Logo BeritaSatu

Perpanjangan Insentif PPN Diharapkan Dongkrak Penjualan Properti

Rabu, 19 Januari 2022 | 13:26 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com– Pemerintah resmi memperpanjang stimulus Pajak Pertambahan Nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) properti hingga 30 Juni 2022. Meskipun insentif hanya berlaku 50%, tetapi ini merupakan kado bagi industri properti sekaligus menjadi harapan untuk lebih baik ke depan.

Country Manager Rumah.com Marine Novita menjelaskan sebagai salah satu stakeholder industri properti, Rumah.com menyambut baik keputusan pemerintah yang memperpanjang insentif PPN properti selama 6 bulan ke depan. "Perpanjangan insentif ini diharapkan bisa meningkatkan tren pertumbuhan pasar properti yang sudah cukup membaik selama setahun terakhir ini," kata dia dalam keterangan tertulisnya Rabu (19/1/2022).

Berdasarkan data Real Estate Indonesia (REI), insentif berdampak besar pada penjualan properti. Bagi pengembang yang memiliki hunian ready stock, mengalami peningkatan penjualan 30% hingga 50% dari stimulus PPN.

Bagi Rumah.com, berbagai stimulus pemerintah di tahun 2021 juga mempengaruhi volume pencarian rumah oleh calon pembeli. Pencarian properti di Rumah.com meningkat sebesar 37% sepanjang tahun 2021 walaupun tentunya disebabkan berbagai faktor.

Ketergantungan pada portal properti memang meningkat selama pandemi Covid-19. Hal ini sebagaimana hasil survei Rumah.com Consumer Sentiment Study H2 2021, dimana lebih dari separuh masyarakat Indonesia atau 56% responden survei kini lebih mengandalkan portal properti dalam mencari hunian idaman mereka.

Namun Marine berpendapat, perlu dicermati apakah insentif PPN DTP merupakan bentuk keringanan yang paling tepat mengingat kebijakan ini hanya berlaku bagi rumah baru dan rumah siap huni sehingga makin mempersempit cakupan manfaat insentif tersebut. "Di sisi lain masih ada persepsi masyarakat terhadap suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang dianggap masih tinggi,” jelas Marine.

Marine Novita menegaskan, pemerintah sebaiknya memperhatikan agar transmisi kebijakan suku bunga BI7DRR diikuti suku bunga KPR. Berdasarkan data hingga Agustus 2021, rata-rata suku bunga KPR dan KPA sejak Januari 2020 adalah 8,38%. Sementara rata-rata suku bunga BI7DRR berada di angka 3,92%.

Marine menyatakan ada komponen biaya lain yang bisa dijadikan sasaran pemerintah untuk meringankan calon pembeli rumah misalnya pembebasan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Beberapa pemerintah daerah sudah menjalankan kebijakan ini, tetapi perlu koordinasi lebih lanjut antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.

Marine menambahkan bahwa Rumah.com Indonesia Property Market Index mengindikasikan bahwa tren harga properti akan berangsur normal dan akan meningkat pada setiap kuartal di 2022. Hal ini dapat terjadi seiring dengan perpanjangan stimulus pemerintah terhadap industri properti dan pemerintah mampu menjaga situasi ekonomi tetap kondusif, terutama dalam penurunan suku bunga. "2022 merupakan tahun kebangkitan industri properti karena terlihat dari semua stakeholder sudah mulai bergerak untuk menyongsong industri properti agar lebih baik lagi," pungkas Marine.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Rupiah Melemah Mendekati Kisaran Rp 15.800

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Rabu (30/11/2022) terpantau melemah ke kisaran Rp 15.745.

EKONOMI | 30 November 2022

Kemenkeu: Reformasi Perpajakan Sumbang Penerimaan Negara

Kemenkeu sebut implementasi reformasi perpajakan menambah penerimaan pajak hingga Oktober 2022.

EKONOMI | 30 November 2022

IHSG Dibuka Menguat di Tengah Koreksi Bursa Asia

IHSG dibuka melemah 15,67 poin (0,22%) di posisi 6.996,39 pada perdagangan sesi I, Rabu (30/11/2022).

EKONOMI | 30 November 2022

Tingkatkan Penerimaan Pajak 2023, DJP Fokus ke Orang Kaya dan Ekonomi Digital

Tingkatkan penerimaan pajak, DJP prioritas pengawasan atas WP high wealth individual berserta WP grup dan ekonomi digital.

EKONOMI | 30 November 2022

Wall Street Melemah 3 Hari Berturut-turut, Pasar Tunggu Pidato Powell

S&P 500 dan Nasdaq Composite ditutup lebih rendah untuk sesi ketiga berturut-turut Wall Street pada hari Selasa (29/11/2022).

EKONOMI | 30 November 2022

IHSG Dinilai Kuat Hadapi Sinyal Kenaikan FFR dan Demo Tiongkok

IHSG dinilai sejumlah analis, akan kuat menghadapi isu rencana kenaikan Fed Fund Rate (FFR) serta adanya demonstrasi di Tiongkok.

EKONOMI | 30 November 2022

Serikat Pekerja Asuransi Jiwasraya Tolak Di-PHK

Kementerian BUMN disebut berencana untuk menutup bisnis PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada semester I-2022.

EKONOMI | 30 November 2022

Pendidikan Luar Negeri Bisa Bantu Dongkrak Ekonomi RI

British Council mengatakan bahwa Indonesia bisa mencetak SDM unggul lewat pendidikan luar negeri. Ini bisa berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

EKONOMI | 30 November 2022

Apindo: Kenaikan UMP Berdampak Buruk bagi Kelangsungan Usaha

Ditambah dengan kenaikan UMP yang cukup tinggi, Apindo melihat dampak buruk bagi kelangsungan kerja khususnya bagi industri padat karya.

EKONOMI | 30 November 2022

Hingga 24 November, DJP Terima 16,82 Juta SPT Pajak

Direktorat Jenderal (Ditjen Pajak) melaporkan telah menerima sebanyak 16,82 juta Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Tahunan hingga 24 November 2022.

EKONOMI | 30 November 2022


TAG POPULER

# Ferdy Sambo


# Impor Beras


# UMP DKI Jakarta


# Pemimpin Berambut Putih


# Adian Napitupulu


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Sidang Kasus Brigadir J Hari Ini, 3 Terdakwa Saling Bersaksi

Sidang Kasus Brigadir J Hari Ini, 3 Terdakwa Saling Bersaksi

NEWS | 5 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE