Logo BeritaSatu

Fed Naikkan Bunga 50 Basis Poin, Kenaikan Terbesar 2 Dekade

Kamis, 5 Mei 2022 | 06:09 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Washington, Beritasatu.com - Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed) pada Rabu atau Kamis dini hari WIB (5/4/2022) menaikkan suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin, langkah paling agresif dalam melawan inflasi tertinggi selama 40 tahun.

“Inflasi terlalu tinggi dan kami memahami kesulitan yang ditimbulkannya. Kami bergerak cepat untuk menurunkannya kembali," kata Ketua the Fed Jerome Powell dalam konferensi pers.

Kebijakan tersebut akan membuat kisaran target suku bunga dana federal mencapai 0,75% hingga 1%, dibandingkan kisaran sebelumnya pada rentang 0,25% hingga 0,5%. Ini merupaka kenaikan paling agresif yang pernah dilakukan The Fed sejak tahun 2000. The Fed mengatakan bahwa kenaikan ini terpaksa ditempuh demi menetralisir kondisi inflasi AS.

Powell mengatakan, The Fed berkomitmen untuk memulihkan stabilitas harga.

Pada Maret 2022 kenaikan inflasi AS year on year (yoy) telah mencapai 8,4% atau rekor tertinggi sejak Desember 1981.

Bunga the Fed tidak hanya mengatur berapa banyak bank membebankan satu sama lain dalam pinjaman jangka pendek, tetapi terkait berbagai tingkat utang konsumen yang dapat disesuaikan.

Seiring dengan kenaikan suku bunga,The Fed mengindikasikan akan mulai mengurangi kepemilikan aset pada neraca US$ 9 triliun. Progres akan dimulai secara bertahap. Tepatnya pada batas US$ 30 miliar per bulan dalam bentuk treasuries dan US$ 17,5 miliar per bulan dalam bentuk sekuritas berbasis hipotek pada Juni-Agustus 2022. Kemudian, pada September batasnya akan dinaikkan menjadi maksimal US$ 60 miliar per bulan untuk treasuries dan US$ 35 miliar per bulan untuk sekuritas berbasis hipotek.

The Fed telah membeli obligasi untuk menjaga suku bunga rendah selama pandemi Covid-19. Namun lonjakan harga telah memaksa perubahan kebijakan moneter.

Investor mengandalkan The Fed sebagai mitra aktif dalam memastikan pasar berfungsi dengan baik, tetapi lonjakan inflasi mengharuskan pengetatan.

Pasar sekarang mengharapkan bank sentral terus menaikkan suku secara agresif pada beberapa bulan mendatang. Menyikapi hal itu, Powell hanya mengatakan bahwa pergerakan 50 basis poin harus dibahas pada beberapa pertemuan berikutnya. Namun Powell tampaknya mengabaikan kemungkinan The Fed menjadi lebih hawkish. “75 basis poin bukanlah sesuatu yang secara aktif dipertimbangkan oleh komite,” kata Powell.

"Ekonomi Amerika sangat kuat dan dalam posisi baik untuk menangani kebijakan moneter yang lebih ketat," katanya.

Sementara bursa saham AS melonjak setelah pengumuman The Fed. Adapun imbal hasil obligasi turun dari level tertinggi sebelumnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: CNBC

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

70% Bahan Baku Pabrik Boneka Barbie Cikarang Buatan Lokal

70% bahan baku pembuatan boneka barbie dan mainan anak yang diproduksi PT Mattel Indonesia (PTMI) buatan lokal Indonesia. 

EKONOMI | 8 Desember 2022

Jadi Tuan Rumah G20, Erick Thohir Sebut Indonesia Sudah Balik Modal

Menteri BUMN Erick Thohir menyebut investasi Indonesia sudah "balik modal" setelah menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Bulan Maret Panen Raya, DPR Minta Bulog Serap Beras Petani Sebanyak-banyaknya

Bulog diminta untuk segera menyiapkan diri saat panen raya akan berlangsung pada bulan Maret mendatang, sehingga Kementan tidak perlu impor beras.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Belajar Dari Pengalaman, Fraksi PKS Wanti-wanti Beras Impor Bisa Membusuk

Bulog sebaiknya fokus melakukan penyerapan dibanding bersuara melakukan impor beras di saat petani akan melakukan panen raya.

EKONOMI | 8 Desember 2022

DPR Pertanyakan Serapan Beras Bulog

Persediaan beras nasional mencapai 8.727.752 ton, stok ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Sempat Anjlok 135 Poin, IHSG Ditutup Melemah Tipis

Sempat anjlok 135 poin, IHSG akhirnya ditutup hanya turun sekitar 14,52 poin (0,21%) menjadi 6.804,23.

EKONOMI | 8 Desember 2022

PT Mattel Indonesia Bakal Produksi 3 Juta Boneka Barbie Per Minggu

PT Mattel Indonesia (PTMI) akan menggenjot produksi boneka Barbie hingga 3 juta per minggu atau 156 juta boneka Barbie dalam setahun.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Ini Upaya PNM Dorong Pengembangan Talenta Perusahaan

PT PNM menggelar Innovation Festival (I-Fest) 2022 untuk memberikan semangat inovasi, kolaborasi, serta mengembangkan talenta perusahaan.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Sasar Milenial, Sanex Lakukan Sejumlah Perubahan Strategi

Selain logo baru, perubahan dilakukan Sanex pada tahun 2022 ini di antaranya  pembaruan manajemen hingga memperluas distribusi produk,

EKONOMI | 8 Desember 2022

Kurs Rupiah Cenderung Stabil di Kisaran Rp 15.600

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Kamis (8/12/2022) terpantau menguat ke kisaran Rp 15.600.

EKONOMI | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# UU KUHP


# Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Sukabumi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Taman Pracima Pura Mangkunegaran, Dulunya Lapangan Tenis Tertua di Solo

Taman Pracima Pura Mangkunegaran, Dulunya Lapangan Tenis Tertua di Solo

LIFESTYLE | 43 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE