Logo BeritaSatu

Kuartal I 2022, BNC Tunjukkan Pertumbuhan Kinerja Positif

Senin, 9 Mei 2022 | 16:13 WIB
Oleh : Jaja Suteja / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam kurun waktu satu tahun sejak aplikasi Neobank milik Bank Neo Commerce (BNC) diluncurkan, BNC telah mendapatkan lebih dari 16 juta registered user dengan monthly active user 3 juta per bulan (MAU).

Stabilnya jumlah MAU ini sejalan dengan terjadinya peningkatan volume transaksi yang signifikan sebesar 88% menjadi 76 juta transaksi dibandingkan kuartal sebelumnya.

Kinerja positif perseroan di awal tahun 2022, ditunjukkan dengan berhasilnya BNC mencatatkan kenaikan net interest income (NII) yang sangat signifikan atau naik sekitar 214,3% dibandingkan periode yang sama di tahun 2021 dari Rp 63 miliar menjadi Rp 198 miliar di Kuartal I 2022.

Kenaikan juga terlihat dari pendapatan di kuartal I 2022, yaitu sebesar Rp 448 miliar atau naik sekitar 204,8% dari periode sebelumnya yang sebesar Rp 147 miliar.

Bila dibandingkan dengan kuartal sebelumnya kuartal IV 2021 (qoq), NII pada kuartal I 2022 mengalami kenaikan 167,1% dari Rp 74 miliar menjadi Rp 198 miliar. Sedangkan di sisi total pendapatan, juga mengalami kenaikan sebesar 85,6% dari kuartal sebelumnya (kuartal IV 2021), dari Rp 241,4 miliar menjadi Rp 448 miliar di kuartal I 2022.

Kenaikan pendapatan di atas diikuti dengan penurunan beban operasional perseroan, sehingga pada kuartal I BNC mencatatkan kerugian bersih yang cenderung menurun. Masing-masing sebesar Rp 163 miliar pada Januari, turun menjadi Rp 150 miliar pada Februari, dan Rp 100 miliar pada Maret 2022, sehingga total kerugian di kuartal I 2022 sebesar Rp 413 miliar.

Pertumbuhan kinerja positif dan optimal yang berkelanjutan ini seiring juga dengan pertumbuhan bisnis, antara lain kenaikan dana pihak ketiga (DPK) yang cukup tinggi, yaitu sekitar 121,4% yoy dari Rp 4,2 triliun di kuartal I 2021 menjadi Rp 9,3 triliun di kuartal I 2022 atau mengalami pertumbuhan sebesar 14,7% dari Rp 8,1 triliun di kuartal 4 2021 menjadi Rp 9,3 triliun di kuartal I 2022, yang paling banyak ditempatkan dari deposito online melalui aplikasi Neobank.

Pertumbuhan juga terlihat pada total aset bank yang naik sebesar 119,3% yoy dari Rp 5,7 triliun di kuartal I 2021 menjadi Rp 12,5 triliun pada kuartal I 2022. Sedangkan bila dilihat pertumbuhan secara kuartal sebesar 10,5% dari Rp 11,3 triliun di kuartal 4 2021 menjadi Rp 12,5 triliun di kuartal I 2022.

Dari sisi kredit, BNC juga telah berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp 4,8 triliun per akhir kuartal I 2022. Sebagaimana yang diketahui bersama BNC telah meluncurkan produk digital lending pada bulan November 2021. Sejak diluncurkan sampai dengan akhir kuartal 1 tahun 2022 secara kumulatif pencairannya sudah melebihi Rp 1,6 triliun.

Sedangkan rasio NPL gross Perseroan juga menunjukkan perbaikan dari Kuartal I 2021 dari 4,4% menjadi 1,7% per posisi kuartal I 2022. Hal tersebut menunjukkan kepercayaan yang terus meningkat dari masyarakat terhadap produk dan layanan BNC.

Di tahun 2022 ini BNC secara terus menerus berusaha memenuhi kebutuhan nasabahnya, antara lain di bidang investasi dengan memperkenalkan produk wealth management, seperti reksa dana, saham, asuransi, emas, dan produk lainnya.

Melihat kilas balik pada kinerja tahun 2021, BNC mencatatkan kerugian bersih Rp 986 miliar yang merupakan bentuk investasi perseroan untuk memperkenalkan dan mengedukasi masyarakat tentang bank digital, serta membangun fundamental bisnis perseroan melalui investasi teknologi, sumber daya manusia, dan keamanan digital di tahun pertamanya beroperasi di tengah-tengah masyarakat.

BNC melihat tahun 2021 sebagai tahun investasi yang menjadi pijakan awal untuk dapat melakukan akselerasi di tahun-tahun berikutnya.

"Melihat pertumbuhan kinerja BNC yang positif, fundamental perseroan yang semakin sehat dan juga strategic response yang tepat diiringi dengan manajemen risiko yang baik dalam menghadapi ketidakpastian kondisi perekonomian global, BNC optimistis kinerja di tahun ini dapat melampaui kinerja tahun sebelumnya, dan juga dapat menjaga sustainability kinerja ke depan," ujar Direktur Utama BNC, Tjandra Gunawan.

“Kami akan memanfaatkan momentum pertumbuhan tahun lalu sebagai pelecut semangat kami di tahun berjalan ini untuk semakin baik dalam mengembangkan bisnis perseroan. Seiring dengan semakin baiknya efisiensi kinerja operasional perseroan, kami yakin BNC dapat terus mengoptimalkan kinerjanya di tahun ini,” tutup Tjandra.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ekonom IAEI Sebut Indonesia Mampu Atasi Ancaman Resesi

Ekonom dari Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Munifah Syanwani menilai Indonesia akan mampu melewati tahun resesi ekonomi.

EKONOMI | 26 November 2022

Terapkan ESG, BRI Raih Peringkat Tertinggi di ASRRAT 2022

BRI berhasil meraih penghargaan platinum rank di ASRRAT 2022. BRI tahun lalu juga meraih peringkat tertinggi di ajang yag sama.

EKONOMI | 26 November 2022

Jokowi: Negara Besar Resesi, Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,72%

Presiden Jokowi menyebut ekonomi Indonesia bisa tumbuh 5,72 persen pada kuartal ketiga di tengah resesi yang dialami sejumlah negara besar di dunia. 

EKONOMI | 26 November 2022

Jokowi Ungkap Syarat Indonesia Jadi 5 Besar Negara Terkuat di 2045

Presiden Jokowi menyampaikan syarat mewujudkan visi Indonesia sebagai negara yang masuk dalam lima besar ekonomi terkuat di dunia pada 2045.

EKONOMI | 26 November 2022

Jokowi: Tidak Mungkin Bersaing dengan Negara Lain kalau Jalannya Becek

Presiden Jokowi mengungkap alasannya terus membangun infrastruktur di luar Pulau Jawa. Infrastruktur akan membuka titik-titik ekonomi baru Indonesia. 

EKONOMI | 26 November 2022

Hilirisasi, Bahlil Ingin Indonesia Jadi Acuan Harga Timah Dunia

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menargetkan Indonesia setop ekspor timah pada 2023.

EKONOMI | 26 November 2022

Ini 10 Perusahaan Teknologi dengan Jumlah PHK Terbesar

Menurut data layoffs.fyi, terdapat 137.492 karyawan dari 859 perusahaan teknologi di seluruh dunia yang di-PHK pada 2022.

EKONOMI | 26 November 2022

Wall Street Menguat dalam Sepekan di Tengah Minimnya Sentimen

Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik pada hari Jumat (25/11/2022). Indeks-indeks acuan Wall Street mencatat kinerja positif selama minggu ini.

EKONOMI | 26 November 2022

BEI Targetkan 57 Perusahaan Melantai di Bursa pada 2023

Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan perusahaan yang melakukan penawaram umum saham perdana (IPO) pada 2023 sebanyak 57 perusahaan

EKONOMI | 26 November 2022

Perluas Pasar Bank Digital, MNC Bank Gandeng Taspen

PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank dipercaya PT Taspen (Persero) (TASPEN) menjadi mitra bayar digital pertama.

EKONOMI | 26 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Lionel Messi dan Enzo Fernandez Angkat Kembali Pamor Argentina

Lionel Messi dan Enzo Fernandez Angkat Kembali Pamor Argentina

SEMESTA BOLA 2022 | 2 jam yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE