Logo BeritaSatu

Mandala Finance Cetak Laba Rp 485 Miliar di 2021, Naik 178,25%

Jumat, 8 April 2022 | 17:29 WIB
Oleh : Prisma Ardianto / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) atau Mandala Finance, mencetak laba bersih tahun 2021 mencapai Rp 485 miliar atau tumbuh 178,25% secara tahunan (year on year/yoy).

Pertumbuhan itu disokong pertumbuhan penyaluran pembiayaan. Mandala Finance berhasil mencatatkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp 5 triliun pada 2021, tumbuh 74,14% dari capaian tahun 2020.

Advertisement

Meningkatnya pembiayaan turut mendongkrak total aset mencapai Rp 5,3 triliun pada 2021, meningkat 26,95% dari posisi terakhir di 2020 yaitu Rp 4,2 triliun.

Direktur Utama Mandala Finance, Harryjanto Lasmana menyampaikan, meningkatnya angka pembiayaan diikuti bertambahnya jumlah nasabah aktif di seluruh Indonesia. Hal itu tidak terlepas dari sejumlah strategi perusahaan yang berkomitmen untuk terus bertumbuh.

Sejumlah strategi mencakup operasional, penjualan, dan pemasaran terbukti jitu, termasuk adaptasi perusahaan melalui inovasi digital Mantis. Alhasil, Mandala Finance berhasil mencatatkan laba bersih tahun 2021 mencapai Rp 485 miliar yang meningkat 178,25% (yoy), dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 174 miliar.

"Tahun 2021 merupakan sebuah titik bangkit bagi Mandala untuk terus melangkah maju. Kendati pergerakan perekonomian masih fluktuatif imbas pandemi, Mandala justru mencatatkan pertumbuhan signifikan dengan kenaikan laba bersih sebesar 178,25%," kata Harryjanto, Jumat (8/4/2022).

Dia mengatakan, perusahaan mampu mempertahankan fundamental yang kokoh di tengah pandemi Covid-19 dan kondisi perekonomian yang bergejolak dengan cara fokus dalam berinovasi di segala lini. Pencapaian tidak lepas dari pengalaman perusahaan selama hampir 25 tahun agar tetap adaptif terhadap perubahan zaman.

"Selain memaksimalkan kinerja operasional kantor cabang, kami juga berfokus pada strategi transformasi digital dengan meluncurkan inovasi digitalisasi pembiayaan melalui Mantis, untuk mengisi titik titik akan kebutuhan pembiayaan masyarakat yang tidak terjangkau kantor cabang kami," tambahnya.

Baca selanjutnya
Harryjanto mengatakan, menjadi esensial Mandala Finance untuk berpusat pada pelanggan (customer ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pertumbuhan Ekonomi 2022 Ditopang Industri Pengolahan

Komponen industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi selama tahun 2022 dari sisi lapangan usaha.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Hadapi Banyak Tantangan

Indonesia saat ini masih menghadapi sejumlah tantangan untuk menjadi pemain utama dalam ekonomi dan keuangan syariah global.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Strategi Blibli Mendorong Keberlanjutan Bisnis di Tengah Potensi Krisis Ekonomi Global

Visi dari management blibli di tahun 2023 lebih berfokus pada long term strategy dan memperkuat omnichannel strategy.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Ekonomi Kuartal IV 5,01%,Konsumsi Rumah Tangga Sumbang 51,6%

Pertumbuhan ekonomi kuartal IV tahun 2022 mencapai 5,01%. Komponen konsumsi rumah tangga menjadi penopang terbesar dengan kontribusi 51,65%.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Hilirisasi Produk Laut, Jokowi Minta Indonesia Tiru Tiongkok

Jokowi mengatakan Indonesia bisa meniru Tiongkok dalam hilirisasi sumber daya dan produk kelautan untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

EKONOMI | 6 Februari 2023

IHSG Siang Ini 6 Februari 2023 Hilang 32 Poin ke 6.879

IHSG di BEI pada sesi I siang hari ini Senin 6 Februari 2023 melemah 32,0 poin (0,46%) ke level 6.879.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Soal Produk Jasa Keuangan, Presiden Jokowi Sorot Perlindungan Konsumen

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyorot aspek perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan mulai dari asuransi, pinjaman online (pinjol), sampai dengan investasi.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Lampaui Prapandemi, Pertumbuhan Ekonomi 2022 Capai 5,31%, Kuartal IV 5,01%

BPS mencatat pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2022 mencapai 5,01% secara year on year dan tahun 2022 mencapai 5,31%.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Jokowi Minta Perbankan Beri Kredit Smelter, tetapi Harus Hati-hati

Jokowi meminta dukungan konkret sektor jasa keuangan (SJK) khususnya perbankan terkait program hilirisasi atau smelter di Indonesia

EKONOMI | 6 Februari 2023

Jokowi: NIM Perbankan 4,4% di RI Mungkin Tertinggi di Dunia

Presiden Jokowi menyinyalir bahwa rata-rata margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) perbankan nasional.

EKONOMI | 6 Februari 2023


TAG POPULER

# Pelecehan Anak


# Liga Spanyol


# Hasya Athallah


# Bripka Madih


# Pemilu 2024


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
OJK Catat Aset IKNB Tembus Rp 3.081,30 Triliun di 2022

OJK Catat Aset IKNB Tembus Rp 3.081,30 Triliun di 2022

EKONOMI | 10 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE