Logo BeritaSatu

Pemprov Banten Dorong 8 Kabupaten/Kota Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Rabu, 18 Mei 2022 | 16:37 WIB
Oleh : JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendorong 8 kabupaten dan kota di Provinsi Banten untuk bisa memindahkan penyimpanan rekening kas umum daerah atau RKUD-nya ke Bank Banten.

Dukungan itu perlu dilakukan dalam upaya memberikan support terhadap Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang dimiliki bersama.

Hal itu dikatakan Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar yang secara legalitas berperan sebagai pemegang saham mayoritas pengendali terakhir di Bank Banten, yang tentunya mempunyai tanggung jawab dan otoritas yang lebih terhadap upaya penyehatan perseroan.

"Oleh karena itu saya berharap betul kepada Bapak dan Ibu Bupati dan Wali Kota, dengan segala kewenangan yang mereka milik dengan didasarkan pada keyakinan bahwasannya Bank Banten bisa menjadi bagian dari instrumen pembangunan di daerahnya masing-masing," kata Muktabar, sebagaimana dikutip dari siaran pers yang diterima, Rabu (18/5/2022).

Muktabar melanjutkan, jika Bank Banten sudah menjadi RKUD seluruh kabupaten dan kota, termasuk juga Pemprov Banten yang saat ini sudah menggunakan Bank Banten sebagai bank RKUD, potensi pengelolaan keuangannya cukup besar.

"Ada sekitar Rp50 triliun dana yang akan dikelola oleh Bank Banten. Sehingga dari besaran dana yang dikelola itu, bisa menjadikan Bank Banten sebagai tuan rumah di rumahnya sendiri," ujarnya.

Selain itu, lanjut Muktabar, dirinya juga akan mendorong pihak swasta dan seluruh industri yang ada di Provinsi Banten agar mempunyai akun atau rekening Bank Banten. Rekening itu tentunya juga digunakan secara maksimal baik sebagai penyimpanan uang atau dalam bentuk pendanaan lainnya.

"Kalau itu sudah masuk, line money market agenda kerja keuangan Bank Banten sudah bisa bergerak dengan optimal," ungkapnya.

Tentunya, tambah Muktabar, hal itu bisa terwujud dengan basis kondisi Bank Banten telah memenuhi level kesiapan likuiditas sebagaimana yang sudah dijelaskan dalam berbagai aturan.

"Dengan kata lain, Bank Banten sudah layak digunakan sebagai bank penyimpan RKUD. Karena walau bagaimanapun, Bank Banten merupakan BPD kebanggaan kita bersama," tambahnya.

Dijelaskan, secara kesehatan bank, Bank Banten dinyatakan sehat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK juga berharap kabupaten/kota bisa segera membuka rekening RKUD di Bank Banten.

Sementara itu, Direktur Bisnis Cendria Tj Tasdik, sekaligus sebagai Plt Direktur Utama Bank Banten yang sedang melaksanakan ibadah Umroh seusai melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPST) beberapa hari lalu mengungkapkan rasa optimisnya dalam menyambut tahun 2022 ini.

“Hal itu mengaca pada hasil kinerja tahun 2021 lalu, dimana Perseroan berhasil melaluinya dengan baik dan menunjukkan ketangguhan segenap nasabah Bank Banten dalam fase akselerasi pertumbuhan ini," katanya.

Direksi sangat menghargai kepercayaan dan keyakinan para pemegang saham, khususnya Pemerintah Provinsi Banten dan PT Banten Global Development, dan juga pemegang saham publik.

"Serta kami berterima kasih atas pengawasan, dukungan dan arahan segenap Dewan Komisaris,” ujarnya.

Meskipun belum mencatat laba, namun di tahun 2021 Perseroan mencetak kinerja yang lebih baik dibandingkan 2020. Pada 31 Desember 2021, aset meningkat secara signifikan sebesar 65,7 persen ke angka Rp8,85 triliun, dari Rp5,34 triliun pada 31 Desember 2020.

Hal ini didorong oleh dana pihakkKetiga (DPK) meningkat secara signifikan sebesar 79,8 persen ke angka Rp4,64 triliun, dari Rp2,58 triliun pada 31 Desember 2020.

"Demikian pula, pendapatan operasional selain bunga naik 45,8 persen secara YoY menjadi Rp41,85 miliar dari Rp28,7 miliar," ucapnya.

Di sisi biaya, perseroan juga melakukan efisensi operasional sehingga berhasil menekan beban bunga menjadi Rp241 miliar, turun 27.7 persen dibandingkan Desember 2020.

Bank Banten menutup tahun 2021 dengan kredit di angka Rp3,89 triliun dan total ekuitas mencapai Rp1,89 triliun.Perseroan masih membukukan rugi bersih periode berjalan sebesar Rp265,18 miliar.

"Rugi tersebut berhasil ditekan lebih baik 20,88 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp308,16 miliar," tuturnya.

Hal ini dicapai diantaranya dengan mendongkrak pendapatan sepanjang tahun 2021, di mana pendapatan bunga bersih tumbuh 90 persen secara tahunan (YoY) menjadi sebesar Rp67,02 miliar dari Rp35,23 miliar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: PR

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Anis Byarwati Dorong Edukasi Keuangan dan Ekonomi Syariah

Anis Byarwati meminta pelaku industri keuangan syariah komitmen dalam mendorong edukasi keuangan dan ekonomi syariah.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Paulus Waterpauw: Laporan Keuangan Bukan Ukuran Pembangunan

Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw menegaskan laporan realisasi keuangan bukan ukuran pembangunan.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Wanaartha: Progres Negosiasi dengan Calon Investor Capai 50%

PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life) menyatakan progres negosiasi dengan calon investor sudah lebih 50%.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Ingat Lima Hal Ini agar Sukses di Industri Teknologi Digital

Teknologi digital yang berkembang pesat telah menjadikan industri ini sebagai pasar utama bagi para pencari kerja.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Jababeka Wujudkan Green Industrial Estate Lewat Cara Ini

PT Jababeka Tbk (KIJA) berkomitmen mewujudkan green industrial estate dengan menggelar program kolaborasi pelestarian lingkungan.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Ini Lima Hal Pentingnya Beralih dari TV Analog ke Digital

Dengan beralih ke TV digital, masyarakat akan mendapatkan siaran yang lebih bagus, lebih bersih gambarnya dan lebih jernih suaranya.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Sandiaga Ingatkan Konsep Tiga G dan Empat As, Apa Itu?

Sandiaga menyampaikan, dalam menjalankan setiap usaha, UMKM harus menjalankan konsep "Tiga G".

EKONOMI | 3 Juli 2022

79 Produsen Dukung Program Minyak Goreng Curah Rakyat

Kemenperin mencatat hingga 1 Juli 2022, ada 130 perusahaan mendaftar ke dalam Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (SIMIRAH) 2.0.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Jualan Alat Berat Moncer, Laba Hexindo Melesat di Atas 100%

PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) kuartal I 2022 mencatat laba bersih tahun berjalan US$ 55,08 juta atau melesat d iatas 100%.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Spanyol Siap Bantu Proyek Transportasi Indonesia, Apa Saja?

Spanyol menawarkan bantuan beberapa proyek-proyek yang bisa dibangun di Indonesia khususnya terkait transportasi.

EKONOMI | 3 Juli 2022


TAG POPULER

# Malaysia Open


# Rusia


# Roy Suryo


# Tjahjo Kumolo Meninggal


# Ayu Anjani


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Covid-19 Naik, IDI: Pakai Masker di Ruang Terbuka

Kasus Covid-19 Naik, IDI: Pakai Masker di Ruang Terbuka

NEWS | 4 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings