Logo BeritaSatu

Industri Belum Siap Kebijakan Truk ODOL, Ini Alasannya

Senin, 7 Maret 2022 | 16:03 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menerapkan kebijakan bebas truk muatan dan dimensi lebih atau zero over dimension over loading (ODOL) pada Januari 2023 mendatang. Namun kalangan industri menyatakan belum siap dan minta agar kebijakan ini diundur hingga 2025.

Direktur Industri Semen, Keramik, dan Pengolahan Bahan Galian Non Logam Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Wiwik Pudjiastuti mengatakan industri belum siap disebabkan hilangnya momentum persiapan pelaksanaan kebijakan zero ODOL karena pandemi Covid-19 mulai awal tahun 2020 yang menyebabkan utilisasi industri sempat mengalami penurunan.

Di sisi lain, kata Wiwik, penerapan zero ODOL ini akan membebani industri yang berimbas pada penambahan waktu loading dan unloading barang. Kebijakan ini juga menyebabkan peningkatan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dan biaya logistik yang berkontribusi sebesar 10%-20% dari struktur biaya produksi.

“Pada akhirnya mempengaruhi harga jual produk yang dihasilkan. Hal ini tentunya melemahkan daya saing industri. Oleh sebab itu kalangan industri meminta agar penerapan kebijakan zero ODOL secara penuh ditunda menjadi tahun 2025,” kata Wiwik dalam keterangan yang diterima Senin (7/3/2022).

Menurut Wiwik, industri semen, keramik, dan industri bahan galian non-logam dan industri lain terus melakukan persiapan, tetapi belum bisa menerapkan kebijakan zero ODOL secara penuh (100%) mulai Januari 2023. Pasalnya, logistik dan distribusi bahan baku maupun produk industri sangat bergantung pada moda transportasi darat. Beberapa sektor usaha lain yang juga belum siap dengan kebijakan ODOL secara penuh ini adalah angkutan TBS (tandan buah segar) kelapa sawit dan angkutan CPO (minyak sawit mentah).

Namun sejalan dengan Surat Kementerian Perindustrian Nomor 872/M-IND/12/2019 perihal Kebijakan Zero ODOL tertanggal 31 Desember 2019, Menteri Perindustrian meminta agar pelaksanaan Zero ODOL 2021 oleh Kemenhub ditunda antara Tahun 2023-2025 dengan alasan memperhatikan jenis dan karakteristik industri. “Penundaan ini dimaksud agar industri siap pada tahun 2023-2025. Jadi, sejalan dengan surat tersebut industri mau tidak mau mempersiapkan diri dan melakukan adjustmen terkait pemberlakuan Zero ODOL tersebut,” katanya.

Wiwik mengatakan apabila kebijakan zero ODOL tersebut diterapkan secara umum, akan ada kenaikan biaya logistik (pengangkutan) untuk mendapatkan bahan baku maupun dalam distribusi barang/produk jadi ke konsumen. Biaya tersebut pada akhirnya akan dibebankan kepada konsumen dengan harga jual produk yang meningkat.


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

TokoMall Jalin Kolaborasi dengan Wormhole

Pada TokoSurprise kali ini, TokoMall bekerjasama dengan W-Unit yang merupakan sebuah NFT Project dari Wormhole.

EKONOMI | 28 Juni 2022

Kemenkop Beberkan Penyebab UKM Sulit Tembus Pasar Dunia

Kontribusi  Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terhadap ekspor nasional masih sangat minim dan ini terjadi karena banyak faktor.

EKONOMI | 28 Juni 2022

Adhi Commuter Alokasikan 20% Laba Bersih untuk Dividen

Pada 2021 Adhi Commuter mencatat perolehan kontrak baru sebesar Rp 883,8 miliar dan berhasil membukukan pendapatan usaha Rp 563,69 miliar.

EKONOMI | 28 Juni 2022

Impack Pratama Masuk Daftar Indeks ESG IDX Kehati

PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) masuk ke dalam daftar Indeks ESG Sector Leaders IDX Kehati dan Indeks ESG Quality 45 IDX Kehati.

EKONOMI | 28 Juni 2022

Million Dollar Round Table Indonesia 2022 Kembali Digelar

Million Dollar Round Table (MDRT) Indonesia kembali menyelenggarakan MDRT Day Indonesia 2022 pada tanggal 28 Juli 2022.

EKONOMI | 28 Juni 2022

Darya-Varia Laboratoria Tebar Dividen Rp 123,2 Miliar

PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA) menetapkan pembagian dividen sebesar Rp 123,2 miliar yang bersumber dari laba bersih tahun buku 2021.

EKONOMI | 28 Juni 2022

Mayora IndahIncar Pertumbuhan Penjualan 10% di Tahun Ini

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 21 per saham yang akan mulai dibagikan pada tanggal 27 Juli 2022. 

EKONOMI | 28 Juni 2022

AP Log Jalin Sinergi dan Kolaborasi dengan PJB Services

PT Angkasa Pura Logistik (AP Log), subsidiari PT Angkasa Pura I (Persero) ambil bagian di ajang PowerXellence PJB Services Expo & Conference (PowerX) 2022.

EKONOMI | 28 Juni 2022

Multiusaha Kehutanan Diharapkan Berkontribusi ke PDB

Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menginginkan sektor kehutanan menjadi andalan ekspor Indonesia.

EKONOMI | 28 Juni 2022

AAJI: Imbas Pandemi, Jumlah Agen Asuransi Jiwa Turun

AAJI meyakini, agen asuransi yang masih bertahan sampai saat ini telah teruji tangguh sebagai salah satu kanal berpengaruh untuk industri asuransi jiwa.

EKONOMI | 28 Juni 2022


TAG POPULER

# MotoGP 2022


# Ukraina


# Persik


# Sirkuit Formula E


# Holywings


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Thomas Doll: Penyelesaian Akhir Jadi Masalah Persija

Thomas Doll: Penyelesaian Akhir Jadi Masalah Persija

BOLA | 15 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings