Logo BeritaSatu

Indofarma Perkuat Penjualan Alat Kesehatan dan Herbal

Rabu, 1 Juni 2022 | 08:23 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Indofarma Tbk (INAF) pada tahun ini akan mengimplementasikan lima proyek pengembangan alat kesehatan dan herbal dengan total investasi yang bersumberkan dari shareholder loan (SHL) Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 199,86 miliar.

"Proyek ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan ketahanan dan kemandirian industri kesehatan Indonesia," kata Direktur Utama Indofarma Arief Pramuhanto dalam keterangan tertulisnya Rabu (1/6/2022).

Dia menuturkan, kelima proyek tersebut adalah pabrik Medical Furniture dengan nilai pembiayaan investasi Rp 16,53 miliar, proyek Pabrik Elektromedis sebesar Rp 74,98 miliar, dan proyek In Vitro Diagnostik & Instrument dengan nilai pembiayaan investasi sebesar Rp 71,86 miliar. Selain itu, ada proyek Natural Extract dengan nilai pembiayaan investasi sebesar Rp 26,49 miliar dan proyek Supporting Function sebesar Rp 10 miliar.

Target serapan dana PMN untuk pembangunan beberapa fasilitas produksi ditargetkan selesai keseluruhannya di kuartal II 2023. "Diharapkan pada kuartal tiga 2022 dapat beroperasional dan memberikan kontribusi," kata Arief.

Arief mengungkapkan, selain masih melakukan pengembangan farma, perseroan fokus dalam pengembangan alat kesehatan dah herbal. Perseroan akan mendorong penjualan alat kesehatan dengan berbagai mekanisme seperti skema perdagangan biasa, original equipment manufacturer (OEM), hingga perakitan. Nantinya, produk alat kesehatan tersebut akan dipasarkan melalui kerja sama dengan rumah sakit (RS) baik milik pemerintah, swasta, dan klinik berupa skema kerja sama operasi (KSO).

"Saat ini, ada tujuh RSUD melakukan kerja sama dengan Indofarma. Sementara yang masuk dalam pipeline saat ini ada sekitar 20 rumah sakit. Kami berharap, sampai akhir tahun ini dapat mengeksekusi mungkin sekitar 15 sampai 17 rumah sakit dari yang sudah masuk pipeline kami saat ini," tegasnya.

Secara konsolidasian, Indofarma berhasil mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 2,90 triliun, meningkat 69,15% dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 1,72 triliun. Peningkatan tersebut terutama masih didominasi dari penjualan produk covid-related baik untuk segmen alat kesehatan, obat-obatan dan pengadaan serta distribusi penugasan vaksin Covid-19, Covovax.

Aset baik aset lancar dan tidak lancar naik sebesar 17,42% dibandingkan tahun 2020, dengan nilai sebesar Rp2,01 triliun dibandingkan Rp1,71 triliun ditahun 2020. Jumlah ekuitas juga mencatatkan sebesar Rp 508,31 miliar, mengalami kenaikan sebesar 18,12% dibandingkan tahun 2020 dengan nilai sebesar Rp 430,33 miliar.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Indonesia-Jepang Kerja Sama Penerimaan Peserta Magang

Indoensia gandeng JOE Cooperative sebagai agency yang menaungi perusahaan-perusahaan penerima peserta magang di Jepang.

EKONOMI | 28 November 2022

Per Oktober, Utang Pemerintah Capai Rp 7.496,7 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi utang pemerintah mencapai 7.496,70 per 31 Oktober 2022, naik Rp 76,23 triliun.

EKONOMI | 28 November 2022

Kontribusi Asuransi Syariah Diproyeksikan Tumbuh 15%

Industri asuransi syariah ditargetkan mencatatkan pertumbuhan premi atau kontribusi sebesar 10%-15% pada tahun 2023.

EKONOMI | 28 November 2022

Harga Beras di Bandung Mulai Meningkat, Ini Pemicunya

Harga beras di sejumlah pasar tradisional, Kota Bandung, Senin (28/11/2022) Naik hingga Rp 1.000 per kilogram (kg) akibat panen kurang melimpah.

EKONOMI | 28 November 2022

Upaya Menjaga Inflasi Nasional Dimulai dari Beras

BPS menyebutkan bahwa beras merupakan salah satu komoditas pangan yang berkontribusi besar terhadap inflasi pangan.

EKONOMI | 28 November 2022

IHSG Terpangkas di Sesi I Terseret Saham Teknologi

Dibuka turun 0,78 poin (0,01%) di posisi 7.052, IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) tenggelam di zona merah pada perdagangan sesi I, Senin (28/11/2022).

EKONOMI | 28 November 2022

Usai Grup Salim Masuk, BUMI Private Placement Lagi Rp 2,1 T

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali akan melaksanakan private placement setelah private placement Rp 24 triliun saat Grup Salim ikut masuk.

EKONOMI | 28 November 2022

Gubernur Sulut Tetapkan UMP Naik 5,4% Jadi Rp 3.485.000

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey menetapkan besaran UMP Sulawesi Utara sebesar Rp 3.485.000 atau naik sebesar 5,24%

EKONOMI | 28 November 2022

Searah Mata Uang Asia, Rupiah Terpangkas di Awal Perdagangan

Pergerakan mata uang Garuda ata rupiah di tengah mata uang Benua Kuning yang berada di zona merah.

EKONOMI | 28 November 2022

Awal Pekan Investor Bersemangat, IHSG Masih di Zona Hijau

Di menit-menit awal, nilai perdagangan IHSG sebesar Rp 210,02 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 25.442 kali transaksi.

EKONOMI | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Naik 5,6 Persen, UMP DKI Jakarta Jadi Rp 4,9 Juta

Naik 5,6 Persen, UMP DKI Jakarta Jadi Rp 4,9 Juta

NEWS | 41 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE