Logo BeritaSatu

Realisasi Belanja PDN di E-Katalog Capai Rp 180,72 Triliun

Selasa, 14 Juni 2022 | 11:37 WIB
Oleh : Herman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mencatat realisasi belanja produk dalam negeri (PDN) di e-katalog telah mencapai Rp 180,72 triliun, atau 45,18% dari target belanja PDN yang sekitar Rp 400 triliun. BPKP juga mencatat jumlah komitmen belanja kementerian/lembaga, pemerintah daerah dan BUMN untuk menyerap produk dalam negeri sebesar Rp 720,88 triliun.

“Seperti yang diarahkan oleh Bapak Presiden, pemanfaatan belanja pemerintah harus dimaksimalkan untuk menyerap produk dalam negeri, sehingga dapat mengalirkan manfaat secara maksimal dalam aktivitas ekonomi di dalam negeri. Pengawasan internal juga telah kami lakukan secara intensif untuk mengawal disiplin prioritas belanja pemerintah untuk produk dalam negeri,” kata Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2022 di Istana Negara yang juga disiarkan secara daring, Selasa (14/6/2022).

Yusuf menyampaikan, sebelumnya sampai akhir triwulan I 2022, e-katalog masih didominasi oleh produk impor, baik produk tayang maupun realisasi transaksi. Namun setelah terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi dalam rangka Menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, kondisi tersebut sudah berangsur membaik.

“Pada minggu ketiga Mei 2022, produk lokal telah mendominasi produk tayang di e-katalog nasional, meski secara transaksi produk impor masih lebih tinggi. Alhamdulillah sampai 13 juni 2022, produk dalam negeri yang tayang di e-katalog dan transaksinya untuk pertama kalinya sudah berhasil menyaingi produk impor,” kata Yusuf.

Terkait capaian tersebut, Yusuf mengatakan BPKP juga telah mengidentifikasi beberapa permasalahan utama yang harus diselesaikan. Pada tahap perencanaan, K/L, pemerintah daerah dan BUMN masih kesulitan mengidentifikasi belanja yang dapat dioptimalkan untuk menyerap produk dalam negeri. Pada tahap pelaksanaan, masih terdapat produk impor yang dibeli oleh pemerintah, walaupun sudah terdapat produk lokal pengganti.

“Berdasarkan pengawasan BPKP, setidaknya terdapat 842 produk impor yang dibeli melalui e-katalog, padahal sudah ada produk lokalnya. Ini karena harga produk lokal relatif lebih tinggi dibandingkan produk impor,” kata Yusuf.

Sementara itu khusus untuk belanja produk impor yang disebabkan tidak adanya produk lokal pengganti, Yusuf mengimbau agar segera didorong pengembangan industri lokal terkait.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ganjar Dorong Negara Uni Eropa Investasi di Jateng

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendorong negara Uni Eropa untuk berinvestasi di Jateng, khususnya di bidang high technology.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Menko Airlangga Pastikan Kartu Prakerja Berlanjut di 2023

Airlangga menegaskan, pemerintah akan menambah anggaran kartu prakerja sebesar Rp 5 triliun dengan target peserta 1,5 juta orang.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Telkom Pastikan Kesiapan Infrastruktur Telekomunikasi KTT G-20

PT Telkom Indonesia memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi untuk menyukseskan penyelenggaraan KTT G-20 di Nusa Dua, Bali, 15-16 November 2022.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Rangkul Startup, Mandiri Capital Luncurkan Program Xponent

PT Mandiri Capital Indonesia (MCI) meluncurkan program Xponent sebagai bentuk dukungan terhadap ekosistem digital di tanah air.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

BLT Jadi Katalis Positif Tingkat Kepuasan untuk Jokowi

BLT ke masyarakat kecil di tengah kenaikan harga BBM memberikan memberikan katalis positif terhadap peningkatan kepuasan bagi Jokowi.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Askrindo Pangkas Portofolio Produk Asuransi Kredit

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) mulai menghentikan pemasaran produk asuransi kredit konsumtif sejak 2021.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Centratama Borong 397 Menara PTAC Senilai Rp 1,17 Triliun

PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) mengakuisisi 397 menara telekomunikasi PT Anugerah Communication (PTAC) senilai Rp 1,17 triliun.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Pasar Kripto Perlahan Mulai Bangkit Menuju Zona Hijau

Pergerakan pasar kripto mengikuti performa apik di indeks saham AS, yang mulai bangkit kembali melaju ke zona hijau.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Sektor Teknologi Penopang Kenaikan IHSG ke7.065 di Sesi I

Volume perdagangan IHSG hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 150,4 miliar saham senilai Rp 7,6 triliun.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Tingkatkan Produksi, Dewi Shri Bangun Peternakan Baru

PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI) sedang mempersiapkan pembangunan peternakan kedua di Kabupaten Cianjur.

EKONOMI | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
BMKG: Jakarta Berpeluang Diguyur Hujan hingga Selasa Malam

BMKG: Jakarta Berpeluang Diguyur Hujan hingga Selasa Malam

NEWS | 8 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings