Logo BeritaSatu

Jangka Pendek Tren Rupiah Melemah, Ini Pemicunya

Selasa, 18 Januari 2022 | 05:15 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com– Pernyataan Ketua Fed Jerome Powell yang mengatakan bahwa ekonomi AS siap untuk memulai kebijakan moneter yang lebih ketat membuat rupiah dalam tren yang melemah dalam jangka pendek.

Dalam perdagangan Senin (17/1/2022), rupiah ditutup melemah 27 poin walaupun sebelumnya sempat melemah 15 poin di level Rp. 14.323 dari penutupan sebelumnya di level Rp 14.296. “Sedangkan untuk perdagangan Selasa (18/1/2022), mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp.14.300 - Rp.14.370,” kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi, Senin (17/1/2022).

Investor bersiap untuk pertemuan Federal Reserve AS (the Fed) Januari dan meningkatkan taruhan itu akan memetakan setahun ke depan yang berisi beberapa kenaikan suku bunga. Sementara Tiongkok memangkas biaya pinjaman untuk mendukung ekonomi yang tersendat.

Dalam sidang Komite Perbankan Senat AS yang berlangsung minggu sebelumnya, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan bahwa ekonomi AS siap untuk memulai kebijakan moneter yang lebih ketat. Pejabat Fed lainnya juga telah mengindikasikan bahwa bank sentral kemungkinan akan menaikkan suku bunga pada Maret 2022. The Fed akan bertemu untuk menjatuhkan keputusan kebijakan berikutnya pada 25-26 Januari, sementara Bank of England akan menjatuhkan keputusannya pada 3 Februari.

Sedangkan dari internal, pasar terus memantau perkembangan Program Pengungkapan sukarela (PPS) atau Tax Amnesty Jilid II yang berlangsung mulai 1 Januari 2022 sampai 30 Juni 2022 mendatang. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat harta bersih yang dilaporkan dalam Program Pengungkapan Sukarela (PPS) mencapai Rp 2,33 triliun sampai 13 Januari 2022 atau hampir 2 minggu sejak program ini dijalankan.

Nilai tersebut terdiri dari laporan harta bersih dalam negeri dan repatriasi sebesar Rp 1,76 triliun, harta yang diinvestasikan dalam Surat Berharga Negara sebesar Rp 141 miliar, dan harta di luar negeri sebesar Rp 431,82 miliar. Pelapor tercatat telah mencapai 3.747 Wajib Pajak dengan nilai Pajak Penghasilan (PPh Final) yang terkumpul sebesar Rp 272,14 miliar. Harta yang dilaporkan sukarela naik Rp 350 miliar sehari

Pada 2022 diperkirakan akan ada tiga tantangan yang dihadapi semua negara sehingga berpotensi mengganjal pertumbuhan ekonomi. Ketiganya adalaah fenomena inflasi dunia yang mengalami kenaikan karena pasokan dan permintaan terdisrupsi serta krisis energi. Di samping itu ketidakpastian pasar dalam menyikapi kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed) dan perubahan kebijakan The Fed. "Guna untuk menghadapi situasi ketidakpastian ekonomi global, ketahanan ekonomi sebuah negara benar-benar diuji," kata dia.

Dia mengatakan Indonesia merupakan negara dengan fundamental ekonomi baik meski bukan berbasis manufaktur. Indonesia diuntungkan permintaan komoditas yang tinggi. Hal tersebut bisa terlihat dari kinerja neraca perdagangan yang surplus berikut Current Account Deficit (CAD) tidak terjadi, tapi justru surplus.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

1 Juli Beli Pertalite Daftar MyPertamina? Simak Biar Tak Salah Kaprah

PT Pertamina menegaskan tanggal 1 Juli 2022 adalah tahap registrasi bagi masyarakat melalui MyPertamina, bukan merupakan pembatasan pembelian Pertalite.

EKONOMI | 30 Juni 2022

Tekan Emisi Karbon Lewat Palet Zero Carbon Hasil Daur Ulang

Guna menekan emisi karbon global, CJ Logistics memperkenalkan palet zero carbon dari hasil sampah plastik daur ulang yang lebih ramah lingkungan.

EKONOMI | 30 Juni 2022

Pembatasan Pertalite Mengacu CC Dinilai Tak Efektif, Kenapa?

Rencana pembatasan pembelian BBM Pertalite untuk kendaraan di atas 2.000 cc tidak akan efektif untuk membuat penyaluran BBM jenis ini lebih tepat sasaran.

EKONOMI | 30 Juni 2022

Argon Group Bidik Besarnya Pasar Industri Farmasi dan Alkes

Argon Group perusahaan distributor produk farmasi di Indonesia membidik pasar industri alat kesehatan (alkes) di Tanah Air yang terus bertumbuh.

EKONOMI | 30 Juni 2022

Semester I, Ini Daftar Saham Kasih Cuan Paling Banyak

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di BEI pada penutupan perdagangan sore ini Kamis (30/6/2022) turun 30,7 poin (0,4%) ke level 6.911.

EKONOMI | 30 Juni 2022

Jokowi Teken Keppres Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2022 tentang Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

EKONOMI | 30 Juni 2022

IHSG Ditutup Turun ke 6.911, Kapitalisasi Pasar Rp 9.046 T

Perdagangan IHSG hari ini tercatat dengan volume 191,6 miliar saham senilai Rp 12,9 triliun dengan 156 saham menguat.

EKONOMI | 30 Juni 2022

Modal Inti Bank Resona Perdania Naik Jadi Rp 5 Triliun

Bank Resona Perdania mengumumkan bahwa terjadi peningkatan modal inti bank menjadi sebesar Rp 5 triliun.

EKONOMI | 30 Juni 2022

BRINS Imbau Pelaku UMKM Miliki Asuransi Sebagai Proteksi

CEO BRINS Fankar Umran mengatakan, risiko yang tidak diduga tersebut bisa menimpa UMKM atau juga usaha besar.

EKONOMI | 30 Juni 2022

Injury Time, Peserta PPS Diyakini Meningkat Signifikan

Peserta PPS akan meningkat karena orang Indonesia terbiasa dengan injury time, hari ini akan ada kenaikan signifikan.

EKONOMI | 30 Juni 2022


TAG POPULER

# Jokowi Ukraina


# Pengawasan Intelijen


# MyPertamina


# Roy Suryo


# Mars


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Holywings Kota Bekasi Ditutup, 60 Karyawan Dirumahkan

Holywings Kota Bekasi Ditutup, 60 Karyawan Dirumahkan

NEWS | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings