Logo BeritaSatu

Luhut: Indonesia Tidak Bisa Melarikan Diri dari Tantangan Perekonomian Global

Selasa, 25 Januari 2022 | 12:54 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan kondisi perekonomian global menunjukan tantangan yang semakin kompleks. Mulai dari penurunan likuditas bank sentral Amerika Serikat (The Fed), permasalahan Evergrande di Tiongkok hingg ancaman perubahan iklim.

“Ketika sedang menghadapi covid-19 tidak dapat menghindari ketidakpastian. Kita tidak dapat melarikan diri dan tantangan Global yang semakin kompleks dan dinamis setiap harinya,” ucap Luhut dalam acara Indonesia Economic Outlook 2022 pada Selasa (25/1/2022).

Pemerintah mendorong agar kondisi iklim investasi bisa bertahan dalam menghadapi berbagai tekanan ekonomi. Pemulihan dan transformasi ekonomi Indonesia dilakukan secara berdampingan dengan mempertimbangkan tantangan global yang semakin besar. Pada sektor komoditas pemerintah terus memprioritaskan untuk menerapkan hilirisasi agar tidak bergantung pada ekspor bahan mentah.

“Sejauh itu hilirisasi telah dilakukan di sektor kelapa sawit untuk B30, biji nikel yang diproses jadi bahan besi baja dan juga pengolahan bijih nikel. Ini akan berjalan dengan perkembangan kendaraan listrik menggunakan dikenal sebagai katoda baterai listrik,” kata Luhut.

Proses hilirisasi ini turut dilakukan di produk lainnya seperti aluminium dan Petrokimia. Pada Desember 2021 telah dilakukan groundbreaking di Kawasan Industri Hijau di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Luhut mengatkan kawasan ini diminati berbagai investor karena komoditas di sana di area yang luas dan sungai yang dapat menjadi sumber hydropower dengan menggunakan listrik dari hydropower.

“Produk yang dihasilkan menjadi produk rendah emisi untuk menghadapi perubahan iklim,” tandas Luhut.

Dia menuturkan pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia No 98 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon untuk Pencapaian Target Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca Dalam Pembangunan Nasional. Untuk ke depannya pemerintahan akan mengatur lebih dalam implementasi regulasi tersebut.

“Sehingga pasar karbon Indonesia dapat terbentuk dengan baik agar dapat mencapai emisi karbon sesuai dengan target NDC (Nationally Determined Contribution),” kata Luhut.

Dari segi regulasi pemerintah telah menyiapkan berbagai reforrmasi untuk mendukung investasi yang dapat mendorong transformasi ekonomi Indonesia. Pemerintah telah menerbitkan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Implementasi UU Cipta Kerja akan memudahkan investasi dengan perizinan yang berbasis risiko.

“Koordinasi pusat daerah dan bergantinya rezim dari daftar negatif investasi menjadi investasi prioritas,” ucapnya.

Dia mengatakan pemerintah juga terus memberikan skema insentif yang menarik untuk mendorong investasi baik untuk penanaman modal asing maupun penanaman modal dalam negeri. Adapun insentif yang ditawarkan antara lain tax holiday, kemudahan perizinan , insentif kawasan industri, serta mengutamakan tingkat komponen dalam negeri untuk pengadaan pemerintah

“Ke depannya kita akan fokus kepada implementasi aturan-aturan ini untuk memudahkan investasi yang mendorong transformasi ekonomi Indonesia,” ucapnya.

Pemerintah juga fokus investasi di sektor kesehatan sebab Covid-19 telah memperlihatkan pentingnya reformasi sistem kesehatan nasional dikarenakan kurangnya kapasitas rumah sakit, produksi farmasi,alat kesehatan dan tenaga kesehatan ketika berhadapan dengan varian delta. Indonesia sempat mengalami kesulitan untuk mendapatkan obat-obat penting ketika negara lain mendahulukan kepentingan domestik

“Sehingga sangatlah penting pemerintah fokus investasi di sektor kesehatan. Banyak negara kini juga turut fokus pada hal yang sama karena mereka tidak mau terlibat dalam supremasi Tiongkok dan India sebagai pusat produksi farmasi,” ucapnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

WEF 2022, Dirut BRI: Tingkatkan Inklusi Keuangan, Hindari Pinjaman yang Kaku

Di WEF 2022, Dirut BRI Sunarso ungkap karakter yang dimiliki oleh nasabah BRI adalah tidak nyaman dengan produk pinjaman konvensional perbankan yang kaku.

EKONOMI | 26 Mei 2022

CEO GoTo di WEF: Ekosistem Digital Bisa Tekan Kesenjangan Ekonomi

CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo), Andre Soelistyo, menjadi salah satu pembicara utama dalam rangkaian acara WEF 2022 di Davos, Swiss.

EKONOMI | 26 Mei 2022

Ketimbang Nunggu Elon Musk, Lebih Baik Dukung Anak Bangsa

Pemerintah dinilai lebih baik merangkul anak bangsa untuk kembangkan kendaraan listrik dan teknologi EBT ketimbang menunggu janji investasi Elon Musk.  

EKONOMI | 26 Mei 2022

Bursa Asia Dibuka di Zona Merah di Tengah Sentimen the Fed

Bursa Asia-Pasifik bergerak melemah pada perdagangan Kamis pagi (26/5/2022) setelah the Federal Reserve AS mengatakan akan menaikan suku bunga 50 basis poin.

EKONOMI | 26 Mei 2022

Cara Mendapatkan Tokopedia Paylater untuk Mahasiswa yang Kerja Paruh Waktu

Tokopedia paylater adalah metode pembayaran di Tokopedia yang memungkinkan Anda untuk menggunakan aplikasi paylater rekanan Tokopedia untuk bertransaksi.

EKONOMI | 26 Mei 2022

Sandiaga Uno Ajak UMKM Kolaborasi dengan Platform Digital

Sandiaga Uno mengajak para pelaku UMKM untuk berkolaborasi dengan platform digital agar dapat ciptakan peluang usaha.

EKONOMI | 26 Mei 2022

Setelah 3 Hari Naik, Harga CPO Akhirnya Turun

Setelah 3 hari reli, harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives terkoreksi pada penutupan Rabu (25/5/2022).

EKONOMI | 26 Mei 2022

Harga Minyak Mentah Naik Tipis di Tengah Kurangnya Pasokan

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli naik 47 sen atau 0,4%, menjadi US$ 114,03, WTI naik 0,5% ke US$ 110,33.

EKONOMI | 26 Mei 2022

Wall Street Menguat Menyusul Risalah Rapat the Fed

Indeks-indeks acuan Wall Street naik pada hari Rabu (25/5/2022) setelah risalah pertemuan kebijakan the Federal Reserve menunjukkan kenaikan suku bunga.

EKONOMI | 26 Mei 2022

The Federal Reserve Bakal Naikkan Suku Bunga 50 Bps Lagi

“Sebagian besar peserta menilai bahwa kenaikan 50 basis poin kemungkinan akan terjadi pada beberapa pertemuan berikutnya,” kata the Federal Reserve.

EKONOMI | 26 Mei 2022


TAG POPULER

# BRI Majalengka


# Perumahan Pantai Mutiara


# UU PPP


# UAS


# Harga CPO


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pernikahan Ketua MK dengan Adik Jokowi Berjalan Lancar

Pernikahan Ketua MK dengan Adik Jokowi Berjalan Lancar

NEWS | 19 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings