Logo BeritaSatu

Peserta BPJSTK Minim Manfaatkan KPR, Mengapa?

Jumat, 18 Februari 2022 | 16:04 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com– Pekerja yang terdaftar pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) dapat memanfaatkan dana kelolaannya untuk memiliki rumah lewat kredit kepemilikan rumah (KPR).

"Layanan KPR dari BPJSTK sudah lama tersedia, tetapi kurang banyak dimanfaatkan oleh peserta," kata Country Manager Rumah.com Marine Novita dalam keterangan tertulisnya Jumat (19/2/2022).

Program ini merupakan salah satu Manfaat Layanan Tambahan (MLT) yang diatur dalam Permenaker No 35 tahun 2016, dan disempurnakan lewat Permenaker Nomor 17 Tahun 2021. Skema baru ini memungkinkan peserta melakukan take over melalui bank yang bekerja sama dengan BPJSTK. Sebelumnya salah satu syarat umum untuk mengajukan KPR-MLT hanya berlaku untuk pengajuan atas rumah pertama dari pemohon. Dengan program take over KPR ini, diperkirakan manfaat MLT ini akan dirasakan oleh peserta dengan cakupan yang lebih luas.

Marine mengatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan sebagian orang masih belum berani mencicil rumah. Pertama, harga rumah terlalu tinggi. Kedua, sulitnya menabung uang muka (down payment/DP). Ketiga, tingginya bunga bank yang membuat cicilan bulanan menjadi besar.

"Hal ini terungkap sebagaimana hasil survei Rumah.com Consumer Sentiment Study H2 2021, dimana sebanyak 60% responden survei merasa suku bunga masih terlalu tinggi dan 88% responden menyebutkan besarnya cicilan menjadi pertimbangan dalam rencana pembelian properti," katanya.

Rumah.com Consumer Sentiment Study adalah survei berkala yang diselenggarakan dua kali dalam setahun oleh Rumah.com bekerja sama dengan lembaga riset Intuit Research, Singapura. Hasil survei kali ini diperoleh berdasarkan 1.078 responden dari seluruh Indonesia yang dilakukan pada bulan Juni hingga Desember 2021.

Untuk bisa menikmati layanan MLT ini, ada beberapa persyaratan yang wajib dipatuhi peserta BPJSTK antara lain terdaftar aktif sebagai peserta program Jaminan Hari Tua (JHT) minimal selama 1 tahun; perusahaan tempat bekerja tertib administrasi dan iuran serta tidak berstatus Perusahaan Daftar Sebagian (PDS) upah maupun tenaga kerja; belum memiliki rumah sendiri; serta peserta yang mengajukan pinjaman Lolos verifikasi kredit dari bank penyalur yang bekerja sama. Bagi pekerja yang mengikuti program MLT ini maka akan mendapatkan bunga maksimal 8,5%, PUMP maksimal Rp 150 juta atau KPR maksimal Rp 500 juta, serta bisa mencicil dana pinjaman tersebut selama maksimal 15 tahun.

“Bila dibandingkan produk KPR perbankan, program ini sangat membantu lantaran suku bunga cicilan lebih rendah. Program ini pada dasarnya ditujukan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), tapi pekerja yang bergaji lumayan juga bisa menikmati manfaatnya. Alokasi bantuannya tentu berbeda jumlahnya dan disesuaikan dengan besaran gaji,” ungkap Marine.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tok! Ganjar Pranowo Naikkan UMP Jawa Tengah Sebesar 8,01%

Ganjar Pranowo resmi mengumumkan kenaikan upah minimun provinsi (UMP) Jateng 2023 naik sebesar Rp 145.234 atau 8,01 persen.

EKONOMI | 28 November 2022

FTX Runtuh, DEX Jadi Alternatif Perdagangan Kripto

DEX (decentralized crypto exchange) menawarkan kode kontrak yang terbuka dan transparan di blockchain, tanpa campur tangan pihak ketiga.

EKONOMI | 28 November 2022

Cetak Rekor Baru, Laba Pradiksi Gunatama Melesat 74%

PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) berhasil mencatatkan laba sebesar Rp 123 miliar pada kuartal III 2022.

EKONOMI | 28 November 2022

Indonesia-Jepang Kerja Sama Penerimaan Peserta Magang

Indoensia gandeng JOE Cooperative sebagai agency yang menaungi perusahaan-perusahaan penerima peserta magang di Jepang.

EKONOMI | 28 November 2022

Per Oktober, Utang Pemerintah Capai Rp 7.496,7 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi utang pemerintah mencapai 7.496,70 per 31 Oktober 2022, naik Rp 76,23 triliun.

EKONOMI | 28 November 2022

Kontribusi Asuransi Syariah Diproyeksikan Tumbuh 15%

Industri asuransi syariah ditargetkan mencatatkan pertumbuhan premi atau kontribusi sebesar 10%-15% pada tahun 2023.

EKONOMI | 28 November 2022

Harga Beras di Bandung Mulai Meningkat, Ini Pemicunya

Harga beras di sejumlah pasar tradisional, Kota Bandung, Senin (28/11/2022) Naik hingga Rp 1.000 per kilogram (kg) akibat panen kurang melimpah.

EKONOMI | 28 November 2022

Upaya Menjaga Inflasi Nasional Dimulai dari Beras

BPS menyebutkan bahwa beras merupakan salah satu komoditas pangan yang berkontribusi besar terhadap inflasi pangan.

EKONOMI | 28 November 2022

IHSG Terpangkas di Sesi I Terseret Saham Teknologi

Dibuka turun 0,78 poin (0,01%) di posisi 7.052, IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) tenggelam di zona merah pada perdagangan sesi I, Senin (28/11/2022).

EKONOMI | 28 November 2022

Usai Grup Salim Masuk, BUMI Private Placement Lagi Rp 2,1 T

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali akan melaksanakan private placement setelah private placement Rp 24 triliun saat Grup Salim ikut masuk.

EKONOMI | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Saksi Duga Ada Teroris Saat Disuruh Bawa Senjata ke Rumah Ferdy Sambo

Saksi Duga Ada Teroris Saat Disuruh Bawa Senjata ke Rumah Ferdy Sambo

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE