ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemenkeu Serahkan Aset ke OJK Senilai Rp 337 Miliar

Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Jumat, 28 Desember 2012 | 22:09 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo. (FOTO:JG Photo/ Yudhi Sukma Wijaya)
Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo. (FOTO:JG Photo/ Yudhi Sukma Wijaya) ()
Pengamanan BMN baik dari aspek administratif, fisik, dan hukum
r
rKementerian Keuangan menyerahkan Barang Milik Negara (BMN) dan dokumen kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan total nilai sebesar Rp 337,65 miliar.
r
rKepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Kementerian Keuangan Yudi Pramadi menjelaskan Kekayaan Negara atau BMN yang diserahkan berupa gedung, kendaraan, peralatan kantor, perlengkapan kantor, aset tidak  berwujud, aset lainnya, dan infrastruktur lainnya sebanyak 14.720 unit.
r
r“Sedangkan dokumen Kemenkeu yang diserahkan kepada OJK terdiri atas 21 jenis dengan jumlah 67.818 bundel, 409 keping compact disc, 15.244 record database, dan 109 file elektronik,” ujar Yudi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (28/12).
r
rMenurut Yudi kekayaan negara Kemenkeu yang diserahterimakan ke OJK dilakukan dalam rangka penyelenggaraan fungsi, tugas, dan  wewenang OJK.  Kekayaan negara dan dokumen tersebut, katanya, akan dipergunakan selama lima tahun dan dapat diperpanjang dengan persetujuan Menteri Keuangan selaku pengelola BMN.
r
rSerahterima BMN tersebut dinilai merupakan salah satu upaya Sekretariat Jenderal Kemenkeu selaku pengguna BMN dalam rangka pengamanan BMN baik dari aspek administratif, fisik, dan hukum menjelang beralihnya fungsi, tugas, serta wewenang Bapepam-LK kepada OJK.
r
rAturan yang menjadi pedoman ini adalah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 tahun 2006 tentang pengelolaan BMN/Daerah yang diubah dengan PP Nomer 38 tahun 2008.
r
r"Kekayaan negara yang diserahterimakan dari Kemenkeu ke OJK tidak mengakibatkan perubahan status kepemilikan pada Kemenkeu,” terang Yudi.
r
rYudi menambahkan serahterima tersebut telah disahkan dengan penandatanganan tiga berita acara serahterima BMN dan Dokumen Kemenkeu, yakni antara Sekretaris Bapepam-LK dan Sekretaris Jenderal Kemenkeu, antara Sekjen Kemenkeu dengan Kepala Biro Umum Kemenkeu dan Sekjen Kemenkeu atas nama Menkeu dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kemenkeu: Kerangka ESG Dorong Proyek Infrastruktur Berkelanjutan

Kemenkeu: Kerangka ESG Dorong Proyek Infrastruktur Berkelanjutan

EKONOMI
Investor Daily Borong 4 Penghargaan OJK Apresiasi Media Massa 2023

Investor Daily Borong 4 Penghargaan OJK Apresiasi Media Massa 2023

NASIONAL
Hingga November Rp 226 Triliun, OJK Prediksi Penggalangan Dana di Pasar Modal 2023 Merosot 

Hingga November Rp 226 Triliun, OJK Prediksi Penggalangan Dana di Pasar Modal 2023 Merosot 

EKONOMI
Menkeu: Tata Kelola Aset Negara Dilakukan Akuntabel dan Profesional

Menkeu: Tata Kelola Aset Negara Dilakukan Akuntabel dan Profesional

EKONOMI
OJK: Transaksi Bursa Karbon Capai Rp 29,45 Miliar Sejak Diluncurkan

OJK: Transaksi Bursa Karbon Capai Rp 29,45 Miliar Sejak Diluncurkan

EKONOMI
BEI: Pilpres 2024 yang Kondusif Akan Sudahi Ketidakpastian

BEI: Pilpres 2024 yang Kondusif Akan Sudahi Ketidakpastian

EKONOMI

BERITA TERKINI

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT