Logo BeritaSatu

Akuisisi Bank Mayora oleh BNI Ditaksir Rp 3,5 T

Selasa, 25 Januari 2022 | 10:07 WIB
Oleh : Gita Rossiana / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) secara resmi mengungkapkan rencananya untuk mengakuisisi 64% saham PT Bank Mayora. Nilai akuisisi dari Bank Mayora ini ditaksir mencapai Rp 3,5 triliun.

Analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Handiman Soetoyo menjelaskan, BNI akan mengakuisisi Bank Mayora untuk membentuk bank digital. Dalam akuisisi ini, BNI akan membeli saham pemegang saham existing, yakni International Finance Corporation (IFC) dan membeli saham baru yang diterbitkan Bank Mayora.

"Setelah akuisisi tersebut, BNI akan menguasai 63,92% saham Bank Mayora, efektif pada Mei 2022," jelas Handiman dalam risetnya, Selasa (25/1/2022).

Secara total, BNI akan mengeluarkan dana sebesar Rp 3,5 triliun. Dana ini terdiri dari Rp 500 miliar untuk mengakuisisi saham IFC di Bank Mayora dan Rp 3 triliun untuk menyerap saham baru Bank Mayora. Akuisisi ini mencerminkan price to book value (PBV) BNI sebesar 2 kali. Menyikapi isu mengenai rencana untuk menggandeng perusahaan teknologi seperti Sea Group dan Shopee, BNI mengklarifikasi hal ini adalah langkah selanjutnya.

Dengan melihat hal ini, Mirae Asset masih memandang positif BBNI. Apalagi BNI akan melaporkan kinerja keuangan tahun 2021 pada 26 Januari mendatang yang diproyeksi bisa melampaui harapan konsensus.

"Kami masih merekomendasikan 'buy' untuk saham BBNI dengan target harga Rp 9.000," kata dia.

Di sisi lain, PT CGS CIMB Sekuritas Indonesia juga menaksir nilai akuisisi Bank Mayora mencapai Rp 3,5 triliun yang mencerminkan valuasi atau PBV 2 kali. Akuisisi ini membuat modal inti Bank Mayora meningkat menjadi Rp 4,2 triliun dari sebelumnya sebesar Rp 1,2 triliun pada Juni 2021.

"Kapitalisasi pasar Bank Mayora akan meningkat menjadi Rp 5,5 triliun," tulis CGS CIMB Sekuritas.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Mentan Yakin Produksi Beras Bisa Penuhi Kebutuhan Nasional

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo meyakini produksi beras lokal mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

EKONOMI | 29 November 2022

Buwas Beberkan Hal yang Harus Dibenahi agar Polemik Beras Tidak Terulang

Dirut Perum Bulog Budi Waseso atau Buwas menyampaikan, hal yang perlu dibenahi agar polemik impor beras tidak lagi terjadi di kemudian hari.

EKONOMI | 29 November 2022

Kejar Target Penjualan, Emdeki Utama Fokus Pasar Domestik

Produsen kalsium karbida atau karbit, PT Emdeki Utama Tbk (MDKI) tahun ini lebih berkonsentrasi di pasar domestik untuk mencapai target penjualan 22.006 ton.

EKONOMI | 29 November 2022

Gubernur Edy Tetapkan UMP Sumatera Utara 2023 Naik 7,45%

Pemprov Sumut resmi menetapkan upah minimum provinsi atau UMP Sumatera Utara 2023 naik 7,45% atau menjadi Rp 2.710.493,93. Senin (28/11/2022). 

EKONOMI | 29 November 2022

Dedi Mulyadi Beri Catatan Jika Impor Beras Dilakukan

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi memberi catatan khusus jika nantinya impor beras menjadi opsi yang diambil untuk memenuhi cadangan beras pemerintah 

EKONOMI | 28 November 2022

UMP DKI 2023 Naik Jadi Rp 4,9 Juta, Ini Respons Pengusaha

Menurut Nurjaman, Apindo DKI keberatan terhadap kenaikan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta yang mencapai 5,6%.

EKONOMI | 28 November 2022

Buwas: Impor Beras untuk Antisipasi Kekurangan Produksi Dalam Negeri

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) menegaskan, di tengah kondisi stok beras di gudang Bulog yang kian menipis, impor beras perlu dipertimbangkan.

EKONOMI | 28 November 2022

Pelaku Parekraf Bergotong Royong Bantu Korban Gempa Cianjur

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengapresiasi  upaya gotong royong pelaku Parekraf untuk membantu korban gempa Cianjur

EKONOMI | 28 November 2022

Indonesia Ternyata Masih Impor Beras, untuk Apa Saja?

Perum Bulog pada akhir tahun ini berencana melakukan impor beras untuk memenuhi cadangan beras pemerintah (CBP).

EKONOMI | 28 November 2022

Bapanas: Impor Beras Pilihan Terakhir

Kepala Bapanas/NFA Arief Prasetyo Adi menegaskan, dalam memenuhi kebutuhan beras dalam negeri, penyerapan beras dari petani harus menjadi prioritas utama.

EKONOMI | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bruno Fernandes Dua Gol, Portugal Lolos 16 Besar Piala Dunia 2022

Bruno Fernandes Dua Gol, Portugal Lolos 16 Besar Piala Dunia 2022

SEMESTA BOLA 2022 | 34 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE