Logo BeritaSatu

Keren, TKDN Subsektor EBTKE Lampaui Target

Senin, 17 Januari 2022 | 16:05 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana mengungkapkan, porsi pemanfaatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di berbagai proyek Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) telah melampaui target yang ditetapkan pada 2021.

Menurut Dadan, upaya ini sebagai bagian pemerintah dalam memacu pertumbuhan industri dan perekonomian nasional melalui kontribusi sektor ESDM.

"Dari sisi angka semuanya tercapai untuk TKDN," kata Dadan dalam konferensi pers Capaian Kinerja 2021 dan Rencana Kerja 2022 Subsektor EBTKE Kementerian ESDM, Senin (17/1/2022).

Dadan merinci, capaian TKDN meliputi infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) telah mencapai TKDN 76,71% dari target yang ditetapkan sebesar 70%.

Selanjutnya, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) mencapai 38,97% dari 35% yang ditargetkan. Adapun Pembangkit Listrik Tenaga Bioenergi (PLTBio) dari 40% yang ditargetkan sudah melampui hingga 57,75%.

Dadan menjelaskan, perhitungan TKDN ini berdasarkan pelaksanaan pembangunan proyek infrastruktur yang dikerjakan sepanjang tahun 2021.

"Perhitungan ini berdasarkan basis proyek per tahun. Di tahun 2021, tidak ada proyek-proyek terkait pengembangan tenaga listrik yang bersumber dari angin. Itu alasannya kenapa PLT Bayu tidak termasuk," urai Dadan.

Pada 2022 nanti, Direktorat Jenderal EBTKE juga menetapkan target TKDN dengan rincian, yaitu PLTA 70%, PLTP 35%, serta 40% untuk pembangunan PLTBio, PLTS, dan PLTB.

Sementara itu, dari sisi penambahan kapasitas terpasang untuk pembangkit listrik EBT mencapai 654,76 Mega Matt (MW) atau terealisasi sebesar 77% dari target 854,78 MW.

"Ada beberapa proyek pembangkit yang memang mengalami penyesuaian dari sisi waktu terutama terkait dengan isu pandemi," ungkap Dadan.

Pada tahun 2022, pemerintah menargetkan penambahan kapasitas terpasang EBT sebesar 648 MW di mana 335 MW merupakan penambahan dari PLT Surya yang berasal dari industri, komersial, dan rumah tangga. "Ini menggunakan acuan yang ada di dalam RUPTL (Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik)," tambah Dadan.

Guna mendukung capaian tersebut, pemerintah sudah memprioritaskan sejumlah kebijakan dalam bentuk regulasi, diantaranya Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Energi Terbarukan, Rancangan Peraturan Presiden Harga EBT, Rancangan Keputusan Menteri Peralatan Pemanfaatan Energi, serta aturan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) subsektor EBTKE.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

WEF 2022, Dirut BRI: Tingkatkan Inklusi Keuangan, Hindari Pinjaman yang Kaku

Di WEF 2022, Dirut BRI Sunarso ungkap karakter yang dimiliki oleh nasabah BRI adalah tidak nyaman dengan produk pinjaman konvensional perbankan yang kaku.

EKONOMI | 26 Mei 2022

CEO GoTo di WEF: Ekosistem Digital Bisa Tekan Kesenjangan Ekonomi

CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo), Andre Soelistyo, menjadi salah satu pembicara utama dalam rangkaian acara WEF 2022 di Davos, Swiss.

EKONOMI | 26 Mei 2022

Ketimbang Nunggu Elon Musk, Lebih Baik Dukung Anak Bangsa

Pemerintah dinilai lebih baik merangkul anak bangsa untuk kembangkan kendaraan listrik dan teknologi EBT ketimbang menunggu janji investasi Elon Musk.  

EKONOMI | 26 Mei 2022

Bursa Asia Dibuka di Zona Merah di Tengah Sentimen the Fed

Bursa Asia-Pasifik bergerak melemah pada perdagangan Kamis pagi (26/5/2022) setelah the Federal Reserve AS mengatakan akan menaikan suku bunga 50 basis poin.

EKONOMI | 26 Mei 2022

Cara Mendapatkan Tokopedia Paylater untuk Mahasiswa yang Kerja Paruh Waktu

Tokopedia paylater adalah metode pembayaran di Tokopedia yang memungkinkan Anda untuk menggunakan aplikasi paylater rekanan Tokopedia untuk bertransaksi.

EKONOMI | 26 Mei 2022

Sandiaga Uno Ajak UMKM Kolaborasi dengan Platform Digital

Sandiaga Uno mengajak para pelaku UMKM untuk berkolaborasi dengan platform digital agar dapat ciptakan peluang usaha.

EKONOMI | 26 Mei 2022

Setelah 3 Hari Naik, Harga CPO Akhirnya Turun

Setelah 3 hari reli, harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives terkoreksi pada penutupan Rabu (25/5/2022).

EKONOMI | 26 Mei 2022

Harga Minyak Mentah Naik Tipis di Tengah Kurangnya Pasokan

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli naik 47 sen atau 0,4%, menjadi US$ 114,03, WTI naik 0,5% ke US$ 110,33.

EKONOMI | 26 Mei 2022

Wall Street Menguat Menyusul Risalah Rapat the Fed

Indeks-indeks acuan Wall Street naik pada hari Rabu (25/5/2022) setelah risalah pertemuan kebijakan the Federal Reserve menunjukkan kenaikan suku bunga.

EKONOMI | 26 Mei 2022

The Federal Reserve Bakal Naikkan Suku Bunga 50 Bps Lagi

“Sebagian besar peserta menilai bahwa kenaikan 50 basis poin kemungkinan akan terjadi pada beberapa pertemuan berikutnya,” kata the Federal Reserve.

EKONOMI | 26 Mei 2022


TAG POPULER

# BRI Majalengka


# Perumahan Pantai Mutiara


# UU PPP


# UAS


# Harga CPO


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Dari Covid-19 hingga Migor, Ini Sederetan Tugas "Menteri Serba Bisa" Luhut

Dari Covid-19 hingga Migor, Ini Sederetan Tugas "Menteri Serba Bisa" Luhut

NEWS | 19 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings