Logo BeritaSatu

Ubah Usaha ke Batu Bara, IATA Ganti Nama Jadi MNC Energy

Kamis, 10 Februari 2022 | 13:43 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk resmi berganti nama menjadi PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) sekaligus mengubah kegiatan usaha utamanya dari emiten pengangkutan udara niaga dan jasa angkutan udara, menjadi bidang investasi dan perusahaan induk, khususnya di sektor pertambangan batu bara. Sejalan dengan itu, IATA menargetkan produksi batu bara sekitar 8 juta metric ton (MT) dengan pendapatan Rp 3 triliun.

"Sekarang (perusahaan tambang yang diakusisi IATA) sudah produksi 2,5 juta metric ton, nilainya hampir Rp 1,1 triiliun," kata Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo dalam paparan publik usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) IATA di Jakarta secara virtual Kamis (10/2/2022).

Hary mengatakan IATA telah mendapat restu dari pemegang sahamnya untuk mengambilalih 99,33% saham PT Bhakti Coal Resources (BCR) dari PT MNC Investama Tbk (BHIT). Adapun BCR merupakan perusahaan induk dari sembilan perusahaan batu bara dengan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Sembilan perusahaan itu adalah PT Bhumi Sriwijaya Perdana Coal (BSPC) dan PT Putra Muba Coal (PMC), keduanya sudah beroperasi dan aktif menghasilkan batu bara dengan kisaran GAR 2.800 – 3.600 kkal per kg. Dengan total area seluas 9.813 ha, BSPC memiliki perkiraan total sumber daya 130,7 juta MT, sementara PMC memiliki 76,9 juta MT, dengan perkiraan total cadangan masing-masing 83,3 juta MT dan 54,8 juta MT.

Berikutnya PT Indonesia Batu Prima Energi (IBPE) dan PT Arthaco Prima Energi (APE), keduanya ditargetkan memulai produksi batu bara dalam tahun ini. Ditambah lagi, PT Energi Inti Bara Pratama (EIBP), PT Sriwijaya Energi Persada (SEP), PT Titan Prawira Sriwijaya (TPS), PT Primaraya Energi (PE), dan PT Putra Mandiri Coal (PUMCO) yang sedang disiapkan untuk beroperasi dalam 1atau 2 tahun dari sekarang. Tujuh IUP dengan luas 64.191 ha ini memiliki estimasi total sumber daya sebesar lebih dari 1,4 miliar MT. "Produksi BSPC dan PMC pada tahun 2021 mencapai 2,5 juta metrik ton, menghasilkan pendapatan sekitar US$ 74,8 juta dengan EBITDA US$ 33 juta," kata Hary.

Hary mengatakan mengingat industri penerbangan masih belum pulih, IATA meyakini ekspansi di bidang usaha baru menjadi solusi memperbaiki nilai perusahaan. Memanfaatkan momentum lonjakan harga komoditas, IATA mengambil langkah strategis dengan merambah ke sektor energi, khususnya tambang batu bara.

RUPSLB juga menyetujui pengalihan aset transportasi udara kepada salah satu anak usaha IATA yang dimiliki 99,99% yakni PT Indonesia Air Transport (IAT), yang juga telah mengantongi Sertifikat Operator Pesawat Udara dari Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Dengan demikian, IAT resmi dapat menyelenggarakan angkutan udara niaga sesuai dengan petunjuk pengoperasian dan Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil yang berlaku.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tidak Hanya MBR, Kelas Menengah Butuh Stimulus Perumahan

Kebijakan dan stimulus perumahan terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dinilai perlu diperluas untuk kelas menengah.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Danone Indonesia Fokus Keberlanjutan Lingkungan dan Sosial

Danone Indonesia fokus mengedepankan aspek keberlanjutan lingkungan dan sosial dalams setiap tahap bisnisnya.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Sandiaga Uno Minta ASEAN Tourism Forum 2023 Dimatangkan

Sandiaga Uno terkesima dengan inovasi layanan akomodasi kekinian di pinggiran Yogyakarta menjelang perhelatan ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Arab Saudi Sediakan Ratusan Ribu Peluang Kerja bagi Warga Indonesia

Afriansyah Noor, mengatakan, Arab Saudi membuka kesempatan bagi 200.000 pekerja dari Indonesia untuk bekerja di negeri itu.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

KSP: Masih Banyak yang Salah Memahami Garis Kemiskinan Bank Dunia

Bank Dunia menaikkan garis kemiskinan ekstrem dari US$1,9 menjadi US$2,15 per kapita per hari.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

BI dan Kemendag Gencarkan Penerapan SIAP QRIS di Mal

Dukung pemulihan ekonomi, Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong penerapan SIAP QRIS di berbagai mal dan pusat perbelanjaan.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Minim Ahli Keamanan Siber, Indonesia Sasaran Empuk Hacker

Kekurangan tenaga ahli dan wawasan masyarakat yang rendah mengenai keamanan siber, membuat Indonesia jadi sasaran empuk para hacker.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

KSP: Pelaku Pariwisata Harus Beradaptasi dengan Perubahan Akibat Pandemi

Tenaga Ahli Utama KSP Helson Siagian menekankan pentingnya pelaku pariwisata beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi selama pandemi Covid-19.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Perkuat Layanan Logistik, Mologiz Gandeng Lion Parcel

Penyedia layanan logistik, Mologiz, menggandeng Lion Parcel dalam bentuk kerja sama layanan pengiriman barang secara langsung.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Samanea Group Gandeng Wook Garap Bisnis E-Commerce

Samanea Group menjalin kerja sama strategis dengan Wook (Wook Global Technology) perusahaan e-commerce asal Tiongkok, di proyek pusat grosir Jakarta Trade City.

EKONOMI | 1 Oktober 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tragedi Kanjuruhan, Penyelenggara Dapat Dipidanakan

Tragedi Kanjuruhan, Penyelenggara Dapat Dipidanakan

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings