Logo BeritaSatu

Bank UOB Indonesia Incar Sustainable Financing Tumbuh 5 Kali

Kamis, 23 Juni 2022 | 21:17 WIB
Oleh : Prisma Ardianto / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank UOB Indonesia membidik portofolio pembiayaan berkelanjutan (sustainable financing) tumbuh 4-5 kali lipat dalam beberapa tahun mendatang. Ambisi tersebut dituangkan melalui beragam solusi pembiayaan, salah satunya platform pembiayaan U-Energy.

Wholesale Banking Director UOB Indonesia Harapman Kasan menyampaikan, pihaknya meyakini pembiayaan berkelanjutan akan terakselerasi dengan baik, seiring misi pemerintah net-zero carbon emission pada 2060. Oleh karena itu, pembiayaan berkelanjutan bakal menjadi mesin (engine) pertumbuhan kredit bank di masa mendatang.

"Kita punya target itu cukup ambisius sebenarnya. Kita harapkan dalam 3-5 tahun ke depan, pertumbuhan ini bisa 4-5 kali lipat dibandingkan (portofolio) yang ada. Secara rupiah belum bisa disampaikan, masih internal bank," kata Harapman dalam konferensi pers secara hybrid, Kamis (23/6/2022).

Dia menerangkan, beragam solusi ditawarkan UOB Indonesia melalui pembiayaan berkelanjutan. Tidak hanya menyangkut efisiensi energi, ada sederet jenis pembiayaan dalam rangka mendukung emisi karbon. Sebut saja pembiayaan minihidro dan pembiayaan energi baru terbarukan lainnya. Selain itu, perseroan juga menyediakan pembiayaan terkait daur ulang plastik berikut program-program pendukung lainnya. "Portofolio kita untuk sektor energi ini diharapkan akan tumbuh jauh lebih besar ke depannya," jelas Harapman.

Head of Construction & Infrastructure, Sector Solutions Group, UOB Singapore Jasper Wong mengungkapkan, pembiayaan berkelanjutan menjadi penting untuk UOB Group mendukung efisiensi dan konsep go green. Pemerintah Indonesia sendiri menyatakan untuk net-zero carbon emission pada 2060. Sedangkan Singapura memproyeksi hal itu terjadi pada 2050 atau lebih cepat dari Indonesia.

"UOB secara grup mengikuti strategi dari masing-masing pemerintah di wilayahnya untuk juga mematuhi setiap regulasi terkait go green dan regulasi lainnya. Jadi untuk kami, target pada 2050 maupun 2060 itu sudah harus dijalankan, kami sendiri menargetkan pembiayaan hijau SGD 30 miliar per 2025," ungkap Jasper.

Dia menyatakan, nilai tersebut akan disalurkan pada sektor real estate, smart city models, dan green circular economy models. Selain itu yang cukup menantang adalah mengimplementasikan kerangka transisi pembiayaan (transition financing framework) untuk sektor oil & gas dan pertambangan.

"Kerangka ini disiapkan grup menuju konsep berkelanjutan. Target itu akan didukung sumber daya yang ada di internal dengan mendukung dan melakukan pendampingan kepada klien yang juga ingin menuju konsep berkelanjutan. Jika dalam hal ini klien merasa sukses, maka UOB juga demikian," kata Jesper.


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Anis Byarwati Dorong Edukasi Keuangan dan Ekonomi Syariah

Anis Byarwati meminta pelaku industri keuangan syariah komitmen dalam mendorong edukasi keuangan dan ekonomi syariah.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Paulus Waterpauw: Laporan Keuangan Bukan Ukuran Pembangunan

Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw menegaskan laporan realisasi keuangan bukan ukuran pembangunan.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Wanaartha: Progres Negosiasi dengan Calon Investor Capai 50%

PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life) menyatakan progres negosiasi dengan calon investor sudah lebih 50%.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Ingat Lima Hal Ini agar Sukses di Industri Teknologi Digital

Teknologi digital yang berkembang pesat telah menjadikan industri ini sebagai pasar utama bagi para pencari kerja.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Jababeka Wujudkan Green Industrial Estate Lewat Cara Ini

PT Jababeka Tbk (KIJA) berkomitmen mewujudkan green industrial estate dengan menggelar program kolaborasi pelestarian lingkungan.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Ini Lima Hal Pentingnya Beralih dari TV Analog ke Digital

Dengan beralih ke TV digital, masyarakat akan mendapatkan siaran yang lebih bagus, lebih bersih gambarnya dan lebih jernih suaranya.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Sandiaga Ingatkan Konsep Tiga G dan Empat As, Apa Itu?

Sandiaga menyampaikan, dalam menjalankan setiap usaha, UMKM harus menjalankan konsep "Tiga G".

EKONOMI | 3 Juli 2022

79 Produsen Dukung Program Minyak Goreng Curah Rakyat

Kemenperin mencatat hingga 1 Juli 2022, ada 130 perusahaan mendaftar ke dalam Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (SIMIRAH) 2.0.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Jualan Alat Berat Moncer, Laba Hexindo Melesat di Atas 100%

PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) kuartal I 2022 mencatat laba bersih tahun berjalan US$ 55,08 juta atau melesat d iatas 100%.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Spanyol Siap Bantu Proyek Transportasi Indonesia, Apa Saja?

Spanyol menawarkan bantuan beberapa proyek-proyek yang bisa dibangun di Indonesia khususnya terkait transportasi.

EKONOMI | 3 Juli 2022


TAG POPULER

# Malaysia Open


# Rusia


# Roy Suryo


# Tjahjo Kumolo Meninggal


# Ayu Anjani


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Covid-19 Naik, IDI: Pakai Masker di Ruang Terbuka

Kasus Covid-19 Naik, IDI: Pakai Masker di Ruang Terbuka

NEWS | 4 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings