Logo BeritaSatu

Ini Alasan Indonesia Perlu Transisi Energi

Sabtu, 5 Februari 2022 | 13:13 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Surya Darma mengungkapkan, Indonesia sudah sangat lama bergantung pada energi berbasis fosil yang cadangannya semakin berkurang, sehingga terpaksa harus melakukan impor untuk memenuhi sebagian kebutuhan energi dalam negeri.

Saat ini 90% energi dipenuhi dari fosil, tetapi 65% bergantung pada impor. Padahal Indonesia memiliki potensi energi baru terbarukan (EBT) cukup besar yang belum dimanfaatkan dengan maksimal. Karenanya, penting sekali untuk segera melakukan transisi energi dari yang saat ini didominasi energi fosil menuju ke energi yang lebih bersih yang didominasi energi terbarukan.

Advertisement

“Transisi energi diperlukan untuk memperkuat jaminan pasokan energi sambal mengurangi dan akhirnya meredam kebutuhan akan bahan bakar fosil,” ungkap Surya Darma dalam paparannya di webinar “Siapkah Indonesia Menuju Transisi Energi”, Sabtu (5/1/2022).

Surya menambahkan, transisi energi juga diperlukan untuk mengembangkan industri sambil menyehatkan neraca pembayaran negara.

“Kalau terjadi transisi, harapan kita akan membuka lapangan atau kesempatan bekerja terutama di wilayah wilayah pedesaan, meningkatkan kreasi dan nilai tambah hasil industri budidaya, serta memerangi pemanasan global,” kata Surya.

Beberapa strategi umum transisi energi Indonesia antara lain transisi konsumsi BBM dan non listrik (fosil) di berbagai sektor menjadi konsumsi listrik dari energi terbarukan; transisi penyediaan energi dari berbasis energi fosil menjadi berbasis EBT; transisi dari penyediaan yang hanya dilakukan oleh utilitas energi menjadi yang juga dilakukan banyak pihak, swasta dan konsumen (individual power plant); transisi penyediaan (listrik) dari yang lebih terpusat menjadi yang lebih terdistribusi, serta transisi dari teknologi yang konvensional menjadi teknologi berbasis digital.

Pada 2021, bauran EBT di Indonesia sebesar 11,5%. Targetnya pada 2025, bauran EBT dapat ditingkatkan menjadi 23%. Potensi EBT di Indonesia juga sangat besar mencapai 3.686 Gigawatt (GW), mulai dari surya, hidro, bioenergi, bayu, panas bumi, dan laut.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Mendag Janjikan Harga Telur dan Terigu Turun di September

"Tepung terigu mudah-mudahan bulan September nanti harganya turun," ujar Mendag Zulkifli Hasan.

EKONOMI | 14 Agustus 2022

Perlu Waktu Sosialisasi, Pemberlakuan Tarif Baru Ojol Mundur

Pemberlakuan tarif baru ojek online (ojol) diundur dari semula 14 Agustus 2022 menjadi 29 Agustus 2022 untuk tambahan waktu sosialisasi.

EKONOMI | 14 Agustus 2022

Mendag Sidak Pasar Dukuh Kupang Surabaya, Harga Terigu Naik

Zulhas menemukan harga sejumlah bahan pokok relatif stabil dan pasokan aman. Sementara harga terigu naik.

EKONOMI | 14 Agustus 2022

BRILiaN Young Leader Indonesia, Upaya BRI Ciptakan Talenta Unggul

BRI memperkenalkan program BRILiaN Young Leader Indonesia (BYLI), pengembangan bagi pekerja Insan BRILiaN muda terpilih yang memberikan akselerasi karier.

EKONOMI | 14 Agustus 2022

Pengamat: Subsidi dan Harga BBM Perlu Pertimbangkan Daya Beli

Subsidi energi dan harga BBM perlu disesuaikan dengan kemampuan daya beli masyarakat Indonesia.

EKONOMI | 14 Agustus 2022

Kolaborasi Bea Cukai dan LPEI Dorong UMKM Tembus Ekspor

LPEI berpartisiasi dalam kegiatan UMKM Week 2022 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu.

EKONOMI | 14 Agustus 2022

Gelar Pameran Properti IPEX, BTN Bidik Transaksi Rp 2,5 T

BTN membidik transaksi sebesar Rp 2,5 triliun dalam ajang pameran perumahan terbesar di Indonesia yakni Indonesia Properti Expo (IPEX) 2022.

EKONOMI | 14 Agustus 2022

2023, BAKTI Kominfo Luncurkan 2 Satelit

BAKTI Kominfo akan meluncurkan dua satelit pada 2023 untuk meningkatkan kapasitas akses internet sebagai bagian percepatan transformasi digital.

EKONOMI | 14 Agustus 2022

Kemenkeu: Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Tumbuh 61,9%

Penerimaan kepabeanan (bea) dan cukai hingga akhir Juli 2022 mencapai Rp 185,1 triliun atau 61,9% dari target Perpres 98 Tahun 2022.

EKONOMI | 14 Agustus 2022

Pasar Kripto Tertahan, Trading Forex Jadi Pilihan Raup Cuan

Trading forex menjadi salah satu solusi bisnis yang paling menjanjikan di tengah ekosistem yang saat ini baru terbentuk.

EKONOMI | 13 Agustus 2022


TAG POPULER

# OTT Bupati Pemalang


# Brigadir J


# Bharada E


# Putri Candrawathi


# Prabowo Subianto


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Mendag Janjikan Harga Telur dan Terigu Turun di September

Mendag Janjikan Harga Telur dan Terigu Turun di September

EKONOMI | 23 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings