Logo BeritaSatu

Cara Bijak Menggunakan Bukalapak Paylater yang Harus Anda Ketahui

Jumat, 27 Mei 2022 | 18:00 WIB
Oleh : JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Bukalapak sebagai salah satu e-commerce besar di Indonesia, tentunya memiliki banyak layanan dan barang yang disediakan, mulai dari fashion, elektronik, gadget, olahraga, isi pulsa, PAM, hingga jual beli motor.

Ditambah lagi ada metode pembayaran Bukalapak, yang memudahkan kita semua untuk mendapatkan akses kredit tanpa harus memiliki kartu. Bukan hanya cara mendaftarnya saja, cara menggunakan Bukalapak paylater juga mudah, jika Anda sudah memiliki akun fintech yang sudah bekerja sama dengan Bukalapak, Anda tinggal menghubungkan akun tersebut, lalu akan muncul di halaman checkout barang.

Meski didukung dengan kemudahan, kecepatan dan kepraktisan yang diberikan oleh Bukalapak paylater, akan tetapi Anda tetap harus bijak menggunakan metode pembayaran satu ini. Bagaimana caranya? Mari kita ulas satu per satu.

Kenali Resiko
Meski menggunakan Bukalapak paylater sangat menguntungkan dengan berbagai layanan yang disediakan, Anda juga harus mengetahui semua resiko yang mungkin bisa Anda temui ketika menggunakan layanan ini.

Ada kemungkinan resiko menjadi lebih konsumtif, hingga resiko tidak bisa bayar. Resiko ini jangan menjadikan Anda takut untuk menggunakannya, tetapi lebih mempersiapkan diri untuk tidak mengalami hal tersebut.

Jika ada resiko akan lebih konsumtif, Anda harus menggunakan paylater untuk kebutuhan produktif atau keperluan mendadak saja. Jika ada resiko tidak bisa bayar, berarti Anda harus tahu kemampuan bayar cicilan Anda per bulannya, dan jika ada resiko keamanan, Anda jangan sampai lengah jika diiming-imingi oleh oknum yang mengatasnamakan fintech pilihan Anda.

Mengetahui Kemampuan Finansial Diri Sendiri
Tidak bisa dipungkiri, kalau paylater sama dengan metode kredit lainnya, hanya sebatas alat pembayaran. Bukan uang cadangan. Artinya, penggunaan paylater wajib disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan Anda. Bukan menuruti keinginan atau untuk memenuhi gaya hidup tertentu.

Apabila Anda tergiur menggunakan Bukalapak paylater untuk membeli sepeda motor, meski limit sudah mencukupi, alangkah lebih bijak jika mengambil tenor lebih panjang supaya cicilan lebih ringan, atau menabung beberapa bulan, supaya cicilan per bulannya sesuai dengan kemampuan bayar Anda.

Jangan sampai Anda memaksakan cicilan per bulan tidak sesuai dengan kemampuan bayar, maka tagihan Anda bisa macet dan beban utang menjadi bertumpuk.

Pilih Fintech dengan Bunga Ringan
Sebagai informasi, Bukalapak paylater bekerja sama dengan beberapa fintech. Namun, jangan lupa untuk memilih fintech rekanan Bukalapak yang memiliki bunga yang ringan. Salah satu fintech yang sudah bekerja sama dengan Bukalapak dengan bunga ringan adalah Kredivo.

Tenang, cara menggunakan Bukalapak paylater dengan Kredivo sangat mudah dan menguntungkan. Pertama-tama Anda tinggal mengunggah aplikasi Kredivo di Apps Store atau Play Store di ponsel Anda, lalu siapkan KTP, NPWP, serta menghubungkan 1 akun e-commerce Anda yang aktif, untuk mendaftar sebagai akun Premium Kredivo.

Jika Anda mendaftar sebagai akun Premium, maka Anda akan mendapatkan layanan yang #Sefleksibelitu dari Kredivo, mulai dari bunga 0% untuk pembayaran dalam 30 hari, dan tenor 3 bulan, serta bunga rendah hanya 2,6% per bulan, dengan tenor 6 bulan dan 12 bulan.

Gunakan untuk Kebutuhan Produktif
Menggunakan Bukalapak paylater juga tidak boleh gegabah dan serampangan, Anda harus bisa membedakan mana utang produktif dan mana utang konsumtif.

Sederhananya, utang produktif adalah nilai utang yang bertambah tinggi. Misalnya utang yang digunakan untuk modal usaha atau membeli laptop untuk memulai pekerjaan sampingan. Namun, bukan berarti hanya utang modal usaha saja yang dikategorikan sebagai utang produktif.

Anda boleh juga menggunakan utang untuk membeli smartphone, fashion, dan lain-lain. Akan tetapi, pastikan pengajuan tersebut memang karena kebutuhan Anda, bukan karena memenuhi gengsi belaka, padahal smartphone, atau alat elektronik lama masih mumpuni untuk dipakai.

Membayar Cicilan Tepat Waktu
Terakhir adalah membayar cicilan tepat waktu, karena bagus untuk histori kredit, serta memudahkan pengajuan pinjaman di kemudian hari. Selain itu, bayar cicilan tepat waktu juga akan menghindari Anda dari bunga dan denda, yang akan memberatkan cicilan bulanan Anda.

Selain itu, sebisa mungkin hindari untuk mengambil pinjaman baru saat pinjaman pertama baru berjalan atau belum lunas. Selain bisa menurunkan skor kredit, hal ini bisa membuat pengajuan pinjaman Anda ditolak karena masih ada kewajiban yang harus dilunasi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: PR

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dubes AS: UU KUHP Bisa Berdampak Negatif ke Investasi

Dubes AS di Indonesia menilai pengesahan UU KUHP bisa berdampak negatif pada laju investasi di Indonesia.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Kemenkeu Beri Keringanan Utang pada 2.109 Debitur Mini

Kemenkeu menyatakan hingga 30 November 2022 program keringanan utang (crash program) telah diikuti 2.109 debitur kecil atau mini.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Mengekor Mata Uang Asia, Rupiah Naik di Awal Perdagangan

Pergerakan mata uang Garuda atau rupiah di tengah mata uang Benua Kuning yang berada di zona hijau.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Lanjutkan Tren Negatif, IHSG Melemah di Awal Perdagangan

IHSG di awal perdagangan bergerak fluktuatif pada rentang 6.841-6.892 dan mengikuti pergerakan bursa saham regional yang melemah.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Meski Biaya Tinggi, Penerbitan Obligasi 2023 Tetap Marak

Di tengah era suku bunga tinggi yang memicu kenaikan cost of fund (beban biaya), penerbitan obligasi korporasi pada tahun 2023 tetap marak.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Bapanas Pastikan Cadangan Beras Pemerintah Tersedia

Pemerintah secara penuh menjamin dan memastikan ketersediaan beras di masyarakat secara berkelanjutan dengan mengamankan stok dan kesiapan CPP.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Dekati Rp 1.600 T, Penerimaan Pajak Sudah 106% dari Target

Capaian penerimaan pajak yang baik ini didukung kinerja ekonomi, implementasi UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) hingga berkah harga komoditas.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Transformasi Digital Perlu Akselerasi untuk Topang Ekonomi Nasional

Transformasi digital pascapandemi penting dilakukan karena saat ini teknologi bukan sekadar alat dalam operasional bisnis atau organisasi.

EKONOMI | 7 Desember 2022

INA dan SWF Denmark Investasi Rp 7,8 Triliun di Energi Hijau

Indonesia Investment Authority (INA) dan SWF Denmark, Investment Fund for Developing Countries (IFU) menyepakati perjanjian investasi.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Meski Naik, Harga Emas Masih di Bawah Level Psikologis

Harga emas naik di akhir perdagangan Selasa (6/12/2022), dari penurunan tajam sehari sebelumnya.

EKONOMI | 7 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# Ferdy Sambo


# Gempa Cianjur


# Pernikahan Kaesang


# KKB Tembak Mati


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bom Bunuh Diri Bandung, Polri: Tetap Tenang, Situasi Terkendali

Bom Bunuh Diri Bandung, Polri: Tetap Tenang, Situasi Terkendali

NEWS | 55 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE