Berkualitas

Bank BTN siap bersinergi dan mendukung REI dalam penyediaan proyek perumahan yang berkualitas di seluruh Indonesia.

EKONOMI | 20 Mei 2022


TAG POPULER

# Deddy Corbuzier


# UAS


# Timnas Indonesia


# Minyak Goreng


# Lin Che Wei


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Demo 21 Mei, La Nyalla Minta Masyarakat Waspadai Provokator

Demo 21 Mei, La Nyalla Minta Masyarakat Waspadai Provokator

NEWS | 4 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings